Bupati Inhil Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Tanah Merah
- account_circle Zulfahmi Arsun
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- visibility 150
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Indragiri Hilir, H. Herman saat memberikan sambutan. (foto/zulfahmi/hitv)
INDRAGIRI HILIR | HITV – Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Tanah Merah, di Masjid Jami Nurul Jama’ah, Desa Tekulai Hilir, Kecamatan Tanah Merah, Rabu (14/1/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Herman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama.
“Peringatan Isra Mi’raj ini hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir dikenal sebagai penghasil kelapa dengan julukan Negeri Hamparan Kelapa Dunia yang memiliki potensi besar sebagai pondasi ekonomi daerah.
“Potensi ini harus terus kita kembangkan melalui UMKM dan sektor lainnya agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir Junaidi Ismail, Anggota DPRD Inhil H. Taufik Hidayat, Kabag Kesra H. Ahmadi, Ketua TP PKK Inhil Hj. Katerina Susanti, unsur Forkopimcam Tanah Merah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat Kecamatan Tanah Merah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Plt Camat Tanah Merah, Suhirman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Bupati Indragiri Hilir beserta rombongan, sehingga peringatan Isra Mi’raj ini dapat berjalan dengan lancar dan khidmat,” ujarnya.
Sebagai penceramah, Habib Umar bin Idrus Al Khirid, Pengajar Pondok Pesantren Anwaruttaufiq, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, dalam tausiahnya menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan mukjizat Allah SWT kepada Rasulullah SAW dalam menerima perintah shalat. Ia menegaskan bahwa shalat merupakan tiang agama yang tidak boleh ditinggalkan, serta pentingnya menjaga silaturahmi antar sesama umat Islam. (tr)
- Penulis: Zulfahmi Arsun

Saat ini belum ada komentar