Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Kejati Sumsel Berhasil Amankan 20 Kades Hasil OTT di Lahat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • print Cetak

Sebanyak 20 kades dan ASN terjaring Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (Foto/Raffa/HITV)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Sebanyak 22 orang berhasil diamankan oleh Tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Camat Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, pada Kamis 24 Juni 2025. Dari 22 orang yang berhasil diamankan, 20 diantaranya Kepala Desa, seorang ASN kantor camat dan seorang Ketua Forum APDESI.

HITVBERITA.COM | Palembang – Dari informasi yang dihimpun, operasi ini dilakukan bukan tanpa alasan. Ada dugaan kuat telah terjadi pengumpulan dana dari para kepala desa yang dananya bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD). Ironisnya, dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan desa, justru diduga dialihkan kepada oknum-oknum yang mengatasnamakan aparat penegak hukum (APH).

“Operasi ini dilakukan atas perintah dan seizin Kepala Kejati Sumsel menyusul adanya indikasi dana desa yang diselewengkan untuk kepentingan non pemerintahan dan tidak sesuai prosedur,” ujar Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, kepada wartawan.

Ia juga menyebut, para kepala desa, ASN dan Ketua Forum APDESI yang terjaring langsung digelandang ke kantor Kejati Sumsel di Palembang, dan tiba pada Kamis malam sekira Pukul 21.00 WIB. “Proses pemeriksaan intensif pun langsung dilakukan oleh penyidik,” tegasnya.

Menurut informasi awal, lanjut dia, dana yang terkumpul disebut-sebut sebagai bentuk kewajiban dari para kepala desa. Padahal, jika benar berasal dari ADD, dana tersebut termasuk bagian dari keuangan negara, dan penggunaannya sudah diatur secara ketat melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembang).

Menurut Vanny, tindakan ini bukan hanya penindakan hukum, tetapi juga peringatan keras bagi desa-desa lain diwilayah Sumsel agar tidak sembarangan dalam menggunakan dana desa, apalagi untuk memenuhi permintaan yang mengatasnamakan institusi hukum.

“Kami mengimbau para kepala desa agar tidak takut menolak permintaan yang tidak sesuai aturan, apalagi yang mengatasnamakan APH. Segera minta pendampingan kepada Kejaksaan melalui Program Jaga Desa,” ucapnya.

Lanjut Vanny, penyidik Kejati Sumsel saat ini masih mendalami aliran dana, dan mencoba mengungkap sejauh mana praktik seperti ini telah berlangsung. Apakah ini baru pertama kali atau sudah menjadi pola yang sistematis. Penyidik akan menggali semuanya.

“Penyelidikan masih terus berjalan. Kami juga akan menelusuri apakah ada pihak lain yang terlibat, dan seberapa sering pola ini terjadi,” ungkapnya.

Operasi ini menjadi tamparan keras bagi tata kelola desa di Sumatera Selatan. Kasus ini menunjukkan potensi penyalahgunaan ADD masih tinggi jika tidak diawasi dengan baik. Kejaksaan Tinggi Sumsel juga memastikan akan terus memantau dan melakukan penindakan tegas apabila terjadi kasus serupa di daerah lain. (/*/*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Namarin Roundtable 2025: Bahas Kerja Sama Intensif di Laut China Selatan

    Namarin Roundtable 2025: Bahas Kerja Sama Intensif di Laut China Selatan

    • 0Komentar

    Penulis: Kalaus Naibaho Ketegangan di Laut China Selatan dinilai memasuki fase yang semakin militeristik dan transaksional. Di tengah bayang-bayang persaingan Amerika Serikat–China, negara-negara Asia Tenggara dituntut cermat menjaga kepentingan tanpa terseret menjadi korban tarik-menarik kepentingan dua kekuatan besar itu. HITVBERITA.COM | Jakarta — Pandangan tersebut mengemuka dalam Namarin Roundtable 2025 bertajuk “Strategic Considerations and Policy […]

  • Haidar Alwi Ingatkan Pentingnya Logam Tanah Jarang bagi Kedaulatan Ekonomi

    Haidar Alwi Ingatkan Pentingnya Logam Tanah Jarang bagi Kedaulatan Ekonomi

    • 0Komentar

    R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute. (Foto/Istimewa) Penulis: Exellent Quarta Metta Indonesia memiliki cadangan logam tanah jarang (rare earth elements/REE) yang dinilai bisa menjadi modal besar menuju kemandirian ekonomi nasional. Namun, potensi itu masih belum tergarap optimal. HITVBERITA.COM | Jakarta — Hal tersebut disampaikan oleh pendiri Haidar Alwi Care dan […]

  • Ribuan Lowongan Kerja Ditawarkan dalam Job Fair Purwakarta 2025

    Ribuan Lowongan Kerja Ditawarkan dalam Job Fair Purwakarta 2025

    • 0Komentar

    Ribuan calon tenaga kerja hadiri Job Fair 2025 Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali menggelar *Job Fair* sebagai bagian dari strategi menurunkan angka pengangguran yang masih berada di kisaran 7,34 persen. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Kegiatan yang berlangsung di Gedong Sigrong, Jalan Siliwangi, pada […]

  • Melalui Bahasa Isyarat, Komunitas Tunarungu Purwakarta Deklarasikan Dukungan Pada Paslon Zainal Arifin-Sona Maulida

    Melalui Bahasa Isyarat, Komunitas Tunarungu Purwakarta Deklarasikan Dukungan Pada Paslon Zainal Arifin-Sona Maulida

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta – Komunitas Tunarungu Purwakarta secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Zainal Arifin-Sona Maulida, yang maju di Pilkada 2024 dengan nomor urut 4, pada Rabu 2 Oktober 2024. Deklarasi ini unik dan spesial karena dilakukan dengan bahasa isyarat, memperlihatkan bagaimana komunitas difabel ini juga aktif terlibat dalam proses demokrasi. […]

  • Bupati Karimun Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

    Bupati Karimun Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

    • 0Komentar

    Raut bahagia terpancar dari wajah siswa SDN 003 Meral saat menerima seragam sekolah gratis yang diserahkan langsung oleh Bupati Karimun Ing Iskandarsyah HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyerahkan secara simbolis seragam sekolah gratis kepada pelajar SDN 003 Meral, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (30/10/2025). Penyerahan ini merupakan bagian dari […]

  • Indonesia Darurat Peredaran Obat Keras Daftar G Ilegal

    Indonesia Darurat Peredaran Obat Keras Daftar G Ilegal

    • 0Komentar

    Penulis: Tata Rusmanto Maraknya peredaran obat keras golongan daftar G seperti Tramadol dan Hexymer di berbagai wilayah Indonesia memunculkan kekhawatiran baru dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Fenomena ini mencuat hanya berselang beberapa hari setelah peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh setiap tanggal 26 Juni. HITVBERITA.COM | Jakarta – Temuan terbaru […]

expand_less