Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Satu Kontraktor Diduga Kuasai 70 Proyek di Kobar, APAKSINDO: Ini Bentuk Ketidakadilan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • print Cetak

Ketua BPC APAKSINDO Kobar, Kistolani. (Foto/RJP/HITV)

Penulis: Royke Jhony Piay

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Aroma ketidakadilan menyelimuti pembagian proyek pemerintah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (APAKSINDO) Kobar menuding ada satu kontraktor yang diduga menguasai hingga 70 paket proyek dalam satu tahun anggaran, sementara banyak kontraktor lokal lain hanya gigit jari.

“Ini jumlah yang tidak wajar. Kami mendapat laporan, ada satu kontraktor bisa mengerjakan sampai 70 paket proyek. Sementara banyak kontraktor lain tidak kebagian pekerjaan,” ujar Ketua BPC APAKSINDO Kobar, Kistolani, saat ditemui Hitvberita.com di Pangkalan Bun, Jumat pagi, (29/8/2025).

Informasi yang dihimpun APAKSINDO menyebut, dominasi itu tidak hanya terjadi dalam jumlah besar setahun penuh, tetapi juga dalam satu waktu. Ada rekanan kontraktor yang disebut menguasai hingga 16 paket sekaligus. Kondisi ini, menurut Kistolani, jelas berpotensi menimbulkan ketimpangan dan mematikan usaha kontraktor lokal lain.

Diduga Langgar Aturan

PRAKTIK penguasaan puluhan paket proyek oleh satu kontraktor ini dinilai bertentangan dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Dimana dalam aturan tersebut, sangat jelas mengamanatkan prinsip efisiensi, pemerataan kesempatan, dan kompetisi sehat dalam proses pengadaan.

“Kalau benar ada satu kontraktor bisa menguasai sampai 70 paket, jelas ini berlawanan dengan semangat regulasi. DPRD dan aparat pengawas internal pemerintah semestinya tidak tinggal diam,” ujar salah satu pengamat kebijakan publik di Kobar yang enggan disebutkan namanya.

Sorotan Publik

SEJUMLAH tokoh masyarakat di Pangkalan Bun juga mulai angkat suara. Mereka khawatir praktik ini menimbulkan persepsi buruk soal transparansi pembangunan di daerah.

“Kalau proyek hanya dikuasai segelintir orang, bagaimana mungkin pengusaha lokal bisa berkembang? Pemerintah harus menjawab kecurigaan ini,” ujar Rahmad, warga Kelurahan Madurejo.

APAKSINDO Kawal Isu

MENANGGAPI dugaan tersebut, APAKSINDO Kobar telah melayangkan permintaan klarifikasi resmi kepada Ketua DPRD Kobar.

“Kami ingin tahu bagaimana mekanismenya. Proses distribusi proyek harus terbuka dan adil, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak,” kata Kistolani.

APAKSINDO menilai praktik semacam ini dapat mengarah pada monopoli terselubung dan bertentangan dengan semangat pemerataan ekonomi.

Selain itu, dominasi satu kontraktor juga berpotensi mencederai prinsip pemberdayaan pengusaha daerah yang seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan.

“Kami mendukung pembangunan di Kobar. Namun harus dilaksanakan dengan asas keadilan dan keterbukaan. Jangan sampai ada yang diuntungkan secara sepihak,” tegas Kistolani.

APAKSINDO Kobar memastikan akan terus mengawal persoalan ini. Kistolani juga mengajak seluruh anggota asosiasi bersatu memperjuangkan transparansi dalam proses pengadaan proyek.

“Suara kolektif pengusaha lokal harus kuat. Kalau ada praktik yang merugikan, kita wajib bersuara,” pungkasnya. (\•/)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laporan Buat Pak Kapolres Jakarta Timur, Toko Obat Ilegal Samping GOR Bebas Berjualan, Polsek Ciracas Tutup Mata!

    Laporan Buat Pak Kapolres Jakarta Timur, Toko Obat Ilegal Samping GOR Bebas Berjualan, Polsek Ciracas Tutup Mata!

    • 0Komentar

    Tramadol dan Hexymer jenis obat daftar G yang laris manis diburu pembeli dari kios obat yang berada di Jalan Raya Bogor KM 28. (Dok/Foto/Bai)   Di balik deru bising knalpot kendaraan dan debu jalan dari kesibukan aktivitas harian di sepanjang Jalan Raya Bogor, terselip ancaman yang mengintai generasi muda. Disebuah kios kecil yang terletak di […]

  • Wamendagri : Pamong Praja Muda IPDN Siap Mengabdi Kepada Negara

    Wamendagri : Pamong Praja Muda IPDN Siap Mengabdi Kepada Negara

    • 0Komentar

    HiTvBerita.Com – Sumedang | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menegaskan, pamong praja muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXI Tahun 2024 siap mengabdi pada negara. Menurutnya, usai dilantik Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin, sebanyak 1.079 orang tersebut siap menjalankan tugas dan pengabdian di instansi yang tersebar di pemerintah […]

  • Sekjen Ombudsman RI Apresiasi Layanan Publik Garut

    Sekjen Ombudsman RI Apresiasi Layanan Publik Garut

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden HITVBERITA.COM | GARUT- Sekretaris Jenderal Ombudsman Republik Indonesia, Suganda Pandapotan Pasaribu, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (7/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Suganda mengapresiasi peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Kunjungan ini diterima langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di […]

  • Pembukaan Musyawarah Daerah Ke -XI MUI Kota Sukabumi, Berjalan Sukses!

    Pembukaan Musyawarah Daerah Ke -XI MUI Kota Sukabumi, Berjalan Sukses!

    • 0Komentar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, sukses menggelar Musda ke -XI dengan mengusung tema “Gerak Bersama Ulama, Umaro, dan Umat, Menuju Kota Sukabumi Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur”. (Dok/Foto/Dede) HITVBERITA.COM | SUKABUMI – Kegiatan Musda ini berlangsung hari ini, tanggal 18 Desember 2024 bertempat di Gedung Pusat Dakwah Islam Kota Sukabumi. Dan, Musda ke-XI tersebut […]

  • KPP Bogor Raya Desak Aparat Usut Dugaan Mafia SPMB di Kota Bogor

    KPP Bogor Raya Desak Aparat Usut Dugaan Mafia SPMB di Kota Bogor

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Komunitas Pemuda Peduli Bogor Raya (KPP Bogor Raya) mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut dugaan praktik mafia pendidikan dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Kota Bogor. HITVBERITA.COM | Bogor — Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, dalam konferensi pers di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jumat […]

expand_less