Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kolaborasi Pemerintah, Petani, dan Media Kembangkan Demplot Cabai Organik di Banyumas

  • account_circle Catur Indra
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

Upaya mendorong pertanian berkelanjutan berbasis ramah lingkungan terus dilakukan di tingkat akar rumput.

BANYUMAS | HITV— Seperti halnya yang dilakukan oleh Paguyuban Tani Unggulan Kecamatan Kemranjen menggelar penanaman perdana Demplot Pertanian Cabai Berbasis Pupuk Organik dan Berkelanjutan di Desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Rabu (4/2/2026).

Demplot tersebut menjadi langkah awal pengenalan praktik budidaya cabai yang lebih sehat dan berkelanjutan, sekaligus sebagai media pembelajaran langsung bagi petani dalam mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Ketua Paguyuban Tani Unggulan Kecamatan Kemranjen, Ma’rufiyatno, mengatakan demplot ini dirancang sebagai contoh nyata bahwa pertanian organik dapat diterapkan secara bertahap dan realistis oleh petani.

“Kami ingin petani melihat langsung proses dan hasilnya. Demplot ini menjadi ruang belajar bersama agar petani semakin yakin bahwa pertanian organik bisa produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kemranjen Ika Suprihatin, S.STP, jajaran penyuluh pertanian, pemerintah desa, perwakilan kelembagaan desa, kelompok wanita tani, pendamping desa, mahasiswa KKN Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto, serta petani dari sejumlah daerah sekitar Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.

Penanaman bibit cabai secara simbolis dilakukan oleh Camat Kemranjen, dilanjutkan oleh Kepala Desa Petarangan, perwakilan Unit Pengolahan Kompos Pertanian (UPKP) Sumpiuh, pengelola BUMDes, serta mahasiswa KKN. (dok/ft/Adyt)

DALAM sambutannya, Camat Kemranjen Ika Suprihatin menyampaikan apresiasi atas inisiatif petani yang dinilainya sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.

“Pertanian organik tidak hanya berbicara soal panen hari ini, tetapi juga menjaga kesuburan tanah dan lingkungan untuk generasi mendatang. Ini adalah investasi jangka panjang,” kata Ika.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh  mahasiswa yang tengah melaksanakan KKN dari Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto. (dok/ft/Adyt)

DUKUNGAN konkret juga disampaikan UPKP Sumpiuh. Kepala UPKP Sumpiuh yang diwakili Umar Mukhlis menyatakan pihaknya siap menyediakan pupuk kompos organik bagi petani yang ingin mengembangkan pola tanam serupa.

“Petani dapat memanfaatkan kompos organik yang kami produksi dengan mengajukan permohonan resmi. Ini bentuk dukungan agar praktik pertanian ramah lingkungan semakin luas,” ujarnya.

Selain penanaman, kegiatan ini juga diisi pendampingan teknis budidaya cabai organik. Tenaga ahli demplot, Arif Isnanto, SP, memberikan pelatihan langsung mengenai pengolahan lahan, perawatan tanaman, serta pembuatan fungisida dan insektisida berbahan organik.

Arif mempraktikkan pembuatan fungisida organik di lokasi demplot dan membuka sesi diskusi agar petani mampu menerapkannya secara mandiri di lahan masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Media HITVBerita.com turut berpartisipasi dengan menyerahkan bantuan 3.000 bibit cabai kepada petani penggarap demplot. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Biro Keredaksian Provinsi Jawa Tengah HITVBerita.com, Ahdiyat, kepada Imam Mutakin selaku pengelola lahan demplot.

Di tempat terpisah, Ketua Media Independen Online (MIO) Indonesia sekaligus Owner HITVBerita.com, AYS Prayogie, menegaskan peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra edukasi bagi petani.

“Petani hari ini bukan hanya menanam, tetapi juga belajar dan berinovasi. Media berkewajiban mengawal praktik-praktik baik seperti ini agar menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Imam Ahfas, SPd., MPd, yang berhalangan hadir karena agenda rapat paripurna, menyampaikan dukungan melalui sambungan telepon.

Ia menilai demplot cabai organik sebagai langkah penting dalam mendorong perubahan pola pertanian konvensional menuju sistem yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Petani perlu konsisten dan berani berinovasi. Pertanian organik adalah salah satu jalan menuju kemandirian pangan,” kata Imam Ahfas.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, menandai sinergi antara petani, pemerintah, pendamping, dan media dalam mendorong pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan di Banyumas. (\•/)

Editor: R Ahdiyat
Sumber: HITV Jateng

  • Penulis: Catur Indra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 Fondasi Ekonomi Nasional

    Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 Fondasi Ekonomi Nasional

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Presiden tegaskan tak ada pemutihan aset negara; 3,2 juta hektar lahan berhasil dikembalikan HITVBERITA.COM | Tangerang, Kompas— Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pijakan utama pembangunan ekonomi Indonesia. Dalam pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025 di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis […]

  • Lakukan Pemeriksaan Senpi Anggota, Polda Babel : Komitmen Jaga Integritas Dan Profesionalitas

    Lakukan Pemeriksaan Senpi Anggota, Polda Babel : Komitmen Jaga Integritas Dan Profesionalitas

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Tony Harsono didampingi Irwasda Polda Bangka Belitung memimpin apel pemeriksaan Senjata Api (Senpi) dan Amunisi anggota Polda Bangka Belitung, Senin (23/12/24). Kegiatan ini sendiri digelar di Halaman Mapolda Bangka Belitung dengan sasaran personel Polda Babel melalui pemeriksaan oleh Itwasda serta Bidang Propam Polda Bangka Belitung. Kepala […]

  • Anies Rasyid Baswedan: Tom Adalah Sosok Yang Lurus Dan Bukan Tipe Orang Yang Suka Neko-Neko

    Anies Rasyid Baswedan: Tom Adalah Sosok Yang Lurus Dan Bukan Tipe Orang Yang Suka Neko-Neko

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga Calon Presiden pada Pemilu 2024 lalu, mengaku terkejut mengetahui Tom Lembong Mantan Menteri Perdagangan di Tahun 2015-2016, jadi tersangka kasus korupsi impor gula. Dikutip dari akun X miliknya @aniesbaswedan, pada hari Rabu 30 Oktober 2024, Anis menyebut kalau Tom Lembong adalah sosok yang lurus dan […]

  • Ungkap Kasus Mafia Tanah di Bekasi, AHY: Kami Berkomitmen Melindungi Hak Masyarakat dari Praktik Ilegal

    Ungkap Kasus Mafia Tanah di Bekasi, AHY: Kami Berkomitmen Melindungi Hak Masyarakat dari Praktik Ilegal

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Bekasi – Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang akrab disapa AHY, baru-baru ini berhasil mengungkap dua kasus mafia tanah diwilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Meskipun kedua kasus tersebut telah mengakibatkan kerugian yang signifikan, upaya penegakan hukum ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak masyarakat. Kasus pertama yang diungkap melibatkan lima orang tersangka […]

  • Musda PKBM Garut Tetapkan Uleh Abdullah Rizal sebagai Ketua Umum

    Musda PKBM Garut Tetapkan Uleh Abdullah Rizal sebagai Ketua Umum

    • 0Komentar

    GARUT | HITV– Uleh Abdullah Rizal terpilih sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua Umum Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Garut dalam Musyawarah Daerah yang digelar di Hotel Suminar, Rabu (10/12/2025). Uleh meraih 107 suara, unggul atas pesaingnya, Elsa Wiganda, yang memperoleh 94 suara. Musyawarah Daerah ini merupakan forum tertinggi di tingkat kabupaten untuk merumuskan arah kebijakan dan […]

  • MBG di Lingga Disorot: Menu Diduga Tak Layak Konsumsi, Orang Tua Pertanyakan Standar Gizi

    MBG di Lingga Disorot: Menu Diduga Tak Layak Konsumsi, Orang Tua Pertanyakan Standar Gizi

    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi upaya pemerintah meningkatkan asupan gizi siswa justru menuai sorotan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. LINGGA, HITV— Berawal dari sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan paket makanan MBG di salah satu sekolah dasar di daerah Kabupaten Lingga, yang diduga tidak layak konsumsi. Dalam video tersebut, makanan […]

expand_less