Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

PDIP Kabupaten Bekasi Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi MBG, Minta Tata Kelola Program Dibenahi Total

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi mendesak Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2025–2026.

BEKASI, HITV Desakan tersebut disampaikan menyusul penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka dan penahanannya oleh Kejagung.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Hendriek Lyston Sihotang, menilai proses hukum yang tengah berjalan harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap salah satu program strategis nasional tersebut.

Menurut Hendriek, program MBG yang mengelola anggaran besar dari keuangan negara harus dibangun di atas prinsip transparansi, pengawasan yang ketat, dan akuntabilitas yang kuat agar tujuan mulianya tidak tercederai oleh praktik penyimpangan.

“Kami menghormati seluruh proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung. Namun, kasus ini harus menjadi titik balik untuk membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh,” kata Hendriek dalam keterangan pers di Bekasi, Kamis (4/6/2026).

Ia mengingatkan bahwa besarnya alokasi anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program tersebut menuntut sistem pengawasan yang jauh lebih kuat. Tanpa kontrol yang memadai, potensi kebocoran anggaran dan penyimpangan dalam pelaksanaannya akan terus membayangi.

Hendriek juga mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang dinilainya menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Di sisi lain, ia menegaskan bahwa substansi Program MBG tetap harus dijaga karena menyangkut masa depan jutaan anak Indonesia.

“Program MBG adalah program yang sangat mulia untuk meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa. Karena itu, jangan sampai dirusak oleh praktik korupsi. Jika para tersangka terbukti bersalah, kami berharap hukuman yang dijatuhkan benar-benar memberikan efek jera,” ujarnya.

Selain persoalan tata kelola anggaran, Hendriek menyoroti aspek keamanan pangan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi penyelenggara program. Ia menyebut berbagai laporan evaluasi menunjukkan masih lemahnya kontrol kualitas makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Bahkan, berdasarkan data evaluasi yang beredar, lebih dari 36.000 anak di berbagai daerah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan atau keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut.

“Jangan sampai orientasi mengejar target kuantitas justru mengorbankan kualitas gizi dan keamanan pangan. Keselamatan serta kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, PDIP Kabupaten Bekasi juga meminta Kepala BGN yang baru, Nanik Sudaryati Deyang, segera melakukan langkah-langkah mitigasi dan pembenahan mendasar untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap program MBG.

Setidaknya terdapat tiga agenda utama yang didorong PDIP Kabupaten Bekasi untuk segera dijalankan.

Pertama, memperkuat pengawasan dan audit menyeluruh terhadap seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari penyusunan menu, pengadaan bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah. Audit independen dinilai penting guna memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran dan bebas dari praktik penyimpangan.

Kedua, menjamin mutu gizi dan keamanan pangan melalui penerapan standar yang ketat. BGN didorong membentuk tim pengawas mutu yang melibatkan ahli gizi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta dinas kesehatan daerah untuk melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas makanan yang disajikan.

Ketiga, meningkatkan transparansi publik dengan membuka akses informasi mengenai penggunaan anggaran, daftar penerima manfaat, menu harian, hingga hasil pengujian laboratorium melalui sistem informasi yang dapat diakses masyarakat. Selain itu, orang tua siswa, komite sekolah, dan masyarakat sipil perlu dilibatkan secara aktif dalam mekanisme pengawasan.

“Program sebesar MBG tidak cukup hanya diawasi dari dalam. Keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia,” ujar Hendriek.

Bagi PDIP Kabupaten Bekasi, pengusutan kasus dugaan korupsi MBG tidak boleh berhenti pada penindakan hukum semata. Lebih dari itu, kasus tersebut harus menjadi pintu masuk untuk membangun sistem tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas pelayanan, sehingga tujuan utama program meningkatkan gizi anak Indonesia dapat tercapai secara optimal. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Tekankan 10 SOP Keamanan Pangan, Wakil Ketua DPR RI Awasi Dapur MBG di Garut

    ‎Tekankan 10 SOP Keamanan Pangan, Wakil Ketua DPR RI Awasi Dapur MBG di Garut

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, melakukan kunjungan kerja didampingi Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, ke Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jum’at (26/9/2025). HITVBERITA.COM | Garut – Kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat sekaligus pengawasan […]

  • Pemkab dan Polres Purwakarta Perkuat Sinergi, Pembangunan Desa Dikawal Ketat

    Pemkab dan Polres Purwakarta Perkuat Sinergi, Pembangunan Desa Dikawal Ketat

    • 0Komentar

    Kepolisian Resort Purwakarta dan Apdesi saat penandatanganan komitmen bersama dihadapan Bupati Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif dalam rangka mempercepat pembangunan di tingkat desa. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan antara jajaran Kapolsek dan […]

  • Warga Desa Sungai Raya Meriahkan HUT Ke-17 dengan Menggelar Acara Bernuansa Religi

    Warga Desa Sungai Raya Meriahkan HUT Ke-17 dengan Menggelar Acara Bernuansa Religi

    • 0Komentar

    Ruslan LGA Desa Sungai Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, merayakan hari ulang tahun ke-17 dengan meriah dan berkesan. Acara dibuka secara resmi oleh Sekdes Desa Sungai Raya, Kurnia Susanti, sebagai pembawa acara. HITVBERITA.COM | Lingga – Kegiatan ini dihadiri berbagai tokoh masyarakat, termasuk Nya Cek Moktar dan Ustad Nur Aziz, serta BPD Desa Sungai […]

  • Menjaga Ingatan, Merawat Kebersamaan di Usia 122 Tahun Desa Kecila

    Menjaga Ingatan, Merawat Kebersamaan di Usia 122 Tahun Desa Kecila

    • 0Komentar

    Langit Minggu siang itu tampak teduh di Desa Kecila. Waktu berjalan pelan, seolah memberi ruang bagi ingatan untuk kembali menapaki jejak-jejak lama yang tak selalu tertulis, tapi hidup dalam cerita dan doa. Di usia ke-122, desa ini tidak sekadar merayakan hari jadi—ia sedang mengingat dirinya sendiri. BANYUMAS, HITV —- Di Makam Kubang dan Tempat Pemakaman […]

  • Aik Ketekok Menuju Desa Digital

    Aik Ketekok Menuju Desa Digital

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Belitung – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Desa Aik Ketekok memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pelopor Desa Digital di Kabupaten Belitung. Desa digital bukan hanya tentang tersedianya internet, tetapi tentang bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pendidikan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat. Bayangkan setiap dusun di Aik Ketekok terhubung dengan […]

  • Cekcok Warga di Lingga Berujung Pidana, Absennya Mediasi Desa Tuai Sorotan Warga!

    Cekcok Warga di Lingga Berujung Pidana, Absennya Mediasi Desa Tuai Sorotan Warga!

    • 0Komentar

    Perkara cekcok antarwarga di Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, berujung pada proses hukum yang menuai sorotan publik. Warga luas pun pertanyakan tidak ditempuhnya jalur mediasi di tingkat desa sebelum perkara itu dibawa ke ranah pidana. LINGGA, HITV — Disebutkan Saman, seorang warga setempat, ditetapkan sebagai tersangka setelah terlibat perselisihan dengan Ketua RW Sebong, Muzalifah. […]

expand_less