Jelang HUT ke-23 Kabupaten Lingga, Satintelkam Polres Rangkul LAM Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
- account_circle Ruslan
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

Hadir dalam kegiatan itu Kasat Intelkam Polres Lingga AKP Andy W. Silaen, S.H., bersama sejumlah personel Satintelkam, Datok Azmi, serta tokoh dan pengurus LAM Kabupaten Lingga. (Dok/Foto/Ruslan)
Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan peran aparat kepolisian.
LINGGA, HITV – Dukungan tokoh adat dan partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman, harmonis, dan kondusif.
Semangat itulah yang dibangun Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Lingga melalui silaturahmi dan penguatan sinergitas bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga, Rabu malam (4/11/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kedai Kopi Merdeka, Dabo Singkep, sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan pemangku adat, terutama menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Lingga.
Hadir dalam kegiatan itu Kasat Intelkam Polres Lingga AKP Andy W. Silaen, SH, bersama sejumlah personel Satintelkam, Datok Azmi, serta tokoh dan pengurus LAM Kabupaten Lingga.
Dalam pertemuan tersebut, AKP Andy W. Silaen memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Kasat Intelkam Polres Lingga. Ia menegaskan komitmennya untuk menghormati dan menjunjung tinggi adat istiadat serta marwah Melayu yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Lingga.
Ia juga berharap dapat memperoleh nasihat, arahan, dan bimbingan dari para petua serta Datok pengurus LAM dalam menjalankan tugas kepolisian, khususnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Menurutnya, keberadaan tokoh adat memiliki posisi strategis dalam merawat keharmonisan sosial. Kearifan lokal, tradisi musyawarah, dan semangat mufakat merupakan modal sosial yang perlu terus dipelihara untuk mencegah sekaligus menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar pertemuan silaturahmi, komunikasi antara kepolisian dan lembaga adat dinilai penting untuk membangun kepercayaan, memperkuat deteksi dini, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang momentum perayaan HUT ke-23 Kabupaten Lingga.
Melalui sinergi tersebut, Satintelkam Polres Lingga mengajak LAM dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian lingkungan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang berpotensi mengganggu kondusivitas daerah.
Pendekatan ini sekaligus mencerminkan wajah Polri yang humanis. Kehadiran polisi tidak semata-mata menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga membangun hubungan sosial, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan menghormati nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.
“Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi wujud nyata kehadiran Polri yang mau mendengar, menghargai adat, dan menyatu dengan masyarakat. Dengan menjunjung tinggi marwah Melayu serta mengedepankan musyawarah mufakat, mari bersama-sama kita jaga Kabupaten Lingga agar tetap aman, damai, dan kondusif,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sinergitas kepolisian dan LAM diharapkan tidak berhenti pada momentum menjelang perayaan hari jadi daerah. Lebih dari itu, kolaborasi yang berkelanjutan antara aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas serta merawat keharmonisan Kabupaten Lingga. (*/)
Penulis: Ruslan
Editor: AYS
- Penulis: Ruslan






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.