Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Peringati HPSN 2025, KLH dan Kemenag Kampanyekan Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • print Cetak

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) bersama Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah di Pesantren. Kegiatan ini digelar secara serentak disejumlah pondok pesantren dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025.

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA- Kegiatan yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama dan ceramah agama terkait pentingnya gaya hidup bersih dalam Islam, serta dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III, Jalan Raya Purwakarta-Bandung KM 06, Kampung Citapen RT 09 RW 03, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu 08 Maret 2025.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga dilakukan acara pengukuhan Kader Lingkungan Generasi Muda Kalangan Santri serta penyerahan bantuan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Agama Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Dr. Basnang Said S.Ag, M.Ag. Tampak hadir dalam agenda tersebut, jajaran Forkopimda Purwakarta, Bupati Purwakarta yang diwakili Sekda Norman Nugraha, Para Alim Ulama Purwakarta serta Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya mengatakan, selain di Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Pondok Pesantren Al Muhajirin, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Nur El Falah, Serang, Pondok Pesantren Eco Daarut Tauhid, Bandung Barat, Pondok Pesantren Assalam, Sukoharjo, Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Bantul, Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Probolinggo, Pondok Pesantren Islamic Center Al Hidayah, Kampar dan di Pondok Pesantren Darunnajah, Lampung Timur.

Menteri Hanif menyebut, Kementerian Lingkungan Hidup mencatat bahwa sampah nasional berjumlah sekitar 56,6 juta ton. Sementara pengelolaan sampah yang dilakukan sesuai dengan tata lingkungannya hanya mencapai 39 persen, sehingga ada sekitar 61 persen dari sampah yang sejumlah 56,6 juta ton itu tidak dikelola dengan baik.

“Sebagian ada yang ditimbun di tempat pemrosesan akhir sampah, sebagian lagi ditimbun di tempat-tempat lain di sepanjang jalan dan sungai, mungkin di sebagian pesantren-pesantren juga di sepanjang pinggir-pinggir laut. Tentu ini telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang luar biasa,” kata Hanif.

Terkait pentingnya pengelolaan sampah, Menteri Hanif mengingatkan kita semua dengan mengutip Al-Quran Surat Ar-Rum Ayat 41 yang berbunyi; Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. Melalui hal itu, Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.

Menurutnya, pengelolaan sampah di Indonesia saat ini menjadi permasalahan yang serius dan semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Indonesia. Hal ini menyebabkan dampak negatif berupa gangguan terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem mencakup pencemaran air dan tanah serta peningkatan resiko penyakit.

“Kurangnya kesadaran masyarakat, infrastruktur pengelolaan sampah yang masih belum memadai, dan kebijakan yang belum optimal merupakan beberapa faktor yang menjadi tantangan dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Indonesia,” ujarnya.

Guna mengatasi tantangan tersebut, lanjut Hanif, diperlukan strategi komprehensif dari hulu ke hilir yang melibatkan partisipasi aktif seluruh tingkat masyarakat, peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sampah, serta adopsi teknologi yang ramah lingkungan.

“Pengelolaan sampah berupa pemilahan dan mengolah sampah dari sumber merupakan kunci utama yang dapat mengurangi timbulan sampah yang diolah di TPA. Untuk itu, diperlukan implementasi kebijakan yang efektif dan kerja sama yang sinergis antar stakeholder dalam upaya mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Tentang Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Terkait Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Menteri Hanif mengatakan, bahwa peringatan ini juga sebagai pengingat adanya tragedi sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 lalu. Peringatan HPSN tahun 2025 bertepatan dengan 20 tahun tragedi Leuwigajah, dengan mengambil tema, Kolaborasi Untuk Indonesia Bersih, sebagai ajang peringatan dan pemaknaan yang mendalam terhadap pola pengelolaan sampah khususnya TPA di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan diselenggarakan melalui Bulan Peduli Sampah Nasional selama bulan Februari melalui ragam kegiatan peduli sampah tingkat nasional dan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan elemen masyarakat.

Fokus kegiatan dilakukan melalui upaya-upaya pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target pengelolaan sampah yang ditetapkan dalam, Delapan (Asta) Aksi Peduli Sampah Nasional Tahun 2025, yaitu pantai, gunung, mangrove, desa, pesantren, pasar, sekolah dan kampus.

Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

Pondok Pesantren merupakan sarana pembelajaran dan penajaman intelektual generasi penerus harus terus ditantang terkait inovasi pengelolaan sampah. Dukungan pesantren sangat diperlukan dalam rangka implementasi praktik pengelolaan sampah yang baik.

“Rangkaian kegiatan peringatan HPSN Tahun 2025 untuk Asta Pesantren mengusung tema Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah, sehingga pesantren diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” ungkap Hanif.

Kegiatan bersama pondok pesantren ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen dan peran aktif warga pesantren dan kelompok masyarakat sekitar pesantren dalam melaksanakan pengelolaan sampah dari sumbernya melalui gerakan memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Tujuannya adalah membangun budaya menghindari dan membatasi timbulan sampah di lingkungan pesantren, membangun budaya memilah dan mengolah sampah di lingkungan pesantren, membangun jiwa kewirausahaan sosial dalam pengelolaan sampah bagi para santri dan menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

(HI/Network)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: Redaksi HITV

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • 320 Siswa SMPN 12 Arut Selatan Rutin Bersihkan Makam Sekip, Sampah Plastik Diubah Jadi Nilai Ekonomi

    320 Siswa SMPN 12 Arut Selatan Rutin Bersihkan Makam Sekip, Sampah Plastik Diubah Jadi Nilai Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup diajarkan melalui teori di dalam kelas. PANGKALAN BUN, HITV –  Di SMP Negeri 12 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, nilai tersebut ditanamkan melalui aksi nyata. Sebanyak 320 siswa secara bergiliran setiap bulan turun langsung membersihkan area publik Makam Sekip, Kelurahan Sidorejo, Pangkalan Bun. Kegiatan itu menjadi bagian dari Program SEHATI […]

  • Mobil Oleng di Karimun, Tabrak Motor hingga Terjun ke Laut, 1 Tewas

    Mobil Oleng di Karimun, Tabrak Motor hingga Terjun ke Laut, 1 Tewas

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    Kecelakaan maut terjadi di Jalan Coastal Area Teluk Air, kawasan Tugu MTQ, Kabupaten Karimun, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 06.15 WIB. KARIMUN | HITV – Satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah sebuah mobil menabrak sepeda motor dan beberapa kendaraan sebelum terjun ke laut. Korban meninggal dunia diketahui bernama Liana. Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka […]

  • Kedapatan Simpan Sabu 10,34 Gram, Pria Berusia 36 Tahun Diringkus Ditresnarkoba Polda Babel

    Kedapatan Simpan Sabu 10,34 Gram, Pria Berusia 36 Tahun Diringkus Ditresnarkoba Polda Babel

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM BABEL | Seorang pria berinisial DE warga Kelurahan Dul Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah berhasil diringkus Tim Subdit III Ditresnarkoba Polda Bangka Belitung, Minggu (14/7/24) sore. Pria berusia 36 tahun ini diamankan Tim Subdit III Diresnarkoba usai kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu. Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Jojo Sutarjo mengatakan pelaku […]

  • Ahli Waris Daam bin Nasairin: Walikota Jakarta Pusat, Diduga Lakukan Penyalahgunaan Kekuasaan!

    Ahli Waris Daam bin Nasairin: Walikota Jakarta Pusat, Diduga Lakukan Penyalahgunaan Kekuasaan!

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    Ahli waris Daam bin Nasairin mendatangi Gedung DPRD DKI Jakarta untuk menuntut hak ganti rugi lahan yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kedatangan mereka bukan untuk “mengemis,” melainkan untuk menuntut hak atas lahan yang telah digunakan untuk pembangunan fasilitas publik JAKARTA | HITV– Meskipun Ketua DPRD belum dapat menemui mereka karena sedang dalam […]

  • Empat Siswa Pindahan SMPN 12 Arsel Kobar Menebar Isyu Bullying

    Empat Siswa Pindahan SMPN 12 Arsel Kobar Menebar Isyu Bullying

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Arut Selatan, Eka Rubiyatun mengklarifikasi isyu adanya kegiatan bullying atas empat murid yang pindah ke SMPN 1 Arut Selatan. (Foto/Kisto/HiTv) Penulis: Kistolani Mangun Jaya Isu beredar mengenai empat siswa yang dikabarkan pindah sekolah akibat dugaan bullying di lingkungan sekolahnya, mendapat respon Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin […]

  • Temuan 10 Ton Kayu di Pesisir Desa Resang: Indikasi Pelanggaran Hukum, Pelaku Terancam Pidana Berat

    Temuan 10 Ton Kayu di Pesisir Desa Resang: Indikasi Pelanggaran Hukum, Pelaku Terancam Pidana Berat

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    Temuan tumpukan kayu dalam jumlah besar di pesisir Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, memunculkan dugaan kuat adanya pelanggaran hukum di sektor kehutanan. LINGGA, HITV — Dari hasil penelusuran awal di lapangan yang dilakukan oleh Tim Investigasi Gabungan Media pada Senin malam (27/4) sekitar pukul 21.14 WIB, di dapati adanya tumpukan kayu diperkirakan mencapai […]

expand_less