Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Anto Suroto Ajak Masyarakat Tekuni Budidaya Kelor, Dinilai Jadi Peluang Bisnis UMKM Bernilai Tinggi

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • print Cetak

Ketua Umum Aliansi Perdagangan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Anto Suroto, SH, MSc, MM, mengajak seluruh anggota APIKI maupun masyarakat luas untuk mulai melirik budidaya tanaman kelor (Moringa oleifera) sebagai salah satu sektor usaha yang memiliki prospek cerah dan berkelanjutan.

JAKARTA, HITV Selama ini Anto Suroto dikenal sebagai sosok yang aktif mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha, akses pasar, hingga pengembangan produk bernilai tambah.

Menurutnya, tanaman kelor merupakan salah satu komoditas strategis yang layak dikembangkan karena memiliki manfaat kesehatan yang luas sekaligus nilai ekonomi yang tinggi.

“Budidaya kelor bukan sekadar menanam pohon, tetapi membangun peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi pasarnya sangat besar, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor,” ujar pria Pujakesuma yang masih tercatat sebagai Dewan Pembina PP MIO Indonesia.

Menurut Anto, Indonesia memiliki iklim tropis yang sangat mendukung pertumbuhan pohon kelor. Tanaman yang dikenal tahan terhadap musim kemarau ini dapat tumbuh hampir di seluruh wilayah Nusantara, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Papua.

Budidaya tanaman Kelor atau tanaman dengan nama latin Moringa Oleifera ini, keberadaannya tengah naik daun karena dinilai sebagai salah satu sektor usaha yang memiliki prospek cerah dan berkelanjutan. (Dok/Foto/AYS)

Sejarah Singkat Tanaman Kelor

TANAMAN kelor diyakini berasal dari kawasan kaki Pegunungan Himalaya di India bagian utara. Sejak ribuan tahun lalu, tanaman ini telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Seiring berkembangnya jalur perdagangan kuno, kelor kemudian menyebar ke berbagai negara Asia, Afrika, Timur Tengah hingga akhirnya masuk ke Indonesia.

Di Indonesia sendiri, kelor telah lama dikenal masyarakat desa sebagai tanaman pekarangan. Daunnya kerap dimanfaatkan sebagai sayuran, sementara dalam tradisi masyarakat tertentu kelor juga memiliki nilai budaya. Kini, melalui berbagai penelitian ilmiah, kelor semakin mendapat perhatian dunia karena kandungan gizinya yang luar biasa.

 

Kaya Nutrisi dan Senyawa Aktif

DAUN kelor dikenal sebagai salah satu tanaman dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Di dalamnya terkandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, vitamin B kompleks, kalsium, kalium, magnesium, zat besi, fosfor, protein nabati, serat pangan, serta berbagai asam amino esensial.

Selain itu, daun kelor juga mengandung antioksidan alami seperti flavonoid, polifenol, quercetin, dan klorogenat yang berperan membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Tidak hanya daun, batang, biji, hingga akar tanaman kelor juga memiliki kandungan senyawa bioaktif yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai penelitian di bidang kesehatan maupun industri.

Lahan budidaya tanaman Kelor yang tengah dikembangkan Anto Suroto di daerah Cikupa – Balaraja Tangerang. (Dok/Foto/AYS)

 

Berpotensi Membantu Menjaga Kesehatan

BERBAGAI penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun kelor dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian dan berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Kelor juga sedang banyak diteliti terkait manfaatnya dalam membantu menjaga kadar gula darah, membantu mengontrol kolesterol, mengurangi peradangan, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga membantu mengatasi kekurangan gizi.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa kelor bukan pengganti obat medis. Penggunaannya sebaiknya menjadi bagian dari pola hidup sehat dan tidak menggantikan pengobatan yang diresepkan tenaga kesehatan.

 

Bahan Baku Industri Kecantikan Premium

SELAIN sektor pangan dan kesehatan, kelor kini menjadi salah satu bahan baku favorit industri kosmetik dunia.

Minyak yang dihasilkan dari biji kelor mengandung asam oleat dan antioksidan tinggi sehingga banyak digunakan dalam pembuatan serum wajah, minyak pijat, krim anti-aging, sabun premium, sampo, hingga berbagai produk perawatan kulit berkualitas tinggi.

Nilai jual produk olahan kelor pun jauh lebih tinggi dibandingkan menjual daun segar, sehingga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan industri hilir.

 

Bisa Ditanam di Lahan Sempit

ANTO Suroto menegaskan bahwa usaha budidaya kelor tidak harus dimulai dari lahan yang luas.

“Artinya hanya dengan gunakan polibag dan bekas galon air mineral, tanaman kelor ini sudah bisa dilakukan tanpa harus ribet,” ujar Anto.

Menurutnya, masyarakat yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta tetap dapat memanfaatkan pekarangan rumah, halaman sempit, rooftop, maupun area terbatas lainnya untuk memulai usaha budidaya kelor.

Dengan perawatan yang relatif mudah, tanaman ini mampu tumbuh cepat dan dapat dipanen secara berkala sehingga cocok menjadi usaha rumahan maupun sumber pendapatan tambahan.

 

Peluang Pasar Sangat Menjanjikan

DI SISI bisnis, Anto menilai permintaan produk berbasis kelor terus meningkat, baik untuk kebutuhan industri pangan, farmasi, kosmetik maupun produk kesehatan.

Menurutnya, peluang pasar masih sangat terbuka karena kebutuhan bahan baku berkualitas terus meningkat, sementara produksi dalam negeri masih belum mampu memenuhi seluruh permintaan.

“Market budidaya pohon kelor sangat luas. Baik untuk memenuhi rantai pasok kebutuhan domestik maupun pasar ekspor, keduanya sama-sama menjanjikan cuan apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan,” tegas Anto.

Anto Suroto (Tengah)  Cilangkap Jakarta Timur. (Dok/Foto/AYS)

 

Melalui gagasan tersebut, APIKI berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku UMKM yang mulai memanfaatkan potensi tanaman kelor sebagai komoditas unggulan baru.

SELAIN mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, budidaya kelor juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku usaha di berbagai daerah di Indonesia. (\•/)

 

Editor: AYS Prayogie
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Cuma Jago Nyanyi, Siswi SMAN 1 Garut Ini Jadi Atlet Selam Terbaik Jabar 2026

    Tak Cuma Jago Nyanyi, Siswi SMAN 1 Garut Ini Jadi Atlet Selam Terbaik Jabar 2026

    • 0Komentar

    Prestasi Berliana Nurfadilah di Bandung Utama Finswimming 2026 menambah daftar panjang atlet muda Garut yang moncer di Porprov Jabar 2026. Simak profil dan raihan medalinya. BANDUNG||HITV– Kabupaten Garut kembali unjuk gigi di level Jawa Barat. Berliana Nurfadilah Fitri, pelajar SMAN 1 Garut, resmi menyandang gelar Atlet Selam Terbaik pada ajang Bandung Utama Finswimming 2026 di […]

  • Polres Subang dan Disperindag Gelar Pengecekan Takaran Minyak Goreng Subsidi “Minyak kita”

    Polres Subang dan Disperindag Gelar Pengecekan Takaran Minyak Goreng Subsidi “Minyak kita”

    • 2Komentar

    Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, menegaskan pengecekan akan terus dilakukan pihaknya selain pada perusahaan distributor juga di berbagai toko yang ada di wilayah Subang. (Dok/Foto/Raffa) Untuk Mengantisipasi Adanya Kecurangan Dalam Peredaran Minyak Goreng Bersubsidi “MinyaKita”, Polres Subang Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Subang Melakukan Pengecekan Di Dua Perusahaan Distributor Minyak Goreng. […]

  • Brata Tridharma Sematkan Pin HMNI, Tandai Awal Kiprah Organisasi di Sumatera Barat

    Brata Tridharma Sematkan Pin HMNI, Tandai Awal Kiprah Organisasi di Sumatera Barat

    • 0Komentar

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI), Brata Tridharma, melantik Ketua Wilayah HMNI Provinsi Sumatera Barat dalam kunjungan kerjanya ke Pelabuhan Perikanan Samudra Bungus, Kamis (19/2/2026). PADANG, HITV— Pelantikan yang dirangkai dengan penyematan pin organisasi tersebut menjadi penanda dimulainya kiprah resmi HMNI di Ranah Minang. Dalam kesempatan itu, Brata tidak hanya melantik […]

  • Didukung Pendekar se-Jawa Barat, Dedi Mulyadi Berjanji Lestarikan Budaya Pencak Silat

    Didukung Pendekar se-Jawa Barat, Dedi Mulyadi Berjanji Lestarikan Budaya Pencak Silat

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Subang –  Ribuan pendekar yang tergabung dalam Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) siap mengawal kemenangan pasangan calon (Paslon) nomor urut empat Kang Dedi Mulyadi (KDM)-Erwan Setiawan di pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat. Ketua Komdis PPSI Jawa Barat, Yoyo Yahya mengatakan, dukungan tersebut diberikan dengan harapan Kang Dedi Mulyadi bisa lebih memperhatikan seni budaya […]

  • Kanwil DJKN DKI Jakarta Gelar “Kartini Masa Kini: Cantik Berintegritas dalam Inklusi

    Kanwil DJKN DKI Jakarta Gelar “Kartini Masa Kini: Cantik Berintegritas dalam Inklusi

    • 0Komentar

    Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini terus bergema dalam berbagai bentuk hingga hari ini. Semangat perjuangan tersebut tak lagi sebatas simbol emansipasi, peringatan Hari Kartini kini menjadi momentum reflektif untuk mengukur sejauh mana kiprah perempuan Indonesia dalam pembangunan bangsa. HITVBERITA.COM | Jakarta– Hal inilah yang menjadi semangat utama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) […]

  • Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat Lantik Iswandi sebagai Kepala Desa PAW Terong Periode 2018–2026

    Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat Lantik Iswandi sebagai Kepala Desa PAW Terong Periode 2018–2026

    • 0Komentar

    HiTVBERITA.COM – BELITUNG | Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Iswandi sebagai Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, untuk masa jabatan 2018–2026. Prosesi pelantikan digelar di Gedung Sarana Olahraga Desa Terong pada Rabu (27/8/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD […]

expand_less