UKW Angkatan ke-20 Ditutup, MIO: Kompetensi Penting, Integritas Harga Mati
- account_circle Erwin Lubis
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Penutupan UKW Angkatan ke-20 LUKW UMJ–MIO Indonesia di Gedung FISIP UMJ, Tangerang Selatan, Minggu (13/9/2026). Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie menegaskan, kompetensi, etika, dan integritas adalah fondasi wartawan dalam menjaga kepercayaan publik. (Dok/HITV)
LUKW UMJ: UKW Bukan Tujuan Akhir
Direktur LUKW UMJ, Dr. Tria Patrianti, M.I.Kom, mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian pengujian selama dua hari dan menyelesaikan berbagai materi yang diberikan.
Menurut Tria, proses UKW dirancang bukan hanya untuk mengukur kemampuan peserta menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga melihat bagaimana seorang wartawan menjalankan profesinya secara disiplin dan beretika.
Aspek etika, kedisiplinan, kemampuan teknis atau skill, serta kecakapan menyelesaikan materi yang diujikan menjadi bagian dari proses penilaian para penguji.
Karena itu, Tria mengingatkan peserta agar tidak menempatkan sertifikat sebagai tujuan akhir.
“Yang penting bukan hanya mendapatkan sertifikat, tetapi bagaimana kompetensi yang diperoleh dalam proses ini dapat diterapkan dalam kerja jurnalistik secara profesional,” ujarnya.
Ia berharap proses UKW menjadi momentum bagi wartawan untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperkuat kemampuan menghadapi dinamika dunia jurnalistik yang terus berkembang.
- Penulis: Erwin Lubis





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.