Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Ratusan Warga Desa Panyindangan Gelar Aksi Desak Transparansi Pengelolaan Dana Desa!

Ratusan Warga Desa Panyindangan Gelar Aksi Desak Transparansi Pengelolaan Dana Desa!

  • account_circle
  • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

Ratusan warga Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta pada Rabu, 26 Maret 2025. Aksi ini digelar untuk menuntut transparansi dalam pengelolaan Dana Desa periode 2021-2024.

HITVBERITA.COM | Purwakarta– Aksi ini berawal dari gugatan hukum yang diajukan Kepala Desa Panyindangan beserta keluarganya terhadap empat warga desa dan seorang jurnalis media online. Gugatan tersebut menuntut ganti rugi sebesar Rp 6 miliar di Pengadilan Negeri Purwakarta.

Gugatan ini muncul setelah empat warga Desa Panyindangan melaporkan dugaan penyalahgunaan dana desa ke Polres Purwakarta. Warga yang tergugat merasa langkah mereka untuk meminta kejelasan terkait penggunaan anggaran justru dibalas dengan ancaman hukum.

“Kami hanya ingin transparansi dalam pengelolaan anggaran desa. Namun yang terjadi, kami malah digugat dengan tuntutan miliaran rupiah,” ujar H. Ahmad, salah satu warga yang digugat.

Menurut H. Ahmad, pengelolaan dana desa di Panyindangan selama beberapa tahun terakhir dinilai tidak transparan. Beberapa program pembangunan desa tidak memiliki laporan pertanggungjawaban yang jelas.

“Kami hanya ingin tahu bagaimana dana desa dikelola. Sebagai warga, kami berhak mendapatkan informasi ini, karena ini menyangkut kepentingan bersama,” tegasnya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan penggunaan dana BUMDes dan anggaran ketahanan pangan yang menurut mereka belum memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, terpantau aksi unjuk rasa yang digelar ratusan warga Desa Panyindangan berlangsung damai. (Dok/Foto/Raffa)

Usai menggelar aksi di Pengadilan Negeri Purwakarta, massa bergerak menuju Kejaksaan Negeri Purwakarta dan Kantor Pemerintahan Kabupaten Purwakarta. Mereka mendesak aparat hukum dan pemerintah daerah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana desa.

“Kami berharap pemerintah daerah dan aparat hukum segera mengambil tindakan tegas untuk menindaklanjuti laporan kami. Ini bukan soal kepentingan pribadi, melainkan untuk kesejahteraan seluruh warga desa,” ujar mereka dengan tegas.

Hingga berita ini dirilis, Kepala Desa Panyindangan, Pengadilan Negeri Purwakarta, Kejaksaan Negeri Purwakarta, dan Pemerintah Daerah Purwakarta belum berikan tanggapan resmi terkait tuntutan warga. (**)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Pandang Belakang 2: Aku Tahu Asal Usulmu 2025 Classic Mo𝚟ie To𝚛rent

    Jangan Pandang Belakang 2: Aku Tahu Asal Usulmu 2025 Classic Mo𝚟ie To𝚛rent

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ➡ MAGNET LINK HERE Ne regardez pas en arrière 2: Je connais votre origine: réalisé par Mohd Pierre Andre. Avec Emma Maembong, Iedil Dzuhrie Alaudin, Cat Farish, Safidzuddin Fazil. Le film raconte l’histoire du Saka de longue date de l’Opah à la recherche d’une nouvelle victime pour se lier. Cependant, il y a des obstacles […]

  • Warga Singkep Gelisah, Rekomendasi Perkebunan Sawit PT SPP Tuai Sorotan

    Warga Singkep Gelisah, Rekomendasi Perkebunan Sawit PT SPP Tuai Sorotan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Rencana pemberian rekomendasi pengelolaan lahan seluas 23.000 hektar kepada PT SPP di Pulau Singkep, Kabupaten Lingga, memantik keresahan masyarakat. Tanpa sosialisasi yang memadai, langkah ini dinilai mengabaikan aspirasi warga yang akan terdampak lang. HITVBERITA.COM | Lingga — Kabar mengenai terbitnya rekomendasi bagi perusahaan sawit tersebut mencuat awal Oktober 2025. Padahal, di masa […]

  • Berkah Ramadhan, Kakanwil Herman Sawiran Beserta Jajaran Bagikan Takjil ke Masyarakat Sekitar

    Berkah Ramadhan, Kakanwil Herman Sawiran Beserta Jajaran Bagikan Takjil ke Masyarakat Sekitar

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Pangkalpinang – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Herman Sawiran bersama seluruh jajaran pegawai Kanwil Ditjenpas Kep. Babel menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang lewat, Rabu (19/03). Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan […]

  • Pemkab Purwakarta Gelar Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Dilingkup Instansi Pemerintah pada Ratusan PPPK

    Pemkab Purwakarta Gelar Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Dilingkup Instansi Pemerintah pada Ratusan PPPK

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 39
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta, Jawa Barat menyelenggarakan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika pada instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Purwakarta, pada Jumat 25 Oktober 2024. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha memberikan materi terkait pengenalan lingkungan pemerintahan kepada ratusan PPPK yang digelar di […]

  • Dari Godong ke Jakarta

    Dari Godong ke Jakarta

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    “Bos Gembel”, perantau yang sukses bangun kerajaan vulkanisir Ban Oleh: AYS Prayogie Siang itu, suasana bengkel vulkanisir ban di Jalan Brigif, Jagakarsa, Depok, tampak riuh. Beberapa pekerja sibuk menata ban yang baru selesai diproses. Di sudut lain, seorang pria berkaus sederhana menyambut tamu dengan senyum lebar. Dialah “Bos Gembel”, panggilan akrab yang justru menjadi merek […]

expand_less