Kamis, 1 Okt 2026
light_mode

Ketika Kayuhan Mulai Berat, Seratus Becak Listrik Membawa Harapan Baru ke Purwakarta

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month 8 menit yang lalu
  • print Cetak

Usia boleh menua, tetapi kebutuhan hidup tak mengenal kata berhenti. Setiap hari, para pengemudi becak di Purwakarta tetap mengayuh kendaraan mereka, menjemput penumpang, menunggu rezeki.

PURWAKARTA, HITV — Bagi para pengemudi becak, pedal yang terus berputar tersebut bukan sekadar gerakan kaki. Di sanalah sebagian besar kebutuhan rumah tangga mereka bergantung.

Namun, ketika tenaga fisik mulai berkurang, pekerjaan yang sejak lama dijalani itu pun menjadi semakin berat.

Persoalan sederhana itulah yang coba dijawab melalui kehadiran becak listrik.

Rabu (30/9/2026), suasana berbeda terasa di Alun-alun Taman Pasanggrahan Padjadjaran, Kabupaten Purwakarta. Sebanyak 100 pengemudi becak menerima kunci becak listrik secara cuma-cuma. Kendaraan tersebut merupakan bantuan yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk membantu para pengemudi becak, terutama mereka yang telah lanjut usia.

Bagi penerimanya, kunci yang berpindah tangan hari itu bukan sekadar simbol penyerahan bantuan. Ada harapan bahwa pekerjaan yang selama bertahun-tahun mengandalkan kekuatan kaki dapat dilakukan dengan tenaga yang lebih ringan.

Gagasan menghadirkan becak bertenaga listrik berangkat dari persoalan yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari: bagaimana para pengemudi becak yang telah berusia lanjut tetap dapat bekerja tanpa harus terus-menerus mengandalkan kekuatan fisik.

Saat menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo memerintahkan PT Pindad merancang becak bertenaga baterai. Kendaraan itu diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi pengemudi becak dalam menjalankan aktivitas ekonomi mereka.

Program kemudian diperluas ke sejumlah daerah. Purwakarta mendapat alokasi 100 unit yang diserahkan kepada pengemudi yang telah melalui proses verifikasi.

Penyerahan dilakukan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, didampingi Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, serta jajaran pejabat daerah dan unsur Forkopimda.

Setelah penyerahan, para penerima bantuan bersama rombongan melakukan konvoi. Untuk pertama kalinya, kendaraan yang selama ini identik dengan kayuhan kaki itu melaju dengan tenaga baterai.

Tetapi, di balik seremoni tersebut, ada pekerjaan rumah yang tidak kalah penting: memastikan bantuan benar-benar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengatakan, becak listrik tersebut harus dipandang sebagai aset produktif yang dapat membantu meningkatkan kemampuan ekonomi penerimanya.

“Becak listrik ini adalah aset produktif. Tujuannya sederhana: agar bapak-bapak pengemudi bekerja lebih ringan, pendapatan meningkat, dan kesejahteraan keluarga terjaga,” ujarnya.

Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin bantuan berhenti setelah kunci diserahkan. Salah satu kebutuhan yang harus segera dipikirkan ialah fasilitas pengisian daya.

Sebab, kendaraan listrik tanpa akses pengisian baterai yang mudah akan menghadirkan persoalan baru bagi penggunanya.

“Jangan sampai becak sudah di tangan, tetapi tempat mengisi baterai sulit dicari. Ini tanggung jawab kita bersama,” kata Om Zein.

Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah kendaraan yang dibagikan. Infrastruktur pendukung dan kemampuan penerima dalam merawat serta memanfaatkan kendaraan juga menjadi bagian penting.

Ada amanah di balik kunci

Para penerima juga diminta memahami bahwa becak listrik tersebut bukan barang yang bebas dipindahtangankan.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengingatkan agar kendaraan tidak dijual, disewakan, digadaikan, maupun dialihkan kepada pihak lain. Modifikasi yang tidak sesuai petunjuk teknis juga dilarang karena dapat memengaruhi aspek keselamatan dan garansi.

“Rawatlah seperti anggota keluarga. Jika dihormati, alat ini akan menemani bapak-bapak menafkahi keluarga dalam waktu yang panjang,” ujar Om Zein.

Pesan tersebut menjadi penting karena tujuan utama bantuan bukan sekadar menghadirkan kendaraan baru, melainkan mempertahankan kemampuan penerima untuk bekerja.

Di titik inilah becak listrik memiliki makna yang lebih luas. Ia bukan hanya produk teknologi, tetapi alat yang diharapkan dapat menjembatani kebutuhan antara pekerjaan tradisional dan perkembangan teknologi.

Teknologi untuk mereka yang bekerja dengan tenaga

Modernisasi kerap identik dengan gedung tinggi, kendaraan baru, industri, dan teknologi digital.

Namun, di Purwakarta, modernisasi hari itu hadir dalam bentuk yang lebih sederhana: sebuah becak dengan tenaga baterai.

Om Zein mengatakan, perkembangan teknologi semestinya dapat dirasakan pula oleh masyarakat yang selama ini bekerja di sektor informal.

“Modernisasi bukan hak segelintir orang. Bapak-bapak pengemudi becak adalah bagian penting dari wajah Purwakarta. Teknologi pun harus hadir meringankan beban mereka,” katanya.

Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, yang hadir mewakili Presiden Prabowo, menyampaikan penghargaan kepada para pengemudi becak yang tetap bekerja meski usia tidak lagi muda.

“Bapak-bapak ini pejuang keluarga. Becak listrik ini hadir untuk meringankan langkah bapak-bapak,” ujarnya.

Firman berharap pemerintah daerah dapat menyediakan titik pengisian daya yang sederhana dan mudah dijangkau. Tidak harus berupa fasilitas besar, menurut dia, karena ketersediaan stop kontak yang dapat digunakan secara gratis pun sudah membantu memastikan becak tetap siap beroperasi.

Namun, ia menegaskan bahwa bantuan kendaraan hanyalah langkah awal.

Pemberdayaan ekonomi yang lebih luas tetap diperlukan agar penerima tidak sekadar memperoleh alat bantu, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonominya.

Sebuah doa dari balik kemudi

Di tengah seremoni yang dihadiri pejabat dan berbagai unsur pemerintahan itu, ada satu kalimat sederhana yang justru menggambarkan arti bantuan tersebut bagi penerimanya.

“Terima kasih Presiden Prabowo. Semoga Bapak panjang umur dan sehat selalu.”

Tak ada uraian panjang tentang teknologi. Tak ada angka-angka yang rumit.

Hanya ucapan terima kasih dan sebuah doa.

Setelah acara selesai, seratus becak listrik mulai bergerak meninggalkan kawasan Alun-alun Taman Pasanggrahan Padjadjaran.

Bagi sebagian orang, pemandangan itu mungkin hanya sebuah konvoi kendaraan.

Namun bagi para pengemudinya, perjalanan tersebut boleh jadi berarti lebih dari itu.

Ada pedal yang tak lagi harus dikayuh seberat sebelumnya. Ada tenaga yang bisa dihemat. Ada harapan untuk tetap bekerja ketika usia perlahan membatasi kekuatan tubuh.

Dan pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah bantuan bukan semata berapa banyak kendaraan yang diserahkan, melainkan apakah kendaraan itu benar-benar mampu membuat kehidupan penerimanya menjadi lebih ringan.

Di jalan-jalan Purwakarta, seratus becak listrik itu kini mulai menemukan perannya: menjadi alat kerja bagi para pejuang keluarga yang masih memilih untuk terus mengayuh kehidupan. (*/)

Penulis: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    • 0Komentar

    Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut. Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton. Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai […]

  • Weekend UMKM Dabo Singkep Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi dan Promosi Produk Lokal

    Weekend UMKM Dabo Singkep Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi dan Promosi Produk Lokal

    • 0Komentar

      Penulis: Ruslan LGA Pemerintah Kabupaten Lingga meresmikan pembukaan Weekend UMKM Dabo Singkep pada Jumat (23/11/2025). Kegiatan yang akan digelar rutin setiap Jumat, Sabtu, dan malam Minggu ini menjadi ruang baru bagi para pelaku usaha mikro untuk memperluas pasar sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. HITVBERITA.COM | Dabo Singkep — Acara peresmian dibuka oleh Asisten I Kabupaten […]

  • Bupati dan DPRD Barru Teken Persetujuan Perubahan APBD-2025.

    Bupati dan DPRD Barru Teken Persetujuan Perubahan APBD-2025.

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin DPRD Barru menggelar Rapat Paripurna Tingkat II dengan agenda persetujuan bersama dan pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. HITVBERITA.COM | Barru – Penandatangan keputusan bersama terhadap APBD-P tersebut dilakukan Bupati Barru A. Ina Kartika Sari, SH. M. Si bersama Ketua DPRD Barru Drs. H. Syamsuddin Muhiddin. […]

  • Lakukan Peletakan Batu Pertama Barak Siaga Polairud, Kapolda Babel Harap Bisa Bermanfaat Bagi Anggota

    Lakukan Peletakan Batu Pertama Barak Siaga Polairud, Kapolda Babel Harap Bisa Bermanfaat Bagi Anggota

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo melakukan peletakan batu pertama barak siaga Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung, Selasa (3/6/25). Peletakan batu pertama yang berlokasi di Dermaga Air Anyir Ditpolairud ini turut dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol Toby Harsono bersama Pejabat Utama Polda. “Bismillah, semoga barak ini […]

  • Calon Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi Mencoblos di TPS 003 Sawah Kulon Purwakarta

    Calon Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi Mencoblos di TPS 003 Sawah Kulon Purwakarta

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Dedi Mulyadi bersama putra sulungnya Maula Akbar memberikan hak suaranya pada Pilkada Serentak 2024, dengan mencoblos surat suara di tempat pemungutan suara (TPS) 003, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Purwakarta, Rabu 27 November 2024. Terpantau awak media, Kang Dedi Mulyadi (KDM) nampak antri […]

  • Yusril Tegaskan Pemerintah Hormati Putusan Hakim Kasus Penyiraman Aktivis KontraS

    Yusril Tegaskan Pemerintah Hormati Putusan Hakim Kasus Penyiraman Aktivis KontraS

    • 0Komentar

    Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan pemerintah menghormati sepenuhnya putusan Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta terhadap empat prajurit TNI yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. JAKARTA, HITV – Menurut Yusril, putusan tersebut merupakan wujud independensi peradilan yang dijatuhkan berdasarkan fakta-fakta persidangan tanpa […]

expand_less