NasDem Purwakarta Buka Ruang Komunikasi dengan PWI, Pertemuan Rutin Disepakati
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Ketua DPD Partai NasDem Purwakarta, Yadi Rusmayadi didampingi Ketua PWI Adi Kurniawan Tarigan saat diwawancara awak media usai acara coffe morning di kantor DPD NasDem. (Dok/Foto/Raffa)
Komunikasi antara partai politik dan insan pers menjadi perhatian dalam pertemuan DPD Partai NasDem Kabupaten Purwakarta bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purwakarta, Jumat (18/9/2026).
PURWAKARTA, HITV — Melalui agenda coffee morning yang digelar di Kantor DPD NasDem Purwakarta, kedua pihak sepakat menjaga komunikasi secara berkala. Pertemuan tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga membuka ruang dialog untuk memperlancar akses informasi publik yang berkaitan dengan aktivitas politik di Purwakarta.
Ketua DPD NasDem Purwakarta Yadi Rusmayadi atau Kang Aay hadir bersama jajaran pengurus dan anggota Fraksi NasDem. Dari unsur pers, hadir Ketua PWI Purwakarta Adi Kurniawan Tarigan bersama pengurus dan anggota organisasi tersebut.
Yadi mengatakan, komunikasi yang terbangun dengan insan pers perlu dijaga secara berkelanjutan. Ia berharap hubungan tersebut dapat menciptakan komunikasi yang lebih terbuka antara partai dan media.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah coffee morning bersama teman-teman media dari PWI dan di luar PWI. Mudah-mudahan hubungan kita terjalin secara emosional untuk pemberitaan yang kita harapkan saling menguatkan,” ujar Yadi.
Menurut dia, komunikasi tersebut tidak berhenti pada pertemuan kali ini. NasDem Purwakarta dan PWI sepakat menjadwalkan pertemuan secara rutin dengan lokasi bergiliran, baik di Kantor DPD NasDem maupun Kantor PWI Purwakarta.
Kesepakatan itu sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih teratur antara partai politik dan wartawan. Bagi media, akses terhadap sumber informasi merupakan bagian penting dalam proses jurnalistik, terutama untuk memperoleh keterangan langsung dan memahami suatu persoalan secara lebih utuh.
Namun, komunikasi yang terbuka tidak menghapus prinsip independensi pers. Informasi yang diperoleh dari partai politik tetap menjadi bahan jurnalistik yang harus diverifikasi dan ditempatkan secara berimbang sebelum disampaikan kepada publik.
Ketua PWI Purwakarta Adi Kurniawan Tarigan menyambut baik rencana pertemuan rutin tersebut. Komunikasi yang terjaga dinilai dapat membantu membangun hubungan profesional antara insan pers dan partai politik dalam menjalankan fungsi masing-masing.
Pertemuan itu pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai hubungan antarlembaga. Lebih jauh, komunikasi yang terbuka dapat menjadi salah satu pintu bagi publik untuk memperoleh informasi mengenai sikap, kegiatan, dan kebijakan politik secara lebih langsung—sementara pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosialnya secara independen. (*/)
Sumber: HITV
Penulis: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.