Kantor Satgas MBG Pertama di Indonesia Diresmikan, Bupati Bandung Dapat Apresiasi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya dan Kepala BGN, Prof. Dadan Hindayana saat resmikan Kantor Bersama Satgas MBG. (Foto/Raffa/HITV)
Penulis Raffa Christ Manalu
Pemerintah Kabupaten Bandung resmi meluncurkan Kantor Bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Moch Toha, Soreang, Kamis (31/7/2025).
HITVBERITA.COM | Bandung — Kantor ini menjadi yang pertama diresmikan secara nasional dan menjadi tonggak pelaksanaan program prioritas nasional di tingkat daerah.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, bersama anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, serta disaksikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Dadan Hindayana.
“Keberadaan kantor ini akan menjadi pusat koordinasi dan monitoring bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung. Dengan demikian, kendala dan perkembangan program dapat terpantau secara langsung,” ujar Dadang dalam sambutannya.
Dadang menargetkan, sebanyak 361 SPPG dapat beroperasi penuh hingga akhir Desember 2025. Saat ini, baru 22 SPPG yang beroperasi, sedangkan sekitar 200 unit lainnya dalam antrean untuk mulai beroperasi.
“Masih ada sekitar 130 SPPG lagi yang perlu kita siapkan. Kami optimistis, seluruhnya bisa rampung sebelum akhir tahun ini,” kata Dadang yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).
Sebagai bentuk komitmen, ia menyatakan siap turun langsung ke lapangan untuk memastikan percepatan dan efektivitas pelaksanaan program MBG yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Ini program strategis nasional. Saya bersama Sekda siap memantau langsung di lapangan agar program ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kang DS, sapaan akrabnya.
KEPALA BGN, Prof Dadan Hindayana, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemkab Bandung. Ia menilai, percepatan pelaksanaan program MBG bergantung pada tiga aspek kunci: ketersediaan anggaran, kesiapan SDM, dan infrastruktur layanan berupa SPPG.
“Kalau Kabupaten Bandung bisa lebih dulu menyelesaikan ketiga aspek tersebut, maka kami optimistis pada November 2025 seluruh penerima manfaat sudah dapat terlayani 100 persen,” ujar Dadan.
Ia menambahkan, keberhasilan Kabupaten Bandung akan menjadi catatan penting secara nasional, terutama mengingat wilayah ini merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat, bahkan di Indonesia.
“Jika Kabupaten Bandung menjadi yang pertama mencapai 100 persen penerima manfaat, ini akan menjadi sejarah tersendiri. Dampaknya akan sangat besar terhadap capaian nasional,” ujarnya.
DUKUNGAN juga datang dari Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, yang menegaskan kesiapannya untuk mengawal pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bandung.
“Dengan diresmikannya Kantor Satgas ini, kami berharap menjadi pemicu semangat untuk percepatan di daerah lain. Saya pribadi siap membantu segala kebutuhan yang diperlukan demi suksesnya program ini,” kata Asep.
(*/*/)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar