Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

PDIP Kabupaten Bekasi Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi MBG, Minta Tata Kelola Program Dibenahi Total

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi mendesak Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2025–2026.

BEKASI, HITV Desakan tersebut disampaikan menyusul penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka dan penahanannya oleh Kejagung.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Hendriek Lyston Sihotang, menilai proses hukum yang tengah berjalan harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap salah satu program strategis nasional tersebut.

Menurut Hendriek, program MBG yang mengelola anggaran besar dari keuangan negara harus dibangun di atas prinsip transparansi, pengawasan yang ketat, dan akuntabilitas yang kuat agar tujuan mulianya tidak tercederai oleh praktik penyimpangan.

“Kami menghormati seluruh proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung. Namun, kasus ini harus menjadi titik balik untuk membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh,” kata Hendriek dalam keterangan pers di Bekasi, Kamis (4/6/2026).

Ia mengingatkan bahwa besarnya alokasi anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program tersebut menuntut sistem pengawasan yang jauh lebih kuat. Tanpa kontrol yang memadai, potensi kebocoran anggaran dan penyimpangan dalam pelaksanaannya akan terus membayangi.

Hendriek juga mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang dinilainya menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Di sisi lain, ia menegaskan bahwa substansi Program MBG tetap harus dijaga karena menyangkut masa depan jutaan anak Indonesia.

“Program MBG adalah program yang sangat mulia untuk meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa. Karena itu, jangan sampai dirusak oleh praktik korupsi. Jika para tersangka terbukti bersalah, kami berharap hukuman yang dijatuhkan benar-benar memberikan efek jera,” ujarnya.

Selain persoalan tata kelola anggaran, Hendriek menyoroti aspek keamanan pangan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi penyelenggara program. Ia menyebut berbagai laporan evaluasi menunjukkan masih lemahnya kontrol kualitas makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Bahkan, berdasarkan data evaluasi yang beredar, lebih dari 36.000 anak di berbagai daerah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan atau keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut.

“Jangan sampai orientasi mengejar target kuantitas justru mengorbankan kualitas gizi dan keamanan pangan. Keselamatan serta kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, PDIP Kabupaten Bekasi juga meminta Kepala BGN yang baru, Nanik Sudaryati Deyang, segera melakukan langkah-langkah mitigasi dan pembenahan mendasar untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap program MBG.

Setidaknya terdapat tiga agenda utama yang didorong PDIP Kabupaten Bekasi untuk segera dijalankan.

Pertama, memperkuat pengawasan dan audit menyeluruh terhadap seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari penyusunan menu, pengadaan bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah. Audit independen dinilai penting guna memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran dan bebas dari praktik penyimpangan.

Kedua, menjamin mutu gizi dan keamanan pangan melalui penerapan standar yang ketat. BGN didorong membentuk tim pengawas mutu yang melibatkan ahli gizi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta dinas kesehatan daerah untuk melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas makanan yang disajikan.

Ketiga, meningkatkan transparansi publik dengan membuka akses informasi mengenai penggunaan anggaran, daftar penerima manfaat, menu harian, hingga hasil pengujian laboratorium melalui sistem informasi yang dapat diakses masyarakat. Selain itu, orang tua siswa, komite sekolah, dan masyarakat sipil perlu dilibatkan secara aktif dalam mekanisme pengawasan.

“Program sebesar MBG tidak cukup hanya diawasi dari dalam. Keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia,” ujar Hendriek.

Bagi PDIP Kabupaten Bekasi, pengusutan kasus dugaan korupsi MBG tidak boleh berhenti pada penindakan hukum semata. Lebih dari itu, kasus tersebut harus menjadi pintu masuk untuk membangun sistem tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas pelayanan, sehingga tujuan utama program meningkatkan gizi anak Indonesia dapat tercapai secara optimal. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Kebumen Dituding Batasi Media, Kesalahan Administrasi dalam Surat Resmi Disorot

    Bawaslu Kebumen Dituding Batasi Media, Kesalahan Administrasi dalam Surat Resmi Disorot

    • 0Komentar

    Laporan dugaan pelanggaran pemilihan yang melibatkan Kepala Desa Grenggeng, Karanganyar, akhirnya menjadi sorotan publik, karena diduga mengandung kekeliruan administratif. Selain itu, substansi surat bertanggal 4 Desember 2024, juga ditenggarai menjadi sumir lantaran tidak mencantumkan nama pelapor dan pihak terlapor. (Dok/Foto/Afandi) HITVBERITA.COM | KEBUMEN – Hal tersebut ditegaskan oleh Bagas Adhyaradika Vishnuaji, SH saat mendampingi Joko […]

  • Ketua Umum PSI Kaesang serahkan SK ke Isyak

    Ketua Umum PSI Kaesang serahkan SK ke Isyak

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Bertempat di lapangan Mini soccer Gasskan Kelapa Gading, Senin, 29 Juli 2024. Ketua umum DPP PSI menyerahkan Surat keputusan Rekomendasi pencalonan kepada 15 kepala dan wakil kepala daerah. Dr.Isyak Meirobie adalah salah satu dari 15 orang tersebut. Isyak menerima Surat keputusan pencalonan sebagai Bupati Belitung. Penyerahan dilakukan di lapangan mini soccer sebagai wujud […]

  • Polda Babel Raih Apresiasi Integritas Pelaporan Data Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani Tahun 2025

    Polda Babel Raih Apresiasi Integritas Pelaporan Data Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani Tahun 2025

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Pangkalpinang – Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung meraih apresiasi dari Korlantas Polri sebagai salah satu satuan kerja terbaik dalam kategori Pelaporan Integritas Perekam Data Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani dalam basis data nasional Korlantas Polri. Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Subdit SIM bersama jajaran seluruh Indonesia Tahun 2025, […]

  • Purwakarta Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar, Satgas Akan Lakukan Pengawasan

    Purwakarta Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar, Satgas Akan Lakukan Pengawasan

    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein didampingi Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Pemerintah Kabupaten Purwakarta menetapkan kebijakan jam malam bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan. Lewat Surat Edaran Nomor: 100.3.4/916-Disdik/2025 yang ditandatangani Bupati Saepul Bahri Binzein, pelajar dilarang melakukan aktivitas di luar rumah mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. […]

  • Kamu Punya Hutang? Belum Mampu Melunasi? Bagaimana Agar Tidak Terjerat Pidana?

    Kamu Punya Hutang? Belum Mampu Melunasi? Bagaimana Agar Tidak Terjerat Pidana?

    • 0Komentar

      Oleh: Pitra Romadoni Nasution Dalam praktik kehidupan sehari-hari, persoalan hutang-piutang adalah hal yang lazim terjadi. Baik dalam skala kecil antar individu maupun dalam transaksi bisnis bernilai besar. Namun, ketika seseorang tidak mampu melunasi hutangnya, seringkali muncul ketakutan: apakah bisa dipidana? Pertanyaan ini penting dijawab secara jernih, karena tidak semua kegagalan membayar hutang berujung pidana. […]

  • Brigadir Celvin Kobarkan Semangat, Ajak Kaum Muda Berdaya Lewat Sektor Pertanian!

    Brigadir Celvin Kobarkan Semangat, Ajak Kaum Muda Berdaya Lewat Sektor Pertanian!

    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Sebagai bentuk dukungan terhadap program Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di bidang ketahanan pangan, Brigadir Celvin, anggota Polres Lingga, Kepulauan Riau, memulai langkah konkret dengan terjun ke sektor pertanian. HITVBERITA.COM.| Lingga — Langkah ini, menurut Celvin, bukan semata untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi, tetapi juga sebagai upaya memotivasi generasi muda agar memanfaatkan […]

expand_less