Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Tangis, Pelukan, dan Harapan Baru di Ujung Pelatihan Bela Negara Purwakarta!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • print Cetak

Di bawah langit cerah Minggu siang, halaman Markas Resimen Armed 1/Sthira Yudha di Purwakarta berubah menjadi ruang perjumpaan penuh haru.

 

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA– Sebanyak 39 pelajar yang mengikuti program pelatihan pendidikan karakter dan bela negara selama dua pekan, satu per satu dipeluk erat oleh orangtua mereka. Ada yang bersimpuh mencium kaki ayah dan ibu, menumpahkan tangis dalam diam, sebagai pertanda penyesalan sekaligus tekad baru.

Waktu seolah melambat saat suara komando upacara terdengar tegas di tengah terik. Para peserta berdiri tegak dalam balutan seragam loreng, mengikuti upacara penutupan yang berlangsung khidmat. Turut hadir Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menyaksikan langsung momen yang sarat emosi ini.

Namun sorotan bukan semata pada seremoni. Yang paling menyentuh adalah transformasi para peserta. Wajah-wajah yang dua pekan lalu terlihat murung, kini tampak cerah dan penuh percaya diri.

“Anak saya berubah, lebih tenang dan sopan,” tutur Yeni, salah satu orangtua, dengan mata berkaca-kaca. Ia mengenang masa-masa ketika putranya terlibat tawuran dan mulai menjauh dari rumah.

“Tadi dia cium tangan saya dan minta maaf. Saya tak kuasa menahan air mata.” ujarnya.

Program pelatihan ini bukan sekadar latihan fisik. Menurut Bupati Saepul Bahri Binzein— yang akrab disapa Om Zein— pendekatan yang digunakan menekankan pada pembentukan karakter. “Mereka belajar menulis janji untuk diri sendiri, keluarga, dan Tuhan,” ujarnya.

Para peserta memang berasal dari latar belakang yang tidak mudah—ada yang pernah terlibat perkelahian pelajar, membolos, hingga mencoba minuman keras. Pelatihan ini menjadi titik balik. “Anak-anak ini pulang membawa sesuatu yang lebih penting dari sekadar kelulusan: harapan baru,” ujar Om Zein.

Isu seputar dugaan pemaksaan dalam program ini pun dibantah. “Lihat saja pelukan orangtua dan anak-anaknya. Tak ada yang dipaksa. Semua yang ikut, atas persetujuan keluarga,” katanya.

Ke depan, pemerintah daerah berencana memperketat proses seleksi. Akan ada asesmen psikologis, surat rekomendasi dari sekolah dan orangtua sebagai syarat utama. “Tidak bisa sembarangan. Ini menyangkut masa depan anak-anak,” tandasnya.

Program ini juga akan dilanjutkan dengan sesi penyegaran dua minggu mendatang, guna memastikan perubahan perilaku tidak sekadar sesaat.

Penutupan pelatihan di Purwakarta ini bukan sekadar akhir dari sebuah program. Ia menjadi simbol, bahwa perubahan sejati mungkin dicapai jika disertai pendampingan yang konsisten dan penuh empati. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Purwakarta Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”

    Polres Purwakarta Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”

    • 0Komentar

    Ancaman kemarau panjang akibat fenomena iklim ekstrem El Nino “Godzilla” mendorong Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta memperkuat langkah mitigasi, khususnya terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih. PURWAKARTA, HITV— Upaya ini ditegaskan saat jajaran Polres Purwakarta mengikuti konferensi video bersama Wakapolri dan sejumlah kementerian, yang membahas kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di […]

  • Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan

    Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan

    • 0Komentar

    Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh Keluarga Besar Sahabat Ambyyar. Pada Sabtu (7/3/2026), komunitas ini menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada para pengguna jalan sekaligus dilanjutkan dengan buka puasa bersama. JAKARTA UTARA, HITV— Kegiatan berbagi takjil tersebut dipusatkan di kawasan Jalan F Raya dan Jalan Mindi, Koja, Jakarta Utara. Sejak menjelang […]

  • Desa Sindangpanon Jadi Panggung Akhir Gempungan 2025: Lebih dari Sekadar Pelayanan

    Desa Sindangpanon Jadi Panggung Akhir Gempungan 2025: Lebih dari Sekadar Pelayanan

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, menjadi pusat perhatian pada Selasa, 11 November 2025, saat menjadi lokasi penutup dari program Gempungan Pelayanan Publik yang sukses digelar sepanjang tahun 2025 ini. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Tampak warga berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mendapatkan berbagai layanan penting, menandai akhir dari inisiatif jemput […]

  • SMP Islam Al-Ikhlas, Sekolah Berkarakter

    SMP Islam Al-Ikhlas, Sekolah Berkarakter

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM BEKASI | Pada dasarnya tujuan utama Pendidikan Karaker, adalah untuk membangun Bangsa yang Tangguh, Berakhlak Mulia, bermoral, ber etika, bertoleransi dan bergotong royong. Pentingnya Pendidikan Karakter diterapkan di Sekolah, adalah untuk mengembangkan potensi dasar didalam diri para siswa, sehingga dapat menjadi individu yang jujur, berfikiran positif, bertanggung jawab dan berprilaku baik. Dengan memiliki Karakter […]

  • Bulan Dana PMI 2025, Bupati Garut Dorong Semangat Kepedulian Bersama

    Bulan Dana PMI 2025, Bupati Garut Dorong Semangat Kepedulian Bersama

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mencanangkan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut Tahun 2025. Pencanangan itu berlangsung pada apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (8/9/2025). HITVBERITA.COM | Garut — Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat ikut serta […]

  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Warga di Eks HGU PT BSP Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum Desak Pelaku Ditangkap

    Kasus Dugaan Pengeroyokan Warga di Eks HGU PT BSP Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum Desak Pelaku Ditangkap

    • 0Komentar

     Insiden dugaan pengeroyokan terhadap warga di area eks Hak Guna Usaha (HGU) Kuala Piasa Estate, Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kini memasuki proses hukum. Laporan resmi terkait peristiwa tersebut telah diterima Polres Asahan pada Rabu (4/3/2026). ASAHAN, HITV– Laporan Polisi itu tercatat dengan nomor STTLP/B/211/III/2026/SPKT/Polres Asahan/Polda Sumatera Utara, yang memuat […]

expand_less