Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Misteri Ketukan Pintu di Desa Kecila Warga Resah, Aparat Langsung Turun Tangan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

Penulis: R. Ahdiyat

Malam itu, Senin (22/9/2025), sekitar pukul 21.40 WIB, suasana Desa Kecila di Kecamatan Kemranjen mendadak berubah mencekam. Dari balik pintu-pintu rumah warga, terdengar ketukan keras yang tak kunjung jelas siapa pelakunya.

HITVBERITA.COM | Banyumas – Awalnya hanya satu dua rumah yang mengalami ketukan itu. Namun dalam hitungan menit, kabar menyebar ke seluruh kampung. Tak kurang dari 15 rumah di RT 01 RW 04 hingga RW 02 menjadi sasaran. “Ketukannya keras sekali. Pas saya buka pintu, tidak ada siapa pun,” ujar Catur Indra, salah seorang warga yang malam itu ikut berjaga.

DI RUMAH lain, Erik, warga RT 01/04, mengaku pintunya diketuk dua kali dengan jeda singkat. “Rasanya seperti ada orang yang berdiri di depan pintu, tapi begitu saya buka, kosong,” katanya.

Cerita serupa datang dari Nurjana, seorang ibu rumah tangga. Ia bahkan mengaku bukan pintu, melainkan jendela rumahnya yang digedor. “Suaranya keras, seperti dipukul batu,” ujarnya pelan.

Kejadian beruntun itu memantik kepanikan. Mas Pangantun, sesepuh kampung, segera bergerak mengumpulkan para pemuda. “Ada 11 rumah yang melapor malam itu. Kami langsung berjaga, khawatir ada hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Mas Pangantun, tokoh masyarakat sekaligus sesepuh RT 01/04, sebanyak 11 rumah di wilayahnya mengalami teror serupa pada pukul 21.43 WIB. (Dok/foto/Ahdiyat/Hitv)

‎DITENGAH keresahan, warga terpecah dalam menafsirkan sumber teror. Ada yang menduga ulah manusia iseng, ada pula yang mengaitkannya dengan hal-hal gaib. Bagi sebagian orang, ketukan tanpa wujud itu mengingatkan pada cerita lama tentang uji ilmu atau “gangguan” dari dunia lain.

Namun, bagi warga lain, teror itu justru dipandang sebagai ancaman nyata. “Kalau ini ulah orang, berarti ada maksud buruk. Karena itu kami harus waspada,” ujar Muhtar, warga setempat yang malam itu menghimpun laporan dari rumah ke rumah.

‎KERESAHAN warga akhirnya sampai ke pemerintah. Sehari setelah kejadian, Camat Kemranjen Ika Suprihatin bersama aparat kepolisian mendatangi lokasi. Mereka berusaha menenangkan warga, sekaligus meminta agar kejadian serupa segera dilaporkan.

‎“Keamanan lingkungan harus dijaga. Siskamling perlu dihidupkan kembali agar warga merasa tenang dan kondisi tetap kondusif,” ujar Ika.

Kadus Yunus menambahkan, perangkat desa kini lebih aktif memantau kondisi malam hari. “Kami tidak ingin isu berkembang liar. Semua harus ditangani dengan tenang,” katanya.

MESKI masih menyisakan tanda tanya, kehadiran aparat membuat warga sedikit lega. Namun rasa cemas tetap belum sepenuhnya hilang. “Kalau ada kejadian lagi, lapor cepat ke polisi. Jangan sampai masyarakat resah dan berpolemik,” tegas Catur Indra.

‎Di Desa Kecila, ketenangan malam belum sepenuhnya kembali. Warga masih terjaga lebih lama dari biasanya, sebagian berkelompok di pos ronda, sebagian memilih menyalakan lampu di teras rumah hingga dini hari. Misteri ketukan pintu itu masih belum terjawab. (/*/*/)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Bermotuba Gelar Kopdar Volume 4 di JIEPP, Pererat Silaturahmi Pecinta Mobil Tua

    Komunitas Bermotuba Gelar Kopdar Volume 4 di JIEPP, Pererat Silaturahmi Pecinta Mobil Tua

    • 1Komentar

    HITVBERITA.COM | Jakarta –  Komunitas Bermobil Tua Bahagia (Bermotuba) kembali menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) volume 4 di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antarpecinta mobil klasik dari berbagai daerah sekaligus mempererat rasa kebersamaan di antara para anggota. Ketua Umum Bermotuba, Muamar Khalid, menjelaskan bahwa komunitas ini resmi […]

  • KDM Janjikan 50 Unit Rumah Bagi Korban Bencana di Tapanuli Utara

    KDM Janjikan 50 Unit Rumah Bagi Korban Bencana di Tapanuli Utara

    • 0Komentar

    TAPUT | HITV – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi atau yang kerap disapa Bapak Aing, akan memberikan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) kepada Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, dalam lawatannya […]

  • Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan, Diminta Tidak Lakukan Mutasi dan Rotasi Pejabat Jelang Pilkada 2024

    Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan, Diminta Tidak Lakukan Mutasi dan Rotasi Pejabat Jelang Pilkada 2024

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta – Menjelang perhelatan pesta demokrasi Pilkada serentak 2024 yang tidak lama lagi akan digelar, Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan untuk menunda pelaksanaan mutasi, rotasi pejabat dilingkup Pemkab Purwakarta. Untuk diketahui, belum lama ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta telah melaksanakan uji kompetensi pejabat, salah satunya melakukan evaluasi kinerja pejabat […]

  • Kalimantan Tengah Sabet Anugerah Bakti Nusantara 2025: Pembangunan dari Desa, Dorong Ekonomi Hijau

    Kalimantan Tengah Sabet Anugerah Bakti Nusantara 2025: Pembangunan dari Desa, Dorong Ekonomi Hijau

    • 0Komentar

    Kalimantan Tengah menutup akhir tahun dengan catatan manis. Pemerintah provinsi itu meraih penghargaan Anugerah Bakti Nusantara (ABN) 2025 untuk kategori Pembangunan Daerah Provinsi, sebuah pengakuan nasional atas kinerja pembangunan yang dinilai konsisten, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. PALANGKA RAYA | HITV — Penghargaan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Sunarti, mewakili […]

  • Pelantikan di Tengah Sawah: Menanam Kepemimpinan, Menuai Harapan!

    Pelantikan di Tengah Sawah: Menanam Kepemimpinan, Menuai Harapan!

    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie MENTARI belum terlalu tinggi ketika langkah-langkah kaki mulai menapaki pematang sawah di Kampung Parakanceuri, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Jumat (4/7/2025) pagi itu. Bukan petani yang membawa cangkul atau benih. Mereka adalah para pejabat, lengkap dengan setelan jas, menuju tempat pelantikan yang tak lazim: di tengah hamparan sawah. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, […]

  • Menanam Harapan di Hari Konservasi Alam Nasional

    Menanam Harapan di Hari Konservasi Alam Nasional

    • 0Komentar

    Pagi itu, udara di Pangkalan Bun Park terasa lebih segar dari biasanya. Di antara rindang pepohonan dan riuh warga yang mengikuti car free day, sekelompok anak muda memeluk bibit pohon durian, rambutan, hingga mentawa dengan hati-hati. Bibit-bibit itu, mungil namun penuh janji, dibagikan secara cuma-cuma pada Minggu (10/8/2025) untuk menandai puncak peringatan Hari Konservasi Alam […]

expand_less