Bupati Garut Dorong Optimalisasi Sistem Pengadaan Barang Jasa
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penulis: Kang Aden
Pemerintah Kabupaten Garut mendorong peningkatan tata kelola pengadaan barang dan jasa melalui pemanfaatan sistem pengadaan yang lebih terintegrasi dan efisien.
HITVBERITA.COM | Garut — Upaya ini ditegaskan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat membuka Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di Balai Diklat KKBN Garut, Tarogong Kidul, Selasa (18/11/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Mendorong Optimalisasi PBJ Menuju Garut Hebat.”
Dalam sambutannya, Abdusy Syakur menekankan bahwa sistem pengadaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah. Ia merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang menempatkan PBJ sebagai instrumen penting dalam peningkatan pelayanan publik serta pendorong pertumbuhan ekonomi.
“Keberadaan Bapak/Ibu selaku pelaku pengadaan, kuasa pengguna anggaran, pejabat teknis kegiatan, dan pejabat pengadaan memegang peran yang sangat penting untuk mencapai tujuan pengadaan barang/jasa pemerintah,” ujar Bupati. Ia juga mengingatkan bahwa integritas dan kepatuhan terhadap etika pengadaan merupakan landasan utama bagi seluruh unsur yang terlibat.
Dorong Konsolidasi untuk Efisiensi
Kepala Bagian UKPBJ Setda Kabupaten Garut, Hari Wardana, menjelaskan bahwa sosialisasi yang berlangsung selama dua hari (18–19 November 2025) ini bertujuan memperkuat pemahaman pelaku pengadaan serta mengurangi potensi permasalahan dalam proses PBJ di lingkungan pemerintah daerah.
Menurut Hari, perubahan arah kebijakan PBJ setelah diberlakukannya Perpres 46/2025 menjadi materi utama dalam kegiatan ini. Evaluasi UKPBJ menemukan masih banyak paket pengadaan langsung (e-purchasing) yang disusun terpisah berdasarkan rincian belanja, sehingga memunculkan duplikasi jenis barang maupun jasa.
Untuk mengatasi hal tersebut, UKPBJ mendorong konsolidasi paket pengadaan. Langkah ini dinilai dapat memberikan manfaat efisiensi, baik dari sisi anggaran, waktu, tenaga, maupun pengendalian kegiatan. “Kami berharap sosialisasi ini menghasilkan kolaborasi dan sinergi antarlembaga, sehingga tata kelola PBJ di Kabupaten Garut semakin baik,” ujar Hari.
Menuju Garut Hebat

Melalui penguatan sistem pengadaan barang/jasa, Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan terciptanya birokrasi yang lebih efisien dan responsif. Optimalisasi PBJ dipandang sebagai salah satu langkah strategis untuk mendorong pembangunan daerah sekaligus memperkuat pencapaian visi Garut Hebat. (///)
Editor: AYS
Sumber: HITV Jabar
- Penulis: Redaksi
