Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gara Gara Tebang Pohon Sagu, Dua Orang Tewas Ditempat dan Satu Korban Lainnya Dilarikan ke RSUD Mentawai!

Gara Gara Tebang Pohon Sagu, Dua Orang Tewas Ditempat dan Satu Korban Lainnya Dilarikan ke RSUD Mentawai!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • visibility 35
  • print Cetak

Kolase Foto HITV: Peristiwa Berdarah Terjadi di Balai APB Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, pada Senin Malam, 7 Oktober 2024. (Foto/dok/ade)

HiTvBerita.COM | MENTAWAI – Telah terjadi peristiwa berdarah yang diperkirakan berlangsung pada Pukul 16.30 WIB, hari Senin malam, tanggal 7 Oktober 2024, di Dusun Buttui, Desa Madobag, kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Atas peristiwa tersebut, dua orang tewas langsung ditempat dan satu orang lainnya mengalami luka serius pada bagian lengan dan saat ini korban yang selamat dari tindak pembacokan tersebut, telah di evakuasi ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, guna mendapatkan pengobatan yang lebih memadai.

Ketiga korban mengalami luka berdarah sekujur tubuh, akibat terkena sabetan senjata tajam berupa parang yang dilakukan secara membabi-buta oleh Pelaku yang tiba-tiba datang ke lokasi tempat kejadian tersebut.

Diketahui bahwa tersangka pelaku adalah seorang lelaki dengan inisial BKS, umur 40 tahun, suku Mentawai, warga Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.

Sungguh miris atas peristiwa berdarah yang terjadi dan hingga menimbulkan dua korban nyawa melayang itu!??

Petistiwa pembacokan justru dilakukan disebuah ruang milik pemerintahan dusun setempat.

Tampak Korban tewas bersimbah darah tergeletak di ruang Balai APB Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. (dok/foto/ade)

DIMANA aksi pembacokan tersebut dilakukan di dalam ruang Balai Aksi Peduli Bangsa (APB) Dusun Buttui, yang semestinya tempat tersebut digunakan sebagai sarana untuk bermusyawarah untuk selesaikan bagi setiap persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat di Dusun Buttui.

Dari telusuran HiTVBerita.COM yang didapat dari berbagai sumber dilapangan, bahwa kronologis peristiwa berdarah yang terjadi di Balai APB Dusun Buttui itu, berawal dari akibat adanya penebangan Pohon Sagu milik Bakkat Kunen Salakirat (40).

Penebangan Pohon Sagu milik Bakkat Kunen Salakirat tersebut dilakukan oleh Saili Kunen Salakirat (18), Aman Obbut Kok Salakirat (76), dan Obbut Kok Salakirat (50).

Dan paska penebangan Pohon Sagu tersebut, sebenarnya telah ada kesepakatan akan dilakukan pembicaraan antara Bakkat Kunen Salakirat dengan pihak Saili Kunen Salakirat (18), Aman Obbut Kok Salakirat (76), dan Obbut Kok Salakirat (50).

Dan saat ketiganya tengah menunggu kedatangan Bakkat Kunen Salakirat di Balai APB Dusun Buttui tersebut, tiba-tiba Bakkat Kunen pun datang dan langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan senjata parang kearah tubuh ketiganya secara membabi-buta.

Dua orang korban pembacokan bernama
Aman Obbut Kok Salakirat (76), dan Obbut Kok Salakirat (50) pun langsung tewas ditempat.

Sementara Korban luka bacok lainnya bernama Saili Kunen Salakirat (18), kendatipun telah mengalami luka bacok serius dibagian lengan, namun dia berhasil kabur dari tempat kejadian guna menyelamatkan diri.

Seorang warga Dusun Buttui bernama Stepanus Bittlo mengaku sempat melihat Saili Kunen Salakirat (18) sekira Pukul 19.00 WIB berlari didepan rumahnya dari arah Balai APB Dusun Buttui menuju arah Matotonan.

Melihat kejadian yang tidak biasa itu, sekitar Pukul 20.30 WIB, Stepanus pun langsung memberitahukan kepada Paulus Titik Tasirikeru selaku kepala Dusun Buttui.

Selanjutnya informasi berantai pun dilakukan keduanya dengan cara menghubungi Kepala Desa Madobag Yohanes Tasirikeru dan juga pihak warga masyarakat setempat.

Mereka semua menunggu kedatangan pihak berwajib dan mengaku belum berani untuk mendekati area Balai APB Dusun Buttui, sebagai titik lokasi kejadian peristiwa maut itu terjadi.

Sekitar Pukul 21.14 WIB Kepala Desa Madobag Yohanes Tasirikeru berhasil
menghubungi Babinkamtibmas Brigadir Dedi Windra.

Dan selanjutnya informasi tersebut diteruskan Brigadir Dedi Wandra ke salah satu pimpinannya yakni kepada Waka Polsek Siberut Ipda Ali Asmardoni.

Mendapat laporan itu, langsung di respon oleh Waka Polsek Siberut, dengan sigap diapun menghubungi personil Polsek Siberut agar segara berkumpul untuk persiapan mendatangi TKP kejadian.

Sebanyak 12 orang personil sebagai Tim dari Polsek Siberut yang diterjunkan untuk mendatangi TKP .

Tim beranggotakan 12 personil itu dipimpin langsung oleh Waka Polsek Siberut, Ipda Ali Asmardoni didampingi Kanit Provos Bripka Dwin Putro Rio, Aipda Rhamadani Rosal, Bripka Boy Bendri, Bripka Kurnia S. Zebua, Bripka Dicky Linsu Putra, Brigadir Deno, Brigadir Yohanes Tri Darma, Briptu Eli Aki, Briptu Sukri, Briptu Reynal Hutagalung dan Briptu Parulian Aritonang.

Selain personil.dari Polsek Siberut yang diturunkan juga dibantu oleh 2 orang Personel dari Koramil 02 Siberut yaitu
Sertu Angga Prima dan Serda L. Hutagalung.

Langkah-langkah yang telah dilakukan: oleh Tim Personil dari Polsek Siberut yang juga dibantu Personel Koramil 02 Siberut itu, setelah melakukan olah TKP petugas pun mengumpulkan barang bukti, mencatat saksi-saksi, juga melakukan visum luar terhadap korban yang dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas Sarereket, dr. Shinta dan dibantu perawat Badri.

Sekira Pukul 22.00 WIB Korban luka bacok Saili Kunen Salakirat (18), yang pada saat itu berada di Puskesmas Sarereket, langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mendapatkan pengobatan yang lebih maksimal.

Saili Kunen Salakirat (18) Korban Luka Bacok Senjata Parang Saat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Sarereket. (dok/foto/ade).

KORBAN dievakuasi dengan menggunakan Transportasi Laut (Boat) dan didampingi langsung oleh ibunya beserta team medis.

Hingga berita ini dinaikan, keberadaan tersangka BKS (40) diduga kuat telah melarikan diri dari kediamannya di Dusun Buttui ketempat yang jauh dari perkampungan.

BKS (40) tersangka pelaku tindak pembacokan menggunakan senjata tajam jenis parang, hingga sebabkan 2 orang tewas dan 1 orang lainnya alami luka serius. (dok/foto/ade)

PENGEJARAN terhadap tersangka pun menjadi sulit terjangkau karena situasi malam hari dengan kondisi penerangan yang kurang memadai, yang menjadi sebab utama belum terjadi penangkapan terhadap tersangka BKS.

(HI/Network)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target 70 Persen Kemenangan, PKS Usung Yadi-Pipin di Pilkada Purwakarta 2024

    Target 70 Persen Kemenangan, PKS Usung Yadi-Pipin di Pilkada Purwakarta 2024

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta 2024, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal mengusung dua nama kandidat. Kedua nama yang dinilai layak mendapatkan dukungan dari PKS di Pilkada Purwakarta 2024 tersebut, yakni Yadi Rusmayadi dan Pipin Sopian yang diketahui sebagai juru bicara (Jubir) DPP PKS. Hal tersebut dikatakan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu saat […]

  • SD NEGERI 24 TANJUNG PANDAN GELAR  PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

    SD NEGERI 24 TANJUNG PANDAN GELAR PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Dibaca: 39

  • Pemkab Purwakarta Lantik 479 PPPK, Bupati Tekankan Peningkatan Pelayanan

    Pemkab Purwakarta Lantik 479 PPPK, Bupati Tekankan Peningkatan Pelayanan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Saat penandatangan berita acara pelantikan PPPK disaksikan langsung oleh Bupati Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta melantik dan mengambil sumpah sebanyak 479 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 tahap pertama. Prosesi pelantikan berlangsung di Taman Pasanggrahan Padjajaran, kompleks Alun-alun Pemkab Purwakarta, Jumat (11/7/2025). HITVBERITA.COM | Purwakarta —Pelantikan ini dihadiri […]

  • Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-89 Tuan Guru Sapat di Indragiri Hilir

    Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-89 Tuan Guru Sapat di Indragiri Hilir

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Baharuddin Ibrahim
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Tuan Guru Sapat, ulama besar dan Mufti Kerajaan Indragiri, dikenal sebagai pendidik dan penulis karya keislaman, dengan makamnya kini menjadi tujuan wisata religi. INDRAGIRI HILIR | HITV – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah menghadiri Haul ke-89 Tuan Guru Abdurrahman Siddiq atau yang dikenal sebagai Tuan Guru Sapat, yang digelar di Masjid Jami Al Hidayah, Desa […]

  • Tiga Calon Anggota PWI Purwakarta Ikuti OKK di Bogor

    Tiga Calon Anggota PWI Purwakarta Ikuti OKK di Bogor

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Tiga calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta mengikuti kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (21/5/2025).   HITVBERITA.COM | Purwakarta – Kegiatan yang diselenggarakan oleh PWI Kabupaten Bogor ini mengusung tema “Wartawan Profesional, PWI Berintegritas”. Telah dijadwalkan kegiatan acara berlangsung di Hotel M-One, Cibinong, dan menjadi bagian […]

  • Dugaan “Siswa Titipan” di SMAN 4 Depok!

    Dugaan “Siswa Titipan” di SMAN 4 Depok!

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Kisruh Data Dapodik dan Transparansi Penerimaan Siswa Baru, Menimbulkan Dugaan Adanya Jalur “Titipan” yang Lolos Tanpa Prosedur Resmi! HITVBERITA.COM | Depok – Ketidakselarasan data penerimaan peserta didik baru (SPMB) 2025 di SMAN 4 Depok memantik tanda tanya besar. Perbedaan angka antara data sekolah dengan catatan resmi Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Dinas Pendidikan […]

expand_less