Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kementerian ATR/BPN: Tak Ada Dasar Hukum Privatisasi Pulau di Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • print Cetak

Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis saat diwawancara awak media. (Dok/Foto/Raffa)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan tidak ada satu pun peraturan perundang-undangan di Indonesia yang membenarkan praktik privatisasi pulau. Penegasan ini disampaikan menyusul kembali mencuatnya isu penjualan pulau-pulau kecil di Indonesia melalui sejumlah situs daring asing.

HITVBERITA.COM | Jakarta — Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, menjelaskan bahwa regulasi di Indonesia hanya memungkinkan pemanfaatan sebagian wilayah pulau kecil, bukan kepemilikan penuh secara privat.

“Landasan hukum untuk memprivatisasi pulau secara keseluruhan tidak ada. Tidak ada undang-undang yang memperbolehkan itu,” ujar Harison dalam Dialog Interaktif di Radio Sonora, Kamis (3/7/2025).

Harison merujuk pada Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 17 Tahun 2016, yang mengatur pemanfaatan pulau kecil dan wilayah pesisir. Dalam beleid tersebut, Pasal 9 ayat (2) hingga (5) menyebutkan bahwa pemanfaatan lahan oleh perorangan atau badan hukum dibatasi maksimal 70 persen dari total luas pulau.

“Sisanya, 30 persen, merupakan kewajiban yang harus disediakan untuk kepentingan publik, konservasi, serta wilayah yang dikuasai negara,” tuturnya.

Karena itu, menurut Harison, tidak dimungkinkan bagi satu pihak untuk memiliki atau menguasai seluruh wilayah sebuah pulau kecil. Ia menambahkan, informasi penjualan pulau yang beredar di internet kebanyakan berasal dari situs luar negeri. Namun, keabsahan informasi dan identitas pihak yang mengiklankan belum dapat diverifikasi.

“Kita harus bijak menyikapi informasi-informasi ini. Situs-situs tersebut umumnya berbasis di luar negeri. Kita pun belum tahu apakah yang mengunggahnya orang Indonesia atau bukan,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai klaim kepemilikan atau penjualan pulau yang tersebar secara daring. Masyarakat, menurut dia, memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan wilayah dan kepastian hukum pertanahan.

“Diskusi seperti ini diharapkan mendorong instansi terkait dan pemerintah daerah untuk bergerak secara terkoordinasi dan terintegrasi. Fokusnya bukan hanya pada isu penjualan pulau, melainkan juga perlindungan hak atas tanah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Harison. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirjen Imigrasi Tekankan Integritas dan Fokus Pelayanan Publik

    Dirjen Imigrasi Tekankan Integritas dan Fokus Pelayanan Publik

    • 0Komentar

    Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, meminta seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi kembali fokus menjalankan tugas, fungsi, dan program kerja yang telah dicanangkan serta meninggalkan praktik maupun budaya kerja lama yang tidak sesuai dengan tuntutan pelayanan publik saat ini. JAKARTA | HITV – Arahan tersebut disampaikan Hendarsam kepada seluruh petugas Imigrasi di Indonesia dan Atase Imigrasi […]

  • Pimpin Deklarasi Penolakan Geng Motor Di Pangkalpinang, Kapolda Babel : Ini Komitmen Kita Bersama

    Pimpin Deklarasi Penolakan Geng Motor Di Pangkalpinang, Kapolda Babel : Ini Komitmen Kita Bersama

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel –  Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo memimpin apel deklarasi penolakan segala bentuk aktivitas geng motor diwilayah hukum Kota Pangkalpinang, Kamis (16/1/25) pagi. Apel yang digelar di Alun-alun Kota Pangkalpinang diikuti oleh seluruh Forkopimda Pangkalpinang, TNI-Polri, Tokoh Masyarakat, Para Kepala Sekolah serta ratusan Mahasiswa hingga para Pelajar SMA maupun SMP se-Kota […]

  • Deklarasi Perang Narkoba di Kepri: Komitmen atau Sekadar Seremoni?

    Deklarasi Perang Narkoba di Kepri: Komitmen atau Sekadar Seremoni?

    • 0Komentar

    Deklarasi perang terhadap narkoba antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan pengusaha tempat hiburan malam (THM) di Kepulauan Riau menyisakan satu pertanyaan penting: apa yang terjadi setelah deklarasi? BATAM, HITV — Pertanyaan itu muncul karena perang terhadap narkoba tidak ditentukan oleh seberapa sering komitmen diucapkan, melainkan oleh seberapa konsisten aparat mengawasi, menelusuri informasi, membongkar jaringan, dan […]

  • Shabela Mengerti Tak Perlu Pujian Hingga Selangit Tingginya Seperti ‘X’ PJ Sono

    Shabela Mengerti Tak Perlu Pujian Hingga Selangit Tingginya Seperti ‘X’ PJ Sono

    • 0Komentar

    ADA kekeliruan fatal di kubu Ente sekalian yang ingin menghadang Shabela-Eka menjadi bupati di Pilkada 2024. Kesalahan fatal itu adalah menyinyiri Shabela setiap hari disudut sana secara keroyokan. Justru dengan cara nyinyir itulah Shabela malah akan semakin mulus jalannya menuju Pendopo Aceh Tengah ke dua kalinya. Mengapa bisa begitu? Karena nyinyiran ente itu akan membuat […]

  • Raffa Chris Manalu ; Pandangan Tentang Sosial Media dan Kepercayaan Masyarakat

    Raffa Chris Manalu ; Pandangan Tentang Sosial Media dan Kepercayaan Masyarakat

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com| Jakarta – Sosok Lugas, Raffa Chirs Manalu adalah seorang wartawan senior yang dikenal di dunia jurnalistik, khususnya di platform hiviberita.com. Dengan pengalaman yang luas dalam liputan berita, ia sering meliput isu-isu penting dan menyajikan informasi secara objektif. Dedikasinya terhadap profesi jurnalistik dan komitmennya untuk menyajikan berita yang akurat menjadikannya sosok yang dihormati di kalangan […]

  • Halal Bihalal dan Penguatan Perda Warnai Akhir Pekan di Cilacap–Banyumas

    Halal Bihalal dan Penguatan Perda Warnai Akhir Pekan di Cilacap–Banyumas

    • 0Komentar

    Silaturahmi dan penguatan kapasitas warga berjalan beriringan, menegaskan pentingnya kebersamaan sekaligus partisipasi publik dalam pembangunan daerah. JAWA TENGAH, HITV — Akhir pekan awal April 2026 diwarnai dua kegiatan berbeda namun saling melengkapi: penguatan ikatan sosial melalui Halal Bihalal di Kabupaten Cilacap dan peningkatan kapasitas pengawasan peraturan daerah di Kabupaten Banyumas. Pada Sabtu (4/4/2026), Pendopo Kecamatan […]

expand_less