Orange Handmade: Dari Rajutan Sederhana Menjadi Kekuatan UMKM Berdaya Saing
- account_circle Cun Cun
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- print Cetak

Dirintis sejak 2015 oleh Ny. Zuhria Novianty, Orange Handmade berawal dari inisiatif sederhana yang kemudian berkembang menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus estetika. (dok/foto/Cun)
Di tengah derasnya arus modernisasi dan ketatnya persaingan industri kreatif, kehadiran pelaku UMKM yang konsisten menjaga nilai, kualitas, dan identitas lokal menjadi harapan baru bagi penguatan ekonomi berbasis kreativitas.
JAKARTA, HITV– Salah satu contoh nyata tersebut datang dari Orange Handmade, yakni sebuah usaha berbasis kerajinan rajut yang tumbuh dari ketekunan dan keberanian berinovasi.
Dirintis sejak 2015 oleh Ny. Zuhria Novianty, Orange Handmade berawal dari inisiatif sederhana yang kemudian berkembang menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus estetika.
Keunikan produk rajut yang dipadukan dengan sentuhan desain modern itu menjadi ciri khas yang membedakannya di pasar.
Dalam perjalanannya, Orange Handmade mendapat pembinaan dari Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad.

Orange Handmade berawal dari inisiatif sederhana yang kemudian berkembang menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus estetika. (dok/foto/Cun)
Pembinaan ini tidak hanya mendorong pengembangan usaha, tetapi juga menjadikan Orange Handmade sebagai wadah pemberdayaan, dengan melibatkan tenaga kerja serta membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha lain.
- Penulis: Cun Cun







Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.