Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Aksi Massa Menyemut di RS Mutiara Kota Sorong, Gara-Gara Salah Satu Peserta Aksi Meninggal Saat Orasi!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • print Cetak
Kolase Foto HITV: Korban Meninggal saat Aksi Demo di Kantor KPU Provinsi Papua Barat Daya. (dok/foto/yasmine)

HiTvBerita.COM | SORONG – Kerusuhan terjadi di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya hari ini, saat sekelompok aksi massa yang merupakan Orang Asli Papua (OAP), melakukan aksi demo membela Haknya menolak Cagub Cawagub yang terindikasi melanggar Undang-Undang MRP Papua Barat Daya.

Sekelompok massa yang diperkirakan berjumlah sekitar kurang lebih 100 orang itu, berkumpul di RS Mutiara Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada hari Sabtu, 21 September 2024.

Kedatangan sekelompok massa tersebut, adalah untuk mengantarkan salah satu rekan mereka peserta yang tiba-tiba terjatuh dan akhirnya meninggal dunia saat tengah lakukan orasi di Kantor KPU,  Jl. Pramuka Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Korban meninggal dunia itu, adalah PaulusSolosa (Ayamaru), berusia 65 tahun, tinggal di Belakang Yohan Kota Sorong, dan diketahui semasa hidup dia berprofesi sebagai Guru SMA di Kabupaten Sorong.

Menurut keterangan salah seorang saksi. Dia menyebutksn bahwa Paulus yang saat itu tengah melakukan orasi, tiba-tiba saja terjatuh ke tanah dari posisi tempat dia berdiri saat orasi.

Melihat kejadian yang secara tiba-tiba itu, rekan-rekan korban pun yang tengah mengikuti aksi demo dengan sigap langsung membawa korban ke RS Mutiara Kota Sorong.

Namun sayang setiba di RS Mutiara Kota Sorong, nyawa korban tidak dapat tertolong. Diduga korban memang sudah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke RS Mutiara Kota Sorong tersebut.

Korban Paulus Solosa (65) saat dievakuasi ke RS Mutiara dari lokasi demo yang digelar di depan Kantor KPU Sorong. (dok/foto/yasmine)

PERLU diketahui bahwa aksi massa yang berkumpul di Kantor KPU Provinsi Papua Barat Daya itu, adalah Orang Asli Papua (OAP), yang ingin sampaikan penolakan mereka terhadap cagub cawagub yang terindikasikan melanggar Undang-Undang MRP PBD

Paska meninggalnya Paulus Solosa di RS Mutiara Kota Sorong, selanjutnya situasi di rumah sakit itu pun suasananya  terasakan menjadi tegang.

Suasana di RS Mutiara Kota Sorong menjadi tegang, paska meninggalnya salah satu peserta aksi demo yang dievakuasi ke rumah sakit tersebut. (dok/foto/yasmine)

TERLEBIH dengan adanya kehadiran ratusan orang rekan-rekan korban yang saat itu masih menyemut di RS Mutiara, yang tampaknya mulai terprovokasi oleh situasi yang tidak kondusif dilapangan.

Pihak keluarga korban menyatakan tidak terima atas meninggalnya Paulus Solosa yang tengah memperjuangkan hak-hak orang Papua. Mereka pun akan meminta pertanggung jawaban KPU Provinsi Papua Barat Daya, atas peristiwa yang terjadi menimpa terhadap rekannya yang telah meninggal dunia.

(MIO/Network)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Karimun Disupervisi Baharkam Polri, Tekankan Penguatan Kinerja dan Layanan Publik

    Polres Karimun Disupervisi Baharkam Polri, Tekankan Penguatan Kinerja dan Layanan Publik

    • 0Komentar

    Kepolisian Resor Karimun menerima kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri, Kamis (23/4/2026), dalam upaya memperkuat kinerja operasional serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. KARIMUN, HITV — Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu diawali dengan kedatangan tim supervisi yang dipimpin Brigjen Pol. I Made Sukawijaya bersama Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnain dan rombongan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan […]

  • Mantan Bupati Lingga Peringatkan Masyarakat Terkait Pernyataan PT TIANSAN

    Mantan Bupati Lingga Peringatkan Masyarakat Terkait Pernyataan PT TIANSAN

    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Mantan Bupati Lingga, H. Alias Wello, mengeluarkan peringatan kepada masyarakat Kabupaten Lingga terkait pernyataan PT TIANSAN yang dinilainya menyesatkan dan berpotensi memperalat masyarakat untuk kepentingan tertentu. Peringatan tersebut disampaikan menyusul pernyataan PT TIANSAN yang menggunakan narasi “tinggal selangkah lagi”, yang menurut H. Alias Wello dapat menimbulkan persepsi keliru dan memicu perpecahan […]

  • Jabarkan Progam Presisi Kapolri, AKBP Lilik Ardhiansya Luncurkan Jargon Polres Purwakarta ‘HADE’

    Jabarkan Progam Presisi Kapolri, AKBP Lilik Ardhiansya Luncurkan Jargon Polres Purwakarta ‘HADE’

    • 0Komentar

      HITVBERITA PURWAKARTA|Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansya memperkenalkan semboyan baru “HADE” yang segera digaungkan keberadaan makna dari jargon tersebut, kepada seluruh jajaran Polres Purwakarta. Lebih dari sekadar kata, semboyan “HADE” merupakan akronim dari Humanis, Antisipatif, Dedikatif, dan Etika. Masing-masing kata memiliki arti dan penjabaran yang luas dan wajib dijalankan oleh setiap anggota Polres Purwakarta. “Betul, […]

  • Polres Purwakarta Tangkap 14 Pelaku Pengeroyokan Brutal di Bungursari

    Polres Purwakarta Tangkap 14 Pelaku Pengeroyokan Brutal di Bungursari

    • 0Komentar

    Polres Purwakarta menegaskan komitmen berantas premanisme dan kekerasan jalanan usai mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang viral di media sosial. PURWAKARTA | HITV – Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya memastikan pihaknya bergerak cepat dan mengamankan 14 pelaku yang diduga terlibat tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Peristiwa terjadi Senin 20/4/2026 […]

  • Silaturahmi Sinergitas TNI-Polri-Kejaksaan di Babel Jelang Hari Bhayangkara Ke 79, Bagi-bagi Tanda Mata Ke Masyarakat

    Silaturahmi Sinergitas TNI-Polri-Kejaksaan di Babel Jelang Hari Bhayangkara Ke 79, Bagi-bagi Tanda Mata Ke Masyarakat

    • 0Komentar

    Hitvberita.com | Babel – Polda Bangka Belitung menggelar silaturahmi sinergitas bersama Korem 045/Garuda Jaya dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung. Silaturahmi ini langsung diinisiasi oleh Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo yang digelar di Gedung Tribrata pada Rabu (25/6/25). Dari pantauan dilokasi, sejumlah Pejabat utama baik dari Korem dan Kejati hadir berbaur dan berkumpul […]

  • Polres Purwakarta Ungkap 26 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 29 Orang Ditangkap

    Polres Purwakarta Ungkap 26 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 29 Orang Ditangkap

    • 0Komentar

    Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta mengungkap 26 kasus penyalahgunaan narkotika sepanjang periode 1 Januari hingga 3 Maret 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap 29 orang tersangka yang diduga terlibat dalam berbagai jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Purwakarta. PURWAKARTA, HITV— Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, para tersangka terdiri dari 26 […]

expand_less