Buronan Penipuan di Batam Belum Tertangkap, Korban Pertanyakan Kinerja Polisi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
- visibility 25
- print Cetak
Jumono, yang dikenal sebagai mantan aparat dengan catatan kriminal panjang, diduga menipu warga dengan modus rental mobil. (Foto/Rus/HITV)
Penulis: Bastian Tampubolon
Sejumlah warga Batam yang menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh seorang pria bernama Jumono mendesak kepolisian bergerak lebih cepat. Laporan sudah disampaikan sejak berbulan-bulan lalu, namun hingga kini pelaku masih bebas berkeliaran. Korban menilai lambannya penanganan kasus ini berpotensi menimbulkan korban baru.
HITVBERITA.COM | Batam — Jumono, yang dikenal sebagai mantan aparat dengan catatan kriminal panjang, diduga menipu warga dengan modus rental mobil. Ia meminjam sejumlah kendaraan dan uang tunai dari para korban dengan dalih usaha, lalu menghilang tanpa jejak. Nilai kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kerugian Berlapis
Oky, salah satu korban, kehilangan empat unit mobil, termasuk Daihatsu Xenia berwarna perak bernomor polisi BP 1581 AQ. Sementara Hamid, warga lain, melaporkan kerugian uang tunai Rp180 juta. “Ini kerugian besar. Kami butuh kepastian hukum, bukan sekadar janji,” kata Hamid, Rabu (28/8/2025).
Catatan Hitam Pelaku
REKAM jejak Jumono memperlihatkan pola berulang. Ia pernah dipecat dari institusi karena desersi, serta tercatat terlibat dalam kasus illegal logging di Medan. Bagi korban, fakta ini menambah alasan kuat bagi polisi untuk segera menindak.
“Dengan catatan kriminal seperti itu, seharusnya aparat lebih agresif memburu. Kami khawatir ia kembali menipu orang lain,” ujar Oky.
Desakan pada Aparat
SEJAUH ini, korban mengaku sudah berkoordinasi dengan tim Buser Polsek Nongsa. Namun, belum ada tanda-tanda penangkapan. Korban mendesak kepolisian menjadikan kasus ini prioritas agar kepercayaan publik tidak terkikis.
Masyarakat yang mengetahui keberadaan Jumono diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat. (///)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar