Minggu Kasih di Karimun: Warga Keluhkan Pencurian Kabel hingga Tunawisma, Kapolres Serap Aspirasi Kamtibmas
- account_circle M. Saipul
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Minggu Kasih merupakan bagian dari program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, yang diarahkan untuk memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga. (Dok/Foto/Humas)
Persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tak cukup ditangani melalui patroli dan penindakan.
KARIMUN, HITV — Mendengar langsung keluhan warga menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi yang tepat.
Hal itu mengemuka dalam kegiatan Minggu Kasih yang digelar Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, SIK, MSi, di Cetya Dharma Sagara, Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun, Minggu (25/10/2026).
Dalam forum dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Keluhan itu meliputi pencurian kabel dan aluminium, keberadaan anak jalanan, hingga tunawisma yang dikhawatirkan memasuki rumah-rumah kosong.
Aspirasi tersebut menjadi catatan penting bagi kepolisian dalam memetakan potensi gangguan keamanan. Terlebih, persoalan yang disampaikan warga berkaitan dengan keamanan lingkungan permukiman, perlindungan aset, serta kebutuhan meningkatkan kepedulian sosial.
Polisi Buka Ruang Dialog, Warga Didorong Aktif Melapor
Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani menegaskan, Minggu Kasih merupakan sarana bagi kepolisian untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluhan masyarakat. Melalui komunikasi terbuka, persoalan yang berkembang di tengah warga diharapkan dapat diidentifikasi lebih dini dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Melalui Minggu Kasih, kami ingin memastikan masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan keluhannya. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kepedulian serta kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujar Yunita.
Ia mengingatkan, upaya menjaga kamtibmas tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian. Partisipasi masyarakat, kepedulian terhadap kondisi sekitar, dan komunikasi yang baik antara warga dengan petugas menjadi faktor penting dalam mencegah gangguan keamanan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan lingkungan, serta menggunakan media sosial secara bijak untuk menghindari penyebaran informasi yang berpotensi memicu keresahan.
Layanan 110 Jadi Saluran Pengaduan
Untuk mempercepat penanganan gangguan keamanan, masyarakat diminta tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak pidana maupun potensi gangguan kamtibmas kepada kepolisian.
Salah satu saluran yang dapat dimanfaatkan adalah Layanan Kepolisian 110, yang ditujukan untuk menerima laporan dan permintaan bantuan kepolisian.
“Jangan ragu menghubungi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas. Segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Bagi masyarakat, keberadaan saluran pengaduan tersebut diharapkan mempermudah penyampaian informasi ketika menemukan kejadian mencurigakan atau membutuhkan kehadiran petugas. Namun, efektivitas penanganan juga bergantung pada kecepatan respons dan tindak lanjut atas laporan yang diterima.
Aspirasi Perlu Diikuti Tindak Lanjut
Minggu Kasih merupakan bagian dari program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, yang diarahkan untuk memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga.
Polres Karimun menyatakan berkomitmen membangun komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Karimun.
Meski demikian, forum dialog semacam ini akan semakin bermakna apabila keluhan yang disampaikan warga diikuti langkah konkret. Persoalan pencurian kabel dan aluminium, misalnya, membutuhkan penanganan berdasarkan laporan serta penyelidikan sesuai prosedur. Sementara itu, persoalan anak jalanan dan tunawisma perlu dilihat secara proporsional, termasuk mempertimbangkan aspek ketertiban, perlindungan, dan penanganan sosial.

Minggu Kasih di Karimun: Warga Keluhkan Pencurian Kabel hingga Tunawisma, Kapolres Serap Aspirasi Kamtibmas. (Dok/Foto/Humas)
Dengan demikian, Minggu Kasih bukan sekadar ruang menyampaikan keluhan, melainkan juga momentum membangun kepercayaan publik melalui respons yang terukur, koordinasi lintas pihak, dan tindak lanjut yang dapat dirasakan masyarakat. (*/)
Penulis: Saipul
Editor: AYS
Sumber: Humas Polres Karimun
- Penulis: M. Saipul






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.