10 Tewas, 5 Diduga Masih Tertimbun Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, bencana terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. (Dok/Foto/Raffa)
Reporter: Raffa Christ Manalu
Bencana longsor terjadi di kawasan tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). Sedikitnya 10 orang dipastikan tewas, dan lima lainnya diduga masih tertimbun material longsor. Enam orang mengalami luka-luka.
HITVBERITA.COM | Cirebon — Hingga Jumat malam berita ini dinaikan, delapan jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim pencarian dan pertolongan gabungan. Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi. Proses evakuasi sempat dihentikan sementara pukul 17.00 WIB karena keterbatasan penerangan dan kekhawatiran akan longsor susulan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, bencana terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Longsor menghantam enam unit truk dan tiga ekskavator yang tengah beroperasi di area tambang tersebut.
”Tim SAR saat ini memfokuskan pencarian di sekitar kendaraan-kendaraan berat yang tertimbun. Empat alat berat telah dikerahkan mengingat karakter material longsoran didominasi batuan besar,” ujar Abdul.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cerah membantu proses pencarian. Namun, BNPB tetap mengingatkan seluruh personel gabungan untuk waspada terhadap potensi longsor susulan. “Jika hujan turun lebih dari satu jam, evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman sangat disarankan,” kata Abdul.
Seluruh korban luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Hurip, Cirebon, untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pencarian korban yang diduga masih tertimbun akan dilanjutkan Sabtu pagi, dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keamanan personel di lapangan.
Kawasan Gunung Kuda bukan kali ini saja dilanda bencana longsor. Pada 2014, kejadian serupa terjadi di area tambang yang letaknya tidak jauh dari lokasi longsor kali ini. Dugaan awal, aktivitas penambangan yang masif dan minim pengawasan menjadi faktor pemicu rawannya bencana di kawasan tersebut.
BNPB mengimbau pihak terkait untuk mengevaluasi ulang aktivitas penambangan di wilayah rawan longsor tersebut. Penegakan regulasi dan aspek keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (**)
- Penulis: Redaksi

Kawasan Gunung Kuda bukan kali ini saja dilanda bencana longsor. Pada 2014, kejadian serupa terjadi di area tambang yang letaknya tidak jauh dari lokasi longsor kali ini. Dugaan awal, aktivitas penambangan yang masif dan minim pengawasan menjadi faktor pemicu rawannya bencana di kawasan tersebut.
Saat ini belum ada komentar