Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Peringati HPSN 2025, KLH dan Kemenag Kampanyekan Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • print Cetak

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) bersama Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah di Pesantren. Kegiatan ini digelar secara serentak disejumlah pondok pesantren dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025.

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA- Kegiatan yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama dan ceramah agama terkait pentingnya gaya hidup bersih dalam Islam, serta dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III, Jalan Raya Purwakarta-Bandung KM 06, Kampung Citapen RT 09 RW 03, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu 08 Maret 2025.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga dilakukan acara pengukuhan Kader Lingkungan Generasi Muda Kalangan Santri serta penyerahan bantuan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Agama Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Dr. Basnang Said S.Ag, M.Ag. Tampak hadir dalam agenda tersebut, jajaran Forkopimda Purwakarta, Bupati Purwakarta yang diwakili Sekda Norman Nugraha, Para Alim Ulama Purwakarta serta Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya mengatakan, selain di Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Pondok Pesantren Al Muhajirin, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Nur El Falah, Serang, Pondok Pesantren Eco Daarut Tauhid, Bandung Barat, Pondok Pesantren Assalam, Sukoharjo, Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Bantul, Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Probolinggo, Pondok Pesantren Islamic Center Al Hidayah, Kampar dan di Pondok Pesantren Darunnajah, Lampung Timur.

Menteri Hanif menyebut, Kementerian Lingkungan Hidup mencatat bahwa sampah nasional berjumlah sekitar 56,6 juta ton. Sementara pengelolaan sampah yang dilakukan sesuai dengan tata lingkungannya hanya mencapai 39 persen, sehingga ada sekitar 61 persen dari sampah yang sejumlah 56,6 juta ton itu tidak dikelola dengan baik.

“Sebagian ada yang ditimbun di tempat pemrosesan akhir sampah, sebagian lagi ditimbun di tempat-tempat lain di sepanjang jalan dan sungai, mungkin di sebagian pesantren-pesantren juga di sepanjang pinggir-pinggir laut. Tentu ini telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang luar biasa,” kata Hanif.

Terkait pentingnya pengelolaan sampah, Menteri Hanif mengingatkan kita semua dengan mengutip Al-Quran Surat Ar-Rum Ayat 41 yang berbunyi; Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. Melalui hal itu, Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.

Menurutnya, pengelolaan sampah di Indonesia saat ini menjadi permasalahan yang serius dan semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Indonesia. Hal ini menyebabkan dampak negatif berupa gangguan terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem mencakup pencemaran air dan tanah serta peningkatan resiko penyakit.

“Kurangnya kesadaran masyarakat, infrastruktur pengelolaan sampah yang masih belum memadai, dan kebijakan yang belum optimal merupakan beberapa faktor yang menjadi tantangan dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Indonesia,” ujarnya.

Guna mengatasi tantangan tersebut, lanjut Hanif, diperlukan strategi komprehensif dari hulu ke hilir yang melibatkan partisipasi aktif seluruh tingkat masyarakat, peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sampah, serta adopsi teknologi yang ramah lingkungan.

“Pengelolaan sampah berupa pemilahan dan mengolah sampah dari sumber merupakan kunci utama yang dapat mengurangi timbulan sampah yang diolah di TPA. Untuk itu, diperlukan implementasi kebijakan yang efektif dan kerja sama yang sinergis antar stakeholder dalam upaya mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Tentang Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Terkait Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Menteri Hanif mengatakan, bahwa peringatan ini juga sebagai pengingat adanya tragedi sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 lalu. Peringatan HPSN tahun 2025 bertepatan dengan 20 tahun tragedi Leuwigajah, dengan mengambil tema, Kolaborasi Untuk Indonesia Bersih, sebagai ajang peringatan dan pemaknaan yang mendalam terhadap pola pengelolaan sampah khususnya TPA di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan diselenggarakan melalui Bulan Peduli Sampah Nasional selama bulan Februari melalui ragam kegiatan peduli sampah tingkat nasional dan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan elemen masyarakat.

Fokus kegiatan dilakukan melalui upaya-upaya pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target pengelolaan sampah yang ditetapkan dalam, Delapan (Asta) Aksi Peduli Sampah Nasional Tahun 2025, yaitu pantai, gunung, mangrove, desa, pesantren, pasar, sekolah dan kampus.

Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

Pondok Pesantren merupakan sarana pembelajaran dan penajaman intelektual generasi penerus harus terus ditantang terkait inovasi pengelolaan sampah. Dukungan pesantren sangat diperlukan dalam rangka implementasi praktik pengelolaan sampah yang baik.

“Rangkaian kegiatan peringatan HPSN Tahun 2025 untuk Asta Pesantren mengusung tema Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah, sehingga pesantren diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” ungkap Hanif.

Kegiatan bersama pondok pesantren ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen dan peran aktif warga pesantren dan kelompok masyarakat sekitar pesantren dalam melaksanakan pengelolaan sampah dari sumbernya melalui gerakan memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Tujuannya adalah membangun budaya menghindari dan membatasi timbulan sampah di lingkungan pesantren, membangun budaya memilah dan mengolah sampah di lingkungan pesantren, membangun jiwa kewirausahaan sosial dalam pengelolaan sampah bagi para santri dan menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

(HI/Network)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: Redaksi HITV

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC Partai Gerindra Undur Diri Dari Koalisi Sukabumi Maju, Lutfi Achmad: Akan Ada Kejutan Paska Pengunduran!

    DPC Partai Gerindra Undur Diri Dari Koalisi Sukabumi Maju, Lutfi Achmad: Akan Ada Kejutan Paska Pengunduran!

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM|Sukabumi – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi, Lutfi Achmad mengatakan, bahwa pihaknya telah mengundurkan diri dari Koalisi Sukabumi Maju (KSM), dikarenakan sudah mendapat amanat dari DPP Partai Gerindra. Sebelumnya diketahui ada 6 Partai dalam Koalisi Sukabumi Maju yakni Gerindra, Golkar, Nasdem, PPP, PAN dan PDIP, yang akan mendeklarasikan pasangan bakal calon Walikota dan Wakil […]

  • Lapas Kelas IIB Tanjungpandan  Menggelar Event Betare Fest 2025, Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke-80

    Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Menggelar Event Betare Fest 2025, Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke-80

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BELITUNG INFO PAS – Event Betare Fest 2025 “Bersama Pemasyarakatan Bangkitkan Perekonomian” yang digelar Jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun kemerdekaan (HUT) RI secara resmi ditutup, Sabtu malam (23/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, Jajaran Lapas Tanjungpandan mendapat apresiasi khusus dari Komisi II DPRD Provinsi Babel dan Ketua DPRD Kabupaten […]

  • Belitung Bugar dan Segar 2025 Resmi Diluncurkan

    Belitung Bugar dan Segar 2025 Resmi Diluncurkan

    • 0Komentar

    Ajakan Hidup Sehat Lewat Senam Bersama di Pantai Tanjung Pendam, ditandai dengan ribuan langkah senada berpadu dalam semangat sehat di Pantai Tanjung Pendam, Tanjungpandan, pada Minggu pagi 13 April 2025. HITVBERITA.COM | Belitung– Program “Belitung Bugar dan Segar 2025” resmi diluncurkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung, ditandai dengan senam massal yang diikuti […]

  • LBH Jaringan Rakyat Santuni 500 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Buka Puasa Bersama di Jakarta Pusat

    LBH Jaringan Rakyat Santuni 500 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Buka Puasa Bersama di Jakarta Pusat

    • 0Komentar

    Penulis: Bainana Bahthy  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jaringan Rakyat (JARAK) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). JAKARTA, HITV— Kegiatan tersebut berlangsung di kantor LBH JARAK, Kompleks Purimas No. 32K, Jalan Batu Jajar, kawasan Hayam Wuruk, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir. Acara […]

  • Pemerintah Legalkan Praktik Aborsi, Bey Machmudin: Itu Bersyarat

    Pemerintah Legalkan Praktik Aborsi, Bey Machmudin: Itu Bersyarat

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM|Kota Bandung-  Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin buka suara soal aturan pemerintah yang melegalkan praktik aborsi. Menurutnya, aturan tersebut memiliki syarat, sehingga, masyarakat harus terlebih dahulu membaca syarat-syarat yang tertuang dalam aturan tersebut. “Itu ada syaratnya, harus dibaca dulu syaratnya itu apa,” kata Bey, kepada media di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, pada Kamis, […]

  • Aktivis Beni Sitepu Sindir Pejabat Pemkot Bogor soal Kehadiran di APEKSI 2025

    Aktivis Beni Sitepu Sindir Pejabat Pemkot Bogor soal Kehadiran di APEKSI 2025

    • 0Komentar

    BOGOR | HITV – Aktivis Kota Bogor, Beni Sitepu, mengkritik kehadiran sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bogor dalam kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 yang digelar di Paradise Hall Hotel, Lampung, pada 19–20 Desember 2025. Ia menilai kegiatan tersebut berpotensi menjadi pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurut Beni, partisipasi pejabat Pemkot Bogor […]

expand_less