Selasa, 29 Sep 2026
light_mode

Saat Banyak Orang Memilih Berhenti, Mieta Memilih Terus Belajar

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

Oleh Ruslan

“Ketika sebagian orang menutup hari dengan beristirahat, bagi Mieta Danuryanti, S.Pd, C.MA, C.MPS, malam justru kerap menjadi waktu untuk kembali membuka buku, menatap layar komputer, dan menyelesaikan tugas perkuliahan,,

SEHARIAN bekerja. Mengurus tanggung jawab keluarga. Menjalankan tugas pelayanan publik. Setelah itu, ia masih harus menjadi seorang mahasiswa.

Lelah tentu ada.

Tetapi Mieta memilih tidak menjadikan lelah sebagai alasan untuk berhenti.

Perempuan yang juga menjalani peran sebagai ibu tunggal itu membuktikan bahwa keterbatasan waktu bukan akhir dari sebuah cita-cita. Justru dari keterbatasan itulah ia belajar tentang disiplin, ketekunan, dan arti sebuah perjuangan.

Alumni S1 Manajemen STIT Lingga, Dabo Singkep, tersebut kini melanjutkan pendidikan Magister Manajemen (S2) di Universitas Efarina, Kabupaten Simalungun.

Di tengah perjalanan akademiknya, Mieta tetap menjalankan aktivitas profesional sebagai Manager Properti di Batam. Ia juga bekerja sebagai Staf Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Kejaksaan Negeri Lingga, yang menuntut ketelitian serta kemampuan berkomunikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tiga dunia harus dijalaninya sekaligus: keluarga, pekerjaan, dan pendidikan.

Bukan Jalan yang Mudah

MENJALANI kuliah sambil bekerja bukan perkara membagi waktu semata. Ada energi yang harus dibagi, ada pekerjaan yang harus diselesaikan, ada tugas kuliah yang tidak bisa ditunda, dan ada tanggung jawab keluarga yang tetap berjalan.

Mieta menyadari betul hal tersebut.

Karena itu, disiplin menjadi prinsip yang ia pegang.

Pagi hingga sore digunakan untuk bekerja. Ketika pekerjaan selesai, ia melanjutkan aktivitas akademik. Tugas-tugas perkuliahan dikerjakan pada malam hari, sedangkan akhir pekan dimanfaatkan untuk mengikuti perkuliahan dan berdiskusi bersama rekan mahasiswa.

Waktu istirahat pun terkadang harus dikurangi.

“Waktu istirahat sering kali harus dikorbankan demi mengejar tugas akademik dan absensi kuliah,” ujar Mieta.

Namun, ia tidak melihat kesibukan sebagai penghalang.

Baginya, pekerjaan dan pendidikan justru saling melengkapi. Pengalaman di dunia kerja membantu memahami teori yang diperoleh di bangku kuliah. Sebaliknya, pengetahuan akademik memberikan perspektif baru ketika menghadapi persoalan pekerjaan.

Membiayai Pendidikan dengan Perjuangan Sendiri

ADA satu bagian lain dari perjalanan Mieta yang membuat perjuangannya semakin tidak sederhana.

Biaya pendidikan diupayakan sendiri, tanpa bantuan orang tua maupun pemerintah daerah dan provinsi.

Kondisi tersebut tidak membuat langkahnya surut.

Sebaliknya, ia semakin memahami bahwa kesempatan untuk mendapatkan pendidikan merupakan sesuatu yang harus diperjuangkan.

“Kalau niatnya kuat untuk masa depan, capek itu jadi hilang. Ilmu di kampus bisa langsung saya terapkan di pekerjaan sebagai Manager Properti, dan pengalaman kerja juga membantu saya memahami teori di kelas,” katanya.

Kalimat itu menggambarkan cara Mieta memandang pendidikan.

Baginya, kuliah bukan sekadar mengejar ijazah atau gelar akademik. Pendidikan adalah bekal untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperbaiki masa depan.

Ketika Keterbatasan Berubah Menjadi Kekuatan

TIDAK semua orang memiliki kesempatan untuk belajar dalam kondisi yang ideal.

Ada yang harus bekerja sebelum kuliah. Ada yang harus membantu keluarga. Ada yang harus membagi waktu dengan pekerjaan. Ada pula yang harus membiayai pendidikannya sendiri.

Mieta berada dalam situasi yang demikian.

Namun, dari sanalah sebuah pelajaran penting muncul: kesuksesan tidak selalu membutuhkan keadaan yang sempurna, tetapi membutuhkan kemauan untuk terus bergerak.

Perjalanan Mieta juga menunjukkan bahwa bekerja sambil kuliah bukan sekadar aktivitas ganda. Di dalamnya terdapat proses membangun mental, belajar bertanggung jawab, mengatur prioritas, sekaligus melatih kemampuan menghadapi tekanan kehidupan.

Ia tidak menghapus rasa lelah.

Ia hanya memilih untuk tidak berhenti karena rasa lelah itu.

Pesan untuk Kawula Muda

KISAH Mieta layak menjadi cermin bagi generasi muda yang tengah berjuang menentukan masa depannya.

Di tengah era ketika banyak hal dapat diperoleh secara instan, pendidikan dan keberhasilan tetap membutuhkan proses. Tidak ada jalan pintas untuk menggantikan disiplin, kerja keras, dan konsistensi.

Mieta berpesan kepada mahasiswa yang ingin bekerja sambil kuliah agar memiliki niat yang kuat untuk masa depan, disiplin mengatur waktu, tidak membiasakan diri menunda pekerjaan, menjaga kesehatan, serta membangun komunikasi yang baik dengan dosen dan atasan.

Pesannya sederhana.

Tetapi pengalaman hidupnya memberikan makna yang lebih dalam.

Jangan menunggu hidup menjadi mudah untuk mulai mengejar cita-cita. Mulailah dari keadaan yang ada, lalu lakukan yang terbaik dengan waktu dan kemampuan yang dimiliki.

Pada akhirnya, perjalanan Mieta bukan hanya tentang bagaimana menyelesaikan sebuah pendidikan tinggi.

Ini adalah cerita tentang seorang perempuan yang memilih terus belajar ketika kehidupan menuntutnya untuk bekerja, mengurus keluarga, dan menghadapi berbagai keterbatasan.

Ia sedang menunjukkan kepada generasi muda bahwa masa depan tidak datang dengan sendirinya.

Masa depan harus diperjuangkan.

Dan terkadang, perjuangan itu dimulai dari keputusan sederhana: tetap belajar, meski lelah; tetap melangkah, meski jalan tidak mudah. (*/)

Penulis adalah Kepala Kantor Biro Redaksi HITVberita.com Kabupaten Lingga

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik Gratis Perantau Kebumen Bersama Sahabat Dadiyono Siap Diberangkatkan Dari Monas

    Mudik Gratis Perantau Kebumen Bersama Sahabat Dadiyono Siap Diberangkatkan Dari Monas

    • 2Komentar

    Panitia Mudik Bareng Perantau Kebumen Bersama Sahabat Dadiyono 2025 telah menyelesaikan seluruh persiapan akhir untuk keberangkatan ratusan pemudik. Dan sesuai jadwal, kloter 2 akan diberangkatkan pada hari Kamis, tanggal 27 Maret 2024, Pukul 06.00 WIB dari pelataran Monas, Jakarta, dengan tujuan Kebumen. HITVBERITA.COM | Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta, Dadiyono, yang menjadi inisiator program […]

  • Ombudsman Turun Tangan, Warga Keluhkan Layanan Administrasi Desa Rajekwesi!

    Ombudsman Turun Tangan, Warga Keluhkan Layanan Administrasi Desa Rajekwesi!

    • 0Komentar

    Penulis: Sunang Sainudin Pelayanan publik di Desa Rajekwesi, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara memunculkan dugaan diskriminasi pelayanan serta dugaan adanya indikasi maladministrasi oleh perangkat desa setempat, hingga akhirnya Ombudsman Republik Indonesia pun mulai menaruh perhatian atas persoalan ini JEPARA | HITV — Kasus bermula dari kesulitan yang dialami oleh keluarga besar ahli waris almarhum H. Arifin […]

  • Satlantas Polres Karimun Sosialisasikan Pemutihan Pajak Kendaraan dan Keselamatan Berlalu Lintas

    Satlantas Polres Karimun Sosialisasikan Pemutihan Pajak Kendaraan dan Keselamatan Berlalu Lintas

    • 0Komentar

    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karimun bersama UPTD PPD Kabupaten Karimun menggelar kegiatan Polantas Karib untuk menyosialisasikan program Samsat On Event pemutihan pajak kendaraan bermotor. KARIMUN, HITV – Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan. Sosialisasi berlangsung di kawasan Tugu MTQ Coastal Area Karimun, Minggu […]

  • Pasar Murah 2026 di Nusawungu Diserbu Warga, Pedagang Harap Digelar Rutin

    Pasar Murah 2026 di Nusawungu Diserbu Warga, Pedagang Harap Digelar Rutin

    • 0Komentar

    Pasar murah tingkat Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap tahun 2026 disambut antusias warga. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Camat Nusawungu ini menghadirkan berbagai produk UMKM, sembako, hingga pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. CILACAP, HITV— Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar kegiatan pasar murah tahun 2026 tingkat Kecamatan Nusawungu pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor […]

  • Polsek Singkep Barat Turun ke Sawah, Bantu Panen Jagung Warga

    Polsek Singkep Barat Turun ke Sawah, Bantu Panen Jagung Warga

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Bhabinkamtibmas Desa Bukit Belah, Bripda Rizki Adrian, ikut turun ke lahan bersama warga saat panen jagung pipil di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Sabtu (16/8/2025). HITVBERITA.COM | Lingga – Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi Polres Lingga untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. […]

  • Polres Belitung laksanakan pemotongan hewan qurban 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 H

    Polres Belitung laksanakan pemotongan hewan qurban 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 H

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Belitung melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban di lingkungan Mapolres Belitung sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Rabu, 27/05/2026. Pada pelaksanaan qurban tahun ini, Polres Belitung menyembelih sebanyak 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Kegiatan tersebut diikuti oleh […]

expand_less