Laporan Buat Kapolda, Kasus Pemukulan di Lingga Mandek, Korban Ragukan Profesionalisme Penyidik!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
- visibility 36
- print Cetak

Siswoyo salah satu dari tiga korban pemukulan tersangka Andi Cori, berharap Polda Kepri mendengar keluhannya. (Foto/Ruslan/HITV)
Penulis: Ruslan LGA
Penanganan kasus pemukulan di Jeti PT Telaga Bintan Jaya (XTBJ), Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, berjalan di tempat. Meski Polres Lingga telah menetapkan Andi Cori sebagai tersangka sejak 17 Mei 2025, hingga kini yang bersangkutan belum juga ditahan.
HITVBERITA.COM | Lingga — Siswoyo, yang merupakan korban sekaligus pelapor, mempertanyakan keberanian aparat dalam menegakkan hukum. Ia mengaku kecewa karena proses hukum tidak menunjukkan perkembangan berarti.
“Apakah pihak Polres Lingga tidak berani menahan tersangka yang sudah ditetapkan sejak 17 Mei lalu? Penetapan tersangka tanpa penahanan justru menimbulkan keraguan terhadap profesionalisme Kapolres,” kata Siswoyo kepada Hitvberita.com melalui pesan singkat, Kamis (4/9/2025).
Diketahui bahwa kasus pemukulan tersebut telah teregister dengan nomor laporan polisi LP/B/7/V/2025/SPKT/Polres Lingga/Polda Kepri.
Namun, lebih dari tiga bulan berlalu, kendatipun telah ada penetapan tersangka terhadap Andi Cori oleh penyidik Polres Lingga, akan tetapi hingga saat ini belum ada langkah penahanan.
Siswoyo menegaskan, ia hanya menuntut kepastian hukum dan transparansi dalam penanganan perkara.
“Saya berharap kasus ini ditangani secara profesional. Jangan sampai ada kesan hukum bisa diatur-atur,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, belum memberikan keterangan resmi terkait alasan tidak ditahannya tersangka.
Diamnya Polres Lingga justru kian memicu pertanyaan publik mengenai konsistensi aparat dalam menegakkan hukum di daerah tersebut.
Atas sikap diamnya Polres Lingga itu, juga telah memunculkan harapan bagi pencari keadilan, agar Polda Kepri segera menurunkan timnya ke lapangan. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar