Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Warga Geruduk Pabrik Semen di Karawang, Desak Pemprov Jabar Cabut Izin Tambang di Kawasan Karst!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
  • print Cetak

Aksi demonstrasi yang semula berlangsung tertib, akhirnya menjadi ricuh setelah pihak perusahaan menolak memberi tanggapan. (Dok/Foto/Raffa)

HITVBERITA.COM | Karawang— Ribuan Warga Dari Sejumlah Desa di Karawang Selatan Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Pabrik Semen PT Jui Shin Indonesia, Pada Kamis, 17 April 2025.

Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap aktivitas pertambangan batu kapur di kawasan Bentang Alam Karst Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru.

Sejak pagi, massa bergerak menuju lokasi pabrik yang disebut sebagai pengguna utama batu kapur hasil tambang. Aksi semula berlangsung tertib. Namun, suasana memanas ketika perwakilan perusahaan menolak memberikan tanggapan atas tuntutan warga. Massa kemudian membakar pos keamanan dan merusak sejumlah fasilitas di gerbang pabrik.

Pemicu utama aksi ini adalah terbitnya Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada PT Mas Putih Bangka Belitung pada Januari 2024. Warga menilai, aktivitas tambang di wilayah karst tersebut mengancam kelestarian lingkungan, khususnya sumber daya air yang menopang kehidupan mereka.

Aksi demonstrasi berujung ricuh setelah massa aksi membakar pos keamanan dan beberapa fasilitas di depan pabrik semen PT JSI. (Dok/Foto/Raffa)

“Kami tidak pernah dilibatkan. Tiba-tiba izin keluar, dan aktivitas tambang dimulai di wilayah yang menjadi sumber air kami,” ujar Ujang Nurali, koordinator aksi, di tengah unjuk rasa.

Menurut Ujang, penerbitan izin tersebut ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Ia menduga, rekomendasi izin berasal dari mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

Warga kini berharap pada Gubernur Jawa Barat yang baru, Dedi Mulyadi, untuk segera mencabut izin tambang tersebut. Dukungan juga datang dari Bupati Karawang Aep Saepulloh, yang telah mengirimkan surat resmi permohonan pembatalan izin ke Pemprov Jabar.

“Ini soal masa depan lingkungan kami. Kami akan terus berjuang,” tegas Ujang.

Kericuhan akhirnya berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian hingga sore hari. Namun, warga menyatakan bahwa aksi akan terus berlanjut hingga izin tambang di kawasan karst benar-benar dicabut. (**)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKMT Lubeg Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    BKMT Lubeg Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Kecamatan Lubuk Begalung kembali menggelar acara santunan untuk anak yatim. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Da’watul Muslimin, Kelurahan Lubeg, pada Jumat, 21 Maret 2025. HITVBERITA.COM | Padang – Acara yang diadakan dengan penuh rasa syukur ini bertujuan untuk meringankan beban hidup anak-anak yatim serta […]

  • Kapolres Lingga Tekankan Etika dan Profesionalisme Polri

    Kapolres Lingga Tekankan Etika dan Profesionalisme Polri

    • 0Komentar

    Menjaga etika dan profesionalisme menjadi perhatian utama Kapolres Lingga AKBP Dr. P.M. Nababan saat memberikan arahan kepada jajarannya HITVBERITA.COM | Lingga – Kapolres Lingga, AKBP Dr. P.M. Nababan, menegaskan pentingnya menjaga etika, disiplin, dan profesionalisme bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas di lapangan. Penegasan ini disampaikan saat memimpin apel pagi jam pimpinan di Lapangan […]

  • Book Party: Inisiatif Muda Sukabumi Untuk Meningkatkan Budaya Literasi

    Book Party: Inisiatif Muda Sukabumi Untuk Meningkatkan Budaya Literasi

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Sukabumi – Sebuah acara bertajuk Book Party, sukses digelar di Lantai 2 Masjid Al-Hidayah Ciaul Pasir Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada tanggal 27 Oktober 2024 kemarin. Kegiatan yang Mengusung tema “Muda Membaca 2024” tersebut, diinisiasi oleh Mahasiswa IPB yang berlokasi di Sukabumi. Hadir dalam Kesempatan tersebut, sesepuh Masjid Al-Hidayah Ciaul Pasir Kota Sukabumi […]

  • Warga Kelurahan Sukajaya Protes: Jalan Lingkungan Rusak Berat, Pemerintah Abaikan!

    Warga Kelurahan Sukajaya Protes: Jalan Lingkungan Rusak Berat, Pemerintah Abaikan!

    • 0Komentar

    Ratusan warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten, lontarkan protes atas kondisi jalan lingkungan yang rusak berat dan tidak mendapat perhatian pemerintah setempat. HITVBERITA.COM | KOTA SERANG – Sangat ironis jalan yang memiliki panjang sekitar 900 meter, namun kondisinya sangat memprihatinkan karena berlubang, berlumpur, dan dipenuhi sampah batok dan sabut kelapa tersebut, justru […]

  • AKBP Edwar Zulkarnain Resmi Menjabat Kapolres Karawang Polda Jawa Barat

    AKBP Edwar Zulkarnain Resmi Menjabat Kapolres Karawang Polda Jawa Barat

    • 0Komentar

    Purwakarta | Posisi tongkat komando Kapolres Karawang, Polda Jawa Barat akan segera berpindah tangan dari AKBP Wirdharto Hadicaksono kepada AKBP Edwar Zulkarnain. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi menunjuk AKBP Edwar Zulkarnaen menjadi Kapolres Karawang menggantikan AKBP Wirdhanto Hadicaksono. Mutasi Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnaen dan Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono tersebut tertuang […]

expand_less