Komunitas Pejuang Subuh Tanah Merah Gelar Peringatan Isra Mikraj 1447 H
- account_circle Zulfahmi Arsun
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- visibility 275
- comment 0 komentar
- print Cetak

INDRAGIRI HILIR | HITV – Komunitas Pejuang Subuh Tanah Merah menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Jumat, 9 Januari 2026, bertepatan dengan 20 Rajab 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Ishlah, Komplek PT Pulau Sambu Kuala Enok, dan berlangsung dengan khidmat.
Peringatan hari besar Islam ini dihadiri para imam masjid se-Kecamatan Tanah Merah, Ketua MUI Kecamatan Tanah Merah, Pj Kepala Desa Tanah Merah, Lurah Kuala Enok, tokoh masyarakat, perwakilan Humas PT Pulau Sambu Kuala Enok, serta pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).
Ketua Panitia Pelaksana, H. Firman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu, baik secara materi maupun moril, sehingga peringatan Isra Mikraj ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan,” ujar H. Firman.
Dalam sambutannya mewakili unsur pemerintahan, H. Ambo Tang, mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan keamanan lingkungan.
“Melalui momentum Isra Mikraj ini, mari kita pererat silaturahmi dan bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan di lingkungan masing-masing demi terciptanya masyarakat yang aman dan harmonis,” katanya.
Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Habib Muhsin bin Hasan Boftain, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Musthofa Palembang. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya selalu melibatkan Allah SWT dalam setiap aktivitas kehidupan.
“Jangan pernah mengandalkan diri sendiri tanpa bersama Allah SWT. Apa pun yang kita lakukan harus melibatkan Allah, agar setiap langkah kita diberi kemudahan dan keberkahan,” tutur Habib Muhsin.
Ia juga menjelaskan makna besar peristiwa Isra Mikraj sebagai mukjizat Rasulullah Muhammad SAW, di mana umat Islam menerima perintah shalat secara langsung dari Allah SWT.
“Shalat adalah mi’rajnya orang-orang beriman, sebagai bentuk habluminallah. Namun habluminannas, hubungan sesama manusia, juga tidak kalah penting dalam menjaga ukhuwah Islamiyah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan umat Islam dapat semakin meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat Tanah Merah dan sekitarnya. (tr)
- Penulis: Zulfahmi Arsun

Saat ini belum ada komentar