Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Gara Gara Tebang Pohon Sagu, Dua Orang Tewas Ditempat dan Satu Korban Lainnya Dilarikan ke RSUD Mentawai!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • print Cetak

Kolase Foto HITV: Peristiwa Berdarah Terjadi di Balai APB Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, pada Senin Malam, 7 Oktober 2024. (Foto/dok/ade)

HiTvBerita.COM | MENTAWAI – Telah terjadi peristiwa berdarah yang diperkirakan berlangsung pada Pukul 16.30 WIB, hari Senin malam, tanggal 7 Oktober 2024, di Dusun Buttui, Desa Madobag, kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Atas peristiwa tersebut, dua orang tewas langsung ditempat dan satu orang lainnya mengalami luka serius pada bagian lengan dan saat ini korban yang selamat dari tindak pembacokan tersebut, telah di evakuasi ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, guna mendapatkan pengobatan yang lebih memadai.

Ketiga korban mengalami luka berdarah sekujur tubuh, akibat terkena sabetan senjata tajam berupa parang yang dilakukan secara membabi-buta oleh Pelaku yang tiba-tiba datang ke lokasi tempat kejadian tersebut.

Diketahui bahwa tersangka pelaku adalah seorang lelaki dengan inisial BKS, umur 40 tahun, suku Mentawai, warga Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.

Sungguh miris atas peristiwa berdarah yang terjadi dan hingga menimbulkan dua korban nyawa melayang itu!??

Petistiwa pembacokan justru dilakukan disebuah ruang milik pemerintahan dusun setempat.

Tampak Korban tewas bersimbah darah tergeletak di ruang Balai APB Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. (dok/foto/ade)

DIMANA aksi pembacokan tersebut dilakukan di dalam ruang Balai Aksi Peduli Bangsa (APB) Dusun Buttui, yang semestinya tempat tersebut digunakan sebagai sarana untuk bermusyawarah untuk selesaikan bagi setiap persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat di Dusun Buttui.

Dari telusuran HiTVBerita.COM yang didapat dari berbagai sumber dilapangan, bahwa kronologis peristiwa berdarah yang terjadi di Balai APB Dusun Buttui itu, berawal dari akibat adanya penebangan Pohon Sagu milik Bakkat Kunen Salakirat (40).

Penebangan Pohon Sagu milik Bakkat Kunen Salakirat tersebut dilakukan oleh Saili Kunen Salakirat (18), Aman Obbut Kok Salakirat (76), dan Obbut Kok Salakirat (50).

Dan paska penebangan Pohon Sagu tersebut, sebenarnya telah ada kesepakatan akan dilakukan pembicaraan antara Bakkat Kunen Salakirat dengan pihak Saili Kunen Salakirat (18), Aman Obbut Kok Salakirat (76), dan Obbut Kok Salakirat (50).

Dan saat ketiganya tengah menunggu kedatangan Bakkat Kunen Salakirat di Balai APB Dusun Buttui tersebut, tiba-tiba Bakkat Kunen pun datang dan langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan senjata parang kearah tubuh ketiganya secara membabi-buta.

Dua orang korban pembacokan bernama
Aman Obbut Kok Salakirat (76), dan Obbut Kok Salakirat (50) pun langsung tewas ditempat.

Sementara Korban luka bacok lainnya bernama Saili Kunen Salakirat (18), kendatipun telah mengalami luka bacok serius dibagian lengan, namun dia berhasil kabur dari tempat kejadian guna menyelamatkan diri.

Seorang warga Dusun Buttui bernama Stepanus Bittlo mengaku sempat melihat Saili Kunen Salakirat (18) sekira Pukul 19.00 WIB berlari didepan rumahnya dari arah Balai APB Dusun Buttui menuju arah Matotonan.

Melihat kejadian yang tidak biasa itu, sekitar Pukul 20.30 WIB, Stepanus pun langsung memberitahukan kepada Paulus Titik Tasirikeru selaku kepala Dusun Buttui.

Selanjutnya informasi berantai pun dilakukan keduanya dengan cara menghubungi Kepala Desa Madobag Yohanes Tasirikeru dan juga pihak warga masyarakat setempat.

Mereka semua menunggu kedatangan pihak berwajib dan mengaku belum berani untuk mendekati area Balai APB Dusun Buttui, sebagai titik lokasi kejadian peristiwa maut itu terjadi.

Sekitar Pukul 21.14 WIB Kepala Desa Madobag Yohanes Tasirikeru berhasil
menghubungi Babinkamtibmas Brigadir Dedi Windra.

Dan selanjutnya informasi tersebut diteruskan Brigadir Dedi Wandra ke salah satu pimpinannya yakni kepada Waka Polsek Siberut Ipda Ali Asmardoni.

Mendapat laporan itu, langsung di respon oleh Waka Polsek Siberut, dengan sigap diapun menghubungi personil Polsek Siberut agar segara berkumpul untuk persiapan mendatangi TKP kejadian.

Sebanyak 12 orang personil sebagai Tim dari Polsek Siberut yang diterjunkan untuk mendatangi TKP .

Tim beranggotakan 12 personil itu dipimpin langsung oleh Waka Polsek Siberut, Ipda Ali Asmardoni didampingi Kanit Provos Bripka Dwin Putro Rio, Aipda Rhamadani Rosal, Bripka Boy Bendri, Bripka Kurnia S. Zebua, Bripka Dicky Linsu Putra, Brigadir Deno, Brigadir Yohanes Tri Darma, Briptu Eli Aki, Briptu Sukri, Briptu Reynal Hutagalung dan Briptu Parulian Aritonang.

Selain personil.dari Polsek Siberut yang diturunkan juga dibantu oleh 2 orang Personel dari Koramil 02 Siberut yaitu
Sertu Angga Prima dan Serda L. Hutagalung.

Langkah-langkah yang telah dilakukan: oleh Tim Personil dari Polsek Siberut yang juga dibantu Personel Koramil 02 Siberut itu, setelah melakukan olah TKP petugas pun mengumpulkan barang bukti, mencatat saksi-saksi, juga melakukan visum luar terhadap korban yang dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas Sarereket, dr. Shinta dan dibantu perawat Badri.

Sekira Pukul 22.00 WIB Korban luka bacok Saili Kunen Salakirat (18), yang pada saat itu berada di Puskesmas Sarereket, langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mendapatkan pengobatan yang lebih maksimal.

Saili Kunen Salakirat (18) Korban Luka Bacok Senjata Parang Saat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Sarereket. (dok/foto/ade).

KORBAN dievakuasi dengan menggunakan Transportasi Laut (Boat) dan didampingi langsung oleh ibunya beserta team medis.

Hingga berita ini dinaikan, keberadaan tersangka BKS (40) diduga kuat telah melarikan diri dari kediamannya di Dusun Buttui ketempat yang jauh dari perkampungan.

BKS (40) tersangka pelaku tindak pembacokan menggunakan senjata tajam jenis parang, hingga sebabkan 2 orang tewas dan 1 orang lainnya alami luka serius. (dok/foto/ade)

PENGEJARAN terhadap tersangka pun menjadi sulit terjangkau karena situasi malam hari dengan kondisi penerangan yang kurang memadai, yang menjadi sebab utama belum terjadi penangkapan terhadap tersangka BKS.

(HI/Network)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Karimun bersama Unsur Forkopimda dan Pengusaha Hiburan Malam, Deklarasikan Perangi Narkoba!

    Polres Karimun bersama Unsur Forkopimda dan Pengusaha Hiburan Malam, Deklarasikan Perangi Narkoba!

    • 0Komentar

    Empat pengelola tempat hiburan malam di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menyatakan komitmen untuk ikut mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan usaha mereka. KARIMUN, HITV — Komitmen tersebut dituangkan melalui deklarasi bersama yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan juga sejumlah unsur masyarakat. Deklarasi Bersama Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) […]

  • KAKI Minta Aparat Tegas Usut Dugaan Tambang Ilegal di Selat Belia

    KAKI Minta Aparat Tegas Usut Dugaan Tambang Ilegal di Selat Belia

    • 0Komentar

    Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) mendesak aparat penegak hukum untuk bersikap tegas menyikapi dugaan penambangan pasir laut yang dilakukan Koperasi Sekop Jaya di perairan Selat Belia, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. KARIMUN | HITV — Aktivitas tersebut menurut KAKI berpotensi melanggar hukum dan mencerminkan lemahnya pengawasan negara terhadap sektor pertambangan. Koordinator KAKI, Cecep Cahyana, […]

  • Repdem Bersama PAC dan Ranting PDIP, Deklarasi Dukung Budi Hermawan sebagai Bupati Purwakarta 2024-2029

    Repdem Bersama PAC dan Ranting PDIP, Deklarasi Dukung Budi Hermawan sebagai Bupati Purwakarta 2024-2029

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), bersama Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ranting PDI-P Purwakarta, sepakat mendukung Presiden RBH, Budi Hermawan untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Purwakarta, pada November 2024 untuk menjadi Bupati Purwakarta, periode 2024-2029. Hal tersebut disampaikan Iyus Wahyudi, selaku Ketua PAC PDIP Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Purwakarta, di Gelanggang Olah […]

  • Momen Akrab Kapolda Babel Bincang Dengan Babinsa Saat Cek TPS, “Anaknya Jadi Polisi, Bapaknya Tentara, Soliditaskan”

    Momen Akrab Kapolda Babel Bincang Dengan Babinsa Saat Cek TPS, “Anaknya Jadi Polisi, Bapaknya Tentara, Soliditaskan”

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Momen kedekatan dan kekeluargaan TNI-Polri terekam saat Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo melakukan pengecekan pentahapan pemungutan suara Pilkada 2024 di TPS 005 Kelurahan Kampung Dul Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah kemarin. Kapolda yang sempat singgah dirumah salah satu masyarakat, berjumpa dengan seorang Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sedang bertugas […]

  • Pertama di Era Kepemimpinan Pj Bupati Benni Irwan, Pemkab Purwakarta Gelar Mutasi

    Pertama di Era Kepemimpinan Pj Bupati Benni Irwan, Pemkab Purwakarta Gelar Mutasi

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM Purwakarta | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melaksanakan mutasi dan rotasi sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Purwakarta di Bale Maya Datar, Komplek Perkantoran Pemkab Purwakarta, pada Rabu, 3 Juli 2024. Pelaksanaan mutasi dan rotasi pejabat dilingkup Pemkab Purwakarta ini merupakan yang pertama kali terjadi di era kepemimpinan Benni Irwan selaku Penjabat Bupati Purwakarta. Pantauan di lapangan, […]

  • Korban Banjir Sumbar Tembus 226 Orang, Ratusan Masih Hilang

    Korban Banjir Sumbar Tembus 226 Orang, Ratusan Masih Hilang

    • 0Komentar

    Data terbaru Humas Polda Sumbar mencatat 226 korban meninggal dunia dan 213 orang masih hilang akibat banjir besar yang melanda wilayah Sumatera Barat. Padang | HITV – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat terus meninggalkan duka mendalam. Berdasarkan rilis terbaru Humas Polda Sumbar pada Kamis (5/12) pukul 20.00 WIB, jumlah korban meninggal […]

expand_less