Ketua TP-PKK Kalteng Tutup Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting
- account_circle Kistolani Mangun Jaya
- calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menutup Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalteng 2025 yang digelar di halaman Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalteng, Rabu (19/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ikan Nasional sekaligus penguatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).
HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Dalam sambutannya, Aisyah mengajak kader PKK dan masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai sumber protein utama dalam hidangan keluarga. Ia menilai Kalteng memiliki potensi perikanan yang besar, baik dari perairan umum maupun dari hasil budidaya, yang dapat dimaksimalkan guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi.
“Potensi perikanan kita sangat melimpah. Ini harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kesehatan keluarga,” ujar Aisyah.
Ia menegaskan pentingnya konsumsi ikan dalam upaya pencegahan stunting, mengingat kandungan protein hewani, mineral, dan asam lemak esensial pada ikan berperan besar bagi tumbuh kembang anak.
Menurut dia, pemenuhan gizi tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, melainkan dimulai dari pengelolaan pangan di tingkat keluarga.
TP-PKK Kalteng, lanjut Aisyah, terus memperkuat edukasi gizi melalui berbagai program, seperti Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), pemanfaatan pekarangan untuk budidaya ikan dan tanaman pangan, serta mendorong kreativitas ibu-ibu dalam mengolah menu ikan agar lebih variatif dan disukai anak. Kolaborasi dengan perangkat daerah dan mitra pembangunan juga terus didorong untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Pada penutupan kegiatan, panitia mengumumkan hasil lomba. Kabupaten Sukamara keluar sebagai juara umum setelah meraih Juara 1 untuk kategori menu balita, menu keluarga, dan kudapan. Adapun Kabupaten Lamandau terpilih sebagai juara favorit.
Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kalteng turun dari 23,5 persen pada 2023 menjadi 22,1 persen pada 2024. Pemerintah provinsi menargetkan penurunan lebih lanjut hingga mencapai 20,6 persen pada 2025 melalui sinergi lintas sektor.
Acara penutupan turut dihadiri Kepala DKP Kalteng Sri Widanarni, Kepala Dinas P3APPKB Kalteng Linae Victoria Aden, para peserta, serta undangan lainnya. (///)
Editor: AYS
Sumber: HITV Kalteng
- Penulis: Kistolani Mangun Jaya
