Minggu, 16 Agu 2026
light_mode

Semarak HUT Ke-81 RI, Lomba Makan Kerupuk Balita di Tulehu Jadi Hiburan Warga

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di berbagai penjuru Tanah Air. Dari pusat kota hingga pelosok desa, masyarakat dari berbagai elemen bangsa menyambut momentum kemerdekaan dengan penuh antusias melalui beragam kegiatan yang sederhana, tetapi sarat makna.

MALUKU TENGAH, HITV Kemeriahan itu tidak hanya berlangsung dalam kegiatan berskala besar. Di lingkungan masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga desa dan kelurahan, warga turut menghidupkan suasana kemerdekaan dengan berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan peserta yang diikuti oleh orang dewasa, anak-anak remaja, hingga anak-anak balita.

“Salah satu kemeriahan tersebut terlihat di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Di tengah kesederhanaan pelaksanaan kegiatan, lomba makan kerupuk tingkat balita justru mampu menghadirkan suasana penuh tawa dan keceriaan bagi warga yang menyaksikannya.

LOMBA yang diikuti anak-anak berusia di bawah lima tahun itu menjadi salah satu momen yang paling menghibur. Tingkah polos para peserta saat berusaha menghabiskan kerupuk yang digantung membuat warga yang hadir tak kuasa menahan tawa.

Salah satu peserta bernama Samudra yang masih berusia sekitar 2,5 tahun, bahkan sukses mencuri perhatian. Sebelum perlombaan dimulai, para peserta telah diberikan petunjuk bahwa kedua tangan harus diletakkan di belakang punggung dan tidak boleh digunakan untuk membantu mengambil kerupuk.

Namun, namanya juga balita.

Begitu perlombaan dimulai, Samudera tampaknya memiliki strategi sendiri. Alih-alih mengikuti aturan dengan kedua tangan tetap di belakang, ia justru spontan mengangkat kedua tangannya dan memegang kerupuk yang tergantung di hadapannya.

Aksi polos tersebut sontak mengundang gelak tawa warga. Tidak sedikit penonton yang bersorak sambil tertawa melihat tingkah Samudra yang tampak serius berusaha memenangkan perlombaan dengan caranya sendiri.

Momen sederhana itu menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Tidak ada ketegangan, tidak ada tuntutan untuk menang, yang ada hanyalah kegembiraan melihat anak-anak kecil menikmati suasana perayaan kemerdekaan.

Bagi warga, lomba tersebut bukan sekadar permainan untuk memperebutkan hadiah. Di balik kesederhanaannya, kegiatan itu menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI sekaligus membangun kebersamaan antar warga.

Menanamkan Makna Kemerdekaan Sejak Dini

PERAYAAN HUT ke-81 Kemerdekaan RI memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar kemeriahan perlombaan. Momentum ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Bagi anak-anak, khususnya mereka yang masih berusia balita, perayaan semacam ini merupakan pengalaman berharga. Meskipun belum sepenuhnya memahami sejarah perjuangan bangsa, mereka mulai diperkenalkan dengan suasana perayaan kemerdekaan, kebersamaan, persaudaraan dan kegembiraan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.

Keceriaan yang mereka rasakan hari ini diharapkan menjadi kenangan yang melekat hingga mereka tumbuh dewasa. Dari lomba sederhana di lingkungan tempat tinggal, anak-anak belajar bahwa kemerdekaan juga dirayakan dengan kebersamaan, saling menghargai dan berbagi kebahagiaan.

Suasana seperti yang terjadi di Desa Tulehu menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak selalu membutuhkan kegiatan besar dan biaya mahal. Dengan kreativitas dan gotong royong warga, kegiatan sederhana pun mampu menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang.

Lomba makan kerupuk para balita akhirnya bukan hanya menjadi tontonan lucu, tetapi juga menjadi gambaran kecil bagaimana semangat kemerdekaan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, tradisi perlombaan 17 Agustus tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Tawa anak-anak, sorak warga dan kebersamaan di lingkungan RT/RW menjadi warna yang memperkaya perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari desa hingga kota, dari anak-anak hingga orang dewasa, semuanya mengambil bagian dalam merayakan kemerdekaan dengan caranya masing-masing.

Merdeka bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang menanamkan semangat persatuan, kebersamaan dan cinta Tanah Air kepada generasi penerus bangsa. (\•/)

Editor: Prayogie
Sumber: HITV Maluku Tengah

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Supadria Nahkodai PKTD Karimun, Siap Hidupkan Kembali Organisasi dan Perkuat Kolaborasi dengan Pemda

    Supadria Nahkodai PKTD Karimun, Siap Hidupkan Kembali Organisasi dan Perkuat Kolaborasi dengan Pemda

    • 0Komentar

    Persatuan Keluarga Tanah Datar (PKTD) Kabupaten Karimun resmi memiliki kepengurusan baru. Drs. H. Supadria, M.Si. dikukuhkan sebagai Ketua PKTD periode 2026–2029 dalam acara pelantikan yang berlangsung di Gedung PKSB, Jalan Pendidikan, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (13/7/2026) malam. KARIMUN, HITV – Prosesi pelantikan dihadiri Datuak Rajo Marah Nurdin Basirun, Sekretaris Dewan Penasehat PKSB […]

  • Pj. Bupati Garut Barnas Adjidin: Kemerdekaan Diraih Berkat Jasa Pengorbanan Para Pahlawan!

    Pj. Bupati Garut Barnas Adjidin: Kemerdekaan Diraih Berkat Jasa Pengorbanan Para Pahlawan!

    • 0Komentar

    Kolase Foto ; Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin berikan sambutan saat di acara silaturahmi bersama Legiun Veteran Republik Indonesia. (dok/foto/A3) HiTvBerita.COM | GARUT – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menggelar khusus acara silaturahmi bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Garut yang disrlenggarakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, pada Sabtu (17/8/2024). Acara itu […]

  • Pemkab Bogor Gelontorkan Rp118,3 Miliar untuk THR ASN dan PPPK, Kasus OTT Cilacap Jadi Pengingat Keras

    Pemkab Bogor Gelontorkan Rp118,3 Miliar untuk THR ASN dan PPPK, Kasus OTT Cilacap Jadi Pengingat Keras

    • 0Komentar

      Ketua BPI KPNPA Bogor Raya, Rizwan, menilai kasus yang menjerat kepala daerah di Cilacap harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemimpin daerah, termasuk di Kabupaten Bogor.  BOGOR, HITV— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp118,3 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi sekitar 25.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah […]

  • RT/RW Desa Bintan Buyu Keluhkan Insentif Tertunggak, Ismeth Abdullah: “Ini Tidak Boleh”

    RT/RW Desa Bintan Buyu Keluhkan Insentif Tertunggak, Ismeth Abdullah: “Ini Tidak Boleh”

    • 0Komentar

    Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, menyoroti belum dibayarnya insentif RT/RW di Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, selama tiga bulan terakhir. BINTAN, HITV—Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau itu menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak perangkat lingkungan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Ismeth […]

  • Operasi Patuh Menumbing 2025, Ditlantas Polda Babel Catat 2 Pelanggaran Ini Mendominasi

    Operasi Patuh Menumbing 2025, Ditlantas Polda Babel Catat 2 Pelanggaran Ini Mendominasi

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung masih menemukan banyaknya pelanggar lalu lintas dalam Operasi Patuh Menumbing 2025 yang sedang berlangsung. Tercatat, ada dua pelanggaran yang mendominasi baik yang dilakukan pengendara roda dua maupun roda empat. Dir Lantas Polda Babel Kombes Pol Drs. Pringadhi Supardjan mengatakan selama pelaksanaan Operasi Patuh di Babel ada dua pelanggaran […]

  • Wartawan Dilarang Ambil Gambar di Area TPA Cipayung Kota Depok, Ada Apa?

    Wartawan Dilarang Ambil Gambar di Area TPA Cipayung Kota Depok, Ada Apa?

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM DEPOK| warga masyarakat yang tinggal disekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang berada di Jl. Pertanian Cipayung Jaya No.50, Kelurahan Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, mengeluhkan terkait keberadaan tumpukan sampah yang menggunung. Tumpukan sampah yang dianggap sudah overload tersebut, ditenggarai dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar, karena berpotensi dapat timbulkan terjadinya longsor. Seorang […]

expand_less