Senin, 12 Okt 2026
dark_mode

TRAGISNYA NASIB “PENYERANG” PDIP: NOEL…

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • print Cetak

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer, Jurnalus, Analis Politik dan Aktivis ’98

Oleh: Saiful Huda Ems

BARU beberapa hari yang lalu, teman saya yang jadi Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker), Immanuel Ebenezer ini saya chat ke WA nya, dan saya bilang padanya:”Sejak jadi pejabat kok jadi sombong dan pelit gini?”. Dia tidak membalas chat saya, hingga dalam hati saya berkata:”Wah, biasanya teman yang begini tidak lama lagi akan masuk bui”.

Ternyata, tidak ada panas tidak pula ada hujan, tiba-tiba di hari ini tersiar berita di berbagai media tanah air:”Wamenaker Immanuel Ebenezer terkena OTT KPK !”. Sedangkan media yang lainnya memberi judul dalam pemberitaannya:”KPK sita puluhan kendaraan dari OTT KPK, Immanuel Ebenezer”.

Waowww…sungguh sama sekali saya tidak pernah menyangka, teman yang akrab disapa Noel ini, begitu kaya raya dan suka main palak perusahaan-perusahaan. Ya, pada hari Rabu (20/08/25) malam kemarin, Noel ternyata benar-benar telah terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK !.

Saya benar-benar tidak habis pikir, bagaimana bisa teman yang saya pikir terlihat sederhana penampilannya ini, ternyata mempunyai jiwa keserakahan yang luar biasa. Sudah digaji ratusan juta rupiah perbulan, namun masih juga menyalah gunakan kekuasaannya.

Terus terang saja, dahulu saya sempat membelanya ketika dia diserang habis-habisan oleh teman-teman sesama relawan Jokowi, karena saya anggap dia memiliki prinsip tersendiri, ketika dia membela Munarman. Meskipun saat itu saya kontra dengan Munarman, namun saya juga tidak keberatan jika Noel membela Munarman dengan argumentasinya yang kuat.

Namun ketika saya lihat Noel mulai suka berubah-ubah, tidak konsisten dengan pilihan politiknya sendiri, seperti dahulu dia mendukung Ganjar Pranowo namun kemudian tiba-tiba berbalik mendukung Prabowo-Gibran, saya mulai tau, bahwa dia hanyalah seorang “pemain”.

Bahkan lucunya, ketika Prabowo-Gibran menang dan belum mengumumkan siapa-siapa calon menteri-menterinya, Noel sempat menelpon ke saya dan mengajak saya melawan Prabowo, kalau saja Presiden terpilih (Prabowo) tidak menjadikan kami (Noel dan Saya) Menteri atau setidak-tidaknya Wamen.

Lucunya, ketika saya jawab:”Sampai detik ini saya tidak punya keinginan untuk menjadi Menteri, Wamen apalagi Komisaris. Saya lebih ingin fokus menyuarakan suara kebatinan rakyat marginal, dhuafa “. Tiba-tiba Noel berhenti menelpon saya dan dia bilang lagi ditelpon orang istana. Tak seberapa lama kemudian tersiar kabar, Noel menjadi Wamenaker.

Itulah karakter yang sesungguhnya dari Noel, plin plan, tak memiliki prinsip, mudah berubah-ubah dan berpolitik hanya sebagai alat untuk kepentingan pribadinya saja. Maka tak heran jika Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto pernah menyebutnya “Isuk kedele sore tempe”., ketika Noel tiba-tiba menyebrang dari pendukung Ganjar Pranowo menjadi pendukung Prabowo Subianto menjelang Pilpres 2024.

Bukannya Noel melakukan kontemplasi dan sadar diri, Noel malah bicara secara terbuka menyerang Hasto Kristoyanto dengan pernyataannya: “Kita enggak butuh pemimpin bermental korup, jangan sampai nanti pagi Masiku, siangnya Hasto.”

Lalu ketika proses hukum terhadap Hasto di PN Jakpus sama sekali tidak menemukan bukti, bahwa Hasto terlibat dalam kasus Harun Masiku, muka Noel mau disembunyikan kemana? Malu sendiri kan? Hasto sekarang bebas melalui amnesti yang diberikan oleh Presiden Prabowo, yang diklaim Noel sebagai bosnya sendiri. Namun sekarang Noel, justru yang malah menunggu masuk bui. Tragis sekali bukan?

Noel juga pernah membabi buta menyerang PDIP, bahwa PDIP sebagai partai besar seharusnya menyampaikan gagasan besar, bukan narasi ketakutan:

“Partai besar… pasti bicara tentang gagasan‑gagasan besar… tidak ambekan‑ambekan dan perasaan‑perasaan.”
Dia mengejek PDIP untuk lebih rasional, bukan emosional, agar suasana demokrasi menjadi lebih riang gembira.

Kenyataannya sekarang bagaimana? Meskipun Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dikriminalisasi melalui KPK, PDIP tetap tenang, tidak pernah mengobarkan perlawanan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran. Bahkan Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri, berkali-kali menginstruksikan semua kader-kadernya untuk mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto !.

Dalam suatu waktu, saat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan:” Jika Jokowi ingin bertemu Megawati, “harus” terlebih dulu menemui kader ranting, Noel juga menanggapi sinis:

“Katanya kita butuh sosok negarawan? Kok perilakunya seperti preman jalanan yang penuh dengan sinisme?”
Ia meminta PDIP untuk berhenti sinis dan memberi contoh positif, terutama di momen Idulfitri.

Pernyataan Noel yang semacam ini sangat memojokkan PDIP, seolah-olah PDIP itu bersikap seperti preman, padahal yang sebenarnya terjadi, Noel tidak mampu memahami suasana kebatinan kader-kader PDIP yang telah dikhianati oleh Jokowi, hingga PDIP seolah meminta pada Jokowi untuk insyaf dengan cara meminta maaf terlebih dahulu pada kader-kader PDIP mulai dari tingkat ranting.

Noel kini telah menghadapi persoalannya yang mencekam, tertangkap tangan KPK dan berdebar-debar menunggu status hukumnya, sebagai tersangka yang akan segera diumumkan. Setelah itu Noel akan menjalani proses persidangan yang panjang dan meletihkan, lalu masuk penjara yang gelap.

Noel bukan akan menjadi Tahanan Politik sebagaimana Hasto Kristiyanto yang dahulu sering diserangnya, namun Noel akan menjadi Tahanan Koruptor yang namanya akan tercoreng di lembaran sejarah, mantan Aktivis Mahasiswa masuk bui karena serakah dan korup ! Tragis !…(SHE)

21 Agustus 2025.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer, Jurnalus, Analis Politik dan Aktivis ’98

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnakertrans: Banyak Perusahaan di Purwakarta Abaikan SE Bupati, Ancam Pengangguran Lokal

    Disnakertrans: Banyak Perusahaan di Purwakarta Abaikan SE Bupati, Ancam Pengangguran Lokal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, Dani Abdurahman, menyatakan dari 680 perusahaan industri dan UMKM di wilayah Kabupaten Purwakarta, banyak perusahaan yang tidak mengindahkan Surat Edaran Bupati Purwakarta Nomor 100.3.4/222/Disnakertrans/2025 tentang Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Kerja di Kabupaten Purwakarta. Padahal SE tersebut mewajibkan perusahaan melaporkan lowongan kerja dan memprioritaskan tenaga kerja lokal. PURWAKARTA […]

  • Ditlantas Polda Babel Bagikan 100 Paket Takjil Berbuka Puasa, Sasar Jamaah Masjid Hingga Pengendara

    Ditlantas Polda Babel Bagikan 100 Paket Takjil Berbuka Puasa, Sasar Jamaah Masjid Hingga Pengendara

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Direktorat Lalu Lintas Polda Bangka Belitung menggelar kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Total ada sebanyak 100 paket takjil yang dibagikan ke masyarakat di depan Masjid Nurul Iman Kelurahan Bacang Kota Pangkalpinang, Selasa (4/3/25) sore. Direktur Lalu Lintas Polda Babel Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan kegiatan […]

  • Upacara HUT Ke-80 RI di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat

    Upacara HUT Ke-80 RI di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Sunang Sainudin Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara berlangsung khidmat di Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Minggu (17/8/2025). HITVBERITA.COM | Jakarta — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara tersebut, dipimpin Wakil Wali Kota Jakarta […]

  • Otto Hasibuan Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur

    Otto Hasibuan Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, melakukan peninjauan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur.Keterangan Dalam Foto: Athifa Nada, siswa Kelas IX SMPN 174 Jakarta Timur, sebagai salah satu Penerima MBG. (Dok/Foto/AR) HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dalam kunjungan pada dua lokasi […]

  • SMKN 1 Plered Tegaskan Dana BOS Transparan

    SMKN 1 Plered Tegaskan Dana BOS Transparan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Kepala sekolah bantah tuduhan arogan, dia klarifikasi bahwa  penggunaan Dana BOS sesuai juknis. HITVBERITA.COM | Purwakarta— Kepala SMKN 1 Plered, Kabupaten Purwakarta, Ajang Sarif Hidayat, memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyoroti dugaan ketidakberesan pengelolaan Dana BOS serta gaya kepemimpinannya yang dianggap arogan. Ajang menegaskan bahwa gaya bicaranya yang keras bukan bentuk […]

  • Kongres Wilayah I MIO DKI Jakarta: Momentum Meneguhkan Peran Media Independen

    Kongres Wilayah I MIO DKI Jakarta: Momentum Meneguhkan Peran Media Independen

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • 0Komentar

    Kongres Wilayah I MIO DKI Jakarta: Momentum Meneguhkan Peran Media Independen Penulis: Josep Minar Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi DKI Jakarta akan menggelar Kongres Wilayah I di Cisarua, Bogor, Rabu (17/9/2025). Forum ini bukan sekadar pemilihan ketua baru, tetapi juga wadah konsolidasi untuk memperkokoh peran media independen di era digital. HITVBERITA.COM |  Jakarta – […]

expand_less