Staf Ahli Gubernur Buka Launching Implementasi Program Asuransi Usaha Tani Padi 2025
- account_circle Kistolani Mangun Jaya
- calendar_month Senin, 24 Nov 2025
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Provinsi Kalteng mulai mengimplementasikan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk tahun 2025.
HITVBERITA.COM | Palangka Raya – Peluncuran program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) itu, berlangsung di Aula Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (24/11/2025), dan dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, yang hadir mewakili Gubernur Agustiar Sabran.
Program ini diselenggarakan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian serta didukung oleh dinas pertanian di tingkat provinsi dan kabupaten dan kota.
AUTP dirancang untuk memberikan perlindungan finansial bagi petani yang menghadapi risiko gagal panen akibat bencana alam seperti banjir dan kekeringan, maupun serangan organisme pengganggu tanaman.

Darliansjah menyebut bahwa hadirnya AUTP tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mendorong peningkatan literasi dan inklusi asuransi di masyarakat. (Foto/Kisto/Hitv)
Pengawas Asuransi Umum dan Reasuransi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Munnawar, dalam laporannya menjelaskan bahwa skema AUTP memungkinkan petani memperoleh ganti rugi yang dapat digunakan sebagai modal kerja pada musim tanam berikutnya.
“Asuransi ini diharapkan menjadi penyangga bagi petani untuk melanjutkan usaha taninya setelah mengalami kerugian produksi,” ujarnya.
Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan Darliansjah, ditegaskan bahwa pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi kepada OJK, PT Jasindo, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kalteng atas sinergi dalam menjalankan program strategis ini.
Ia pun menegaskan bahwa AUTP menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap proyek strategis nasional, khususnya penguatan sektor pertanian dan pangan.
Menurut Darliansjah, hadirnya AUTP tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mendorong peningkatan literasi dan inklusi asuransi di masyarakat.
“Dengan adanya program ini, kita berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan asuransi sehingga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dan kesejahteraan bersama,” katanya.
Kalimantan Tengah, yang menjadi salah satu lumbung pangan nasional, memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas pangan Indonesia.
Karena itu, ia menilai program ini sejalan selaras dengan agenda pembangunan nasional, terutama upaya membangun dari desa dan mempercepat pemerataan ekonomi melalui penguatan sektor pertanian.
“Semoga manfaat program ini dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Melalui AUTP, pemerintah berharap petani dapat berproduksi dengan lebih tenang, memiliki perlindungan yang memadai, dan mampu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi pertanian yang lebih tangguh serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kalimantan Tengah. (/*/*/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Kalteng
- Penulis: Kistolani Mangun Jaya
