Kamis, 5 Nov 2026
dark_mode

  • account_circle Budiman Manik
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

Langkah Kejagung mengamankan Kajari Serdang Bedagai, Amriyata, dan Kasipidsus Aguinaldo Marbun pada Jumat (5/6/2026), memicu respons dari PBH PERADI Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi.

SEI RAMPAH, HITV – Melalui siaran pers yang diterbitkan Minggu (7/6/2026), organisasi bantuan hukum tersebut menyampaikan lima tuntutan kepada Kejaksaan Agung. Intinya, mereka meminta proses pemeriksaan dilakukan secara transparan, tuntas, dan tidak berhenti pada pengamanan semata.

Ketua PBH PERADI Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi, Dedi Suheri, menilai langkah Kejaksaan Agung mengamankan dua pejabat Kejari Serdang Bedagai patut diapresiasi sebagai bentuk pengawasan internal terhadap aparat penegak hukum.

Menurut dia, tindakan tersebut menunjukkan bahwa institusi kejaksaan memiliki mekanisme pengawasan yang mampu bekerja secara objektif, termasuk terhadap aparatnya sendiri apabila diduga melakukan pelanggaran.

Namun, PBH PERADI menegaskan bahwa proses tersebut tidak boleh berhenti pada tahap pemeriksaan internal. Mereka mendesak Kejaksaan Agung untuk membuka hasil pemeriksaan kepada publik melalui konferensi pers resmi serta mempublikasikannya di kanal informasi resmi lembaga.

“Tanpa transparansi, pengamanan ini berisiko hanya menjadi simbolisme dan tidak memberikan efek jera yang nyata,” tulis PBH PERADI dalam pernyataannya.

Selain itu, organisasi tersebut juga meminta agar kasus yang sedang ditangani dijadikan bahan pembelajaran integritas bagi seluruh jaksa di Indonesia.

Minta Audit Seluruh Perkara

Tuntutan berikutnya menyasar penanganan perkara selama kepemimpinan Amriyata dan Aguinaldo Marbun di Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai.

PBH PERADI meminta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) dan Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM-Was) melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh berkas perkara korupsi maupun laporan pengaduan masyarakat yang masuk selama keduanya menjabat.

Mereka juga meminta pejabat pelaksana tugas (Plt) Kajari yang baru membuka kembali laporan-laporan masyarakat yang dinilai mangkrak serta menyampaikan hasil evaluasinya kepada publik dalam waktu 30 hari.

Menurut PBH PERADI, langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada perkara yang terhambat atau berhenti tanpa alasan yang jelas.

Soroti Kasus Pelaku UMKM

Dalam pernyataan yang sama, PBH PERADI turut menyoroti perkara yang menjerat Selamet, seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang produksi opak ubi.

Mereka menilai Selamet menjadi korban penegakan hukum yang tidak dilakukan secara menyeluruh atau selective prosecution. Alasannya, Selamet tetap diproses secara hukum hingga putusan berkekuatan hukum tetap meskipun disebut telah melunasi kewajiban kreditnya kepada Bank Sumut Cabang Sei Rampah sebesar Rp725,5 juta.

PBH PERADI mempertanyakan mengapa pihak lain yang dianggap memiliki keterkaitan dalam proses kredit tersebut tidak ikut diperiksa.

Pihak-pihak yang dimaksud antara lain notaris atau PPAT yang menerbitkan dokumen terkait kredit, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang melakukan penilaian agunan, serta pejabat direksi dan komite kredit Bank Sumut di tingkat pusat.

Atas dasar itu, mereka meminta Kejaksaan Agung melakukan eksaminasi independen terhadap proses penyidikan dan penuntutan perkara Selamet.

Selain itu, mereka juga mendesak diterbitkannya surat perintah penyelidikan baru terhadap pihak-pihak lain yang dinilai memiliki peran dalam proses kredit tersebut.

PBH PERADI bahkan menyatakan dukungan terhadap upaya Peninjauan Kembali (PK) yang sedang ditempuh Selamet di Mahkamah Agung.

Dorong Proses Pidana Jika Terbukti

Pada poin terakhir, PBH PERADI meminta agar proses hukum terhadap Amriyata dan Aguinaldo Marbun dilakukan secara tegas apabila dugaan pelanggaran yang sedang diperiksa terbukti.

Mereka menilai sanksi disiplin semata tidak cukup apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana korupsi.

Dalam tuntutannya, PBH PERADI meminta kedua pejabat tersebut diproses berdasarkan ketentuan pidana korupsi yang relevan, dicopot secara permanen dari jabatan, serta tidak sekadar dipindahkan melalui mekanisme mutasi.

Mereka juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap tanggung jawab atasan langsung di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Selain itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta dilibatkan untuk menelusuri kemungkinan aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut, sekaligus memastikan perlindungan terhadap saksi maupun pihak yang memberikan informasi.

PBH PERADI mengingatkan komitmen Jaksa Agung ST Burhanuddin yang selama ini menegaskan bahwa jaksa yang melakukan pelanggaran akan ditindak.

Mereka menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke Komisi Kejaksaan RI, Komisi III DPR RI, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) apabila proses penanganannya tidak dilakukan secara terbuka dan tidak berujung pada penegakan hukum yang tegas.

Dalam siaran persnya, PBH PERADI menegaskan seluruh penggunaan istilah “diduga” dalam pernyataan tersebut dimaksudkan untuk membedakan fakta yang telah terverifikasi dengan dugaan yang masih berada dalam proses pemeriksaan, serta sebagai bentuk penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Sumut

  • Penulis: Budiman Manik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beras SPHP Rp50 Ribu, Polsek Meral Gelar Pasar Murah di Tujuh Titik

    Beras SPHP Rp50 Ribu, Polsek Meral Gelar Pasar Murah di Tujuh Titik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    Polsek Meral, Polres Karimun, menggelar pasar murah beras Bulog jenis SPHP di sejumlah titik di Kecamatan Meral dan Meral Barat, Jumat (23/1/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan. KARIMUN | HITV – Kepolisian Sektor (Polsek) Meral Polres Karimun Polda Kepri menggelar kegiatan Pasar Murah subsidi beras Bulog […]

  • Perangi Politik Uang, Bawaslu Purwakarta Kerahkan Pengawas Partisipatif Politik

    Perangi Politik Uang, Bawaslu Purwakarta Kerahkan Pengawas Partisipatif Politik

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • 0Komentar

    Purwakarta | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purwakarta menggandeng pemilih pemula untuk bersama-sama melakukan pengawasan Tahapan Pilkada 2024, di Kabupaten Purwakarta. Pemilih pemula di kalangan mahasiswa dan pelajar ini, dibekali pengetahuan tentang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 sebagai modal untuk bersama-sama melakukan pengawasan di Purwakarta. “Pelajar dan mahasiswa ini nanti akan menjadi mitra kami dalam […]

  • Ormas HBB bersama Lintas Organisasi Pedagang Tolak Surat Edaran Wali Kota Medan tentang Larangan Menjual Daging Babi

    Ormas HBB bersama Lintas Organisasi Pedagang Tolak Surat Edaran Wali Kota Medan tentang Larangan Menjual Daging Babi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) tentang penertiban pedagang non-halal di wilayah kota Medan menuai sorotan keras dari Ketua Umum Horas Bangso Batak (Ketum HBB) Lamsiang Sitompul, SH, MH, beserta Lintas Organisasi Pedagang. KOTA MEDAN, HITV––  Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua Umum HBB Lamsiang Sitompul bersama sejumlah tokoh lintas organisasi pedagang Kota […]

  • Satgas Swasembada Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Ratusan Batang Siap Panen Diamankan

    Satgas Swasembada Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Ratusan Batang Siap Panen Diamankan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    Satgas Swasembada dari Yonif 751/VJS bersama gabungan TNI-Polri mengungkap keberadaan ladang ganja di wilayah pedalaman Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (11/4/2026).    PAPUA PEGUNUNGAN, HITV — Temuan ladang ganja tersebut berada di kawasan hutan Kampung Ngutok, Distrik Oksibil, serta Kampung Esipding, Distrik Serambakon. Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tidak biasa di […]

  • Aroma Plagiarisme di Kampus Negeri: PAMI Desak Kemendiktisantek Copot Rektor UNIMA!

    Aroma Plagiarisme di Kampus Negeri: PAMI Desak Kemendiktisantek Copot Rektor UNIMA!

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    Polemik dugaan plagiarisme yang membayangi kepemimpinan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA), Joseph Philip Kambey, memasuki babak baru. Rabu (3/12/2025), puluhan massa Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) turun ke depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisantek) di Senayan, Jakarta, menuntut kementerian bertindak tegas. JAKARTA | HITV — Aksi tersebut menjadi sorotan karena mempersoalkan kembali […]

  • Jelang HUT Ke-81 RI, Polantas Karib Induk PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

    Jelang HUT Ke-81 RI, Polantas Karib Induk PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • 0Komentar

    Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar dan seremonial. TANGSEL, HITV — Di Tangerang Selatan, semangat itu justru ditunjukkan melalui aksi sederhana yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Kepala Induk PJR BSD Korlantas Polri, Kompol Darmawati, SE, MM, MH, bersama personel Induk PJR BSD membagikan 81 […]

expand_less