Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SMKN se-Kabupaten Bandung Adakan FGD Bersama Aparat Penegak Hukum dan Perwakilan Komite Sekolah!

SMKN se-Kabupaten Bandung Adakan FGD Bersama Aparat Penegak Hukum dan Perwakilan Komite Sekolah!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 36
  • print Cetak

HITIVBERITA BANDUNG|Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri Kabupaten Bandung mengadakan kegiatan Forum Grup Discussion (FGD), antara Kepala SMK dengan Aparat Penegak Hukum dan juga Perwakilan Komite Sekolah SMK, (25/07/2024), hari Kamis.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk penyamaan persepsi dari semua pihak terkait program pembelajaran, khususnya di lingkup lembaga pendidikan SMK demi memajukan dunia pendidikan nasional.

FGD tersebut di adakan di Aula Rapat SMKN 1 Katapang yang dihadiri para Kepala SMKN se-Kabupaten Bandung, pihak Tipikor Polres Bandung dan juga perwakilan Komite Sekolah SMKN.

Adapun agenda utama dalam pembahasan rapat itu, antara lain adalah menyoal terkait dengan program dan kegiatan sekolah yang akan dilaksanakan di Tahun Ajaran 2024/2025.

SMK sebagai sekolah yang di persiapkan untuk memasuki dunia kerja, bahwa dalam penyelenggaraanya tentu sangat berbeda dengan SMA.

Di SMK terdapat 147 jurusan yang berbeda sehingga program kegiatan di
SMK lebih di titik beratkan untuk persiapan memasuki dunia kerja.

Siswa SMK di latih untuk mandiri karena akan langsung di terjunkan di dunia kerja, sehingga proses pembelajaran di SMK lebih banyak praktek sesuai dengan jurusan masing masing.

Program Kegiatan pembelajaran khusus di SMK diantaranya Praktek Kerja Lapangan (PKL), Uji Kompetensi Keahlian (Ujikom), Camping Pendidikan Dasar (CPD), Outing Clas/kunjungan
industry, Penelusuran Bakat dan Minat, Program Magang ke luar negeri dan lain lain yang sesuai kekhususan dari masing masing jurusan.

Dalam proses pembelajaran di SMK siswa di latih di bengkel kerja dengan system Teaching Factory/TEFA sebagai upaya melatih anak anak untuk siap memasuki dunia kerja.

Selain itu pemerintah juga telah mendorong berupa bantuan untuk siswa siswi persiapan bekerja di luar negeri seperti Jerman dan Jepang dengan pembekalan pelatihan Bahasa selama 6 bulan dan di lanjutkan penempatan kerja di luar negeri.

Tentunya program program tersebut tidak akan berjalan dengan maksimal jika melihat bantuan pemerintah dari dana BOS Reguler yang hanya 1.700.000/siswa per tahun

Guna menunjang terselenggaranya program sekolah maka dibutuhkan dukungan dari masyarakat, karena anggaran BOS Reguler belum maksimal dalam menunjang program pembelajaran di sekolah, terutama pembelajaran khusus, sedangkan sekolah dilarang memungut biaya kepada orang tua/wali murid.

Kepala SMKN 1 Katapang, Drs. Agus Rukmantara menjelaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, antara pemerintah dan masyarakat, untuk mencapai Indonesia Emas 2024.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, baik masyarakat dilingkungan sekolah dan luar sekolah. Terlebih untuk merealisasikan pendidikan bagi Indonesia Emas 2024, merupakan fondasi utama pembangunan bangsa, maka dibutuhkan tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Masih menurut Agus Rukmantara, bahwa peran serta masyarakat sangat besar pengaruhnya dalam menopang kebutuhan sekolah.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah semata, namun peran dari masyarakat juga sangat berpengaruh besar untuk menopang kegiatan operasional sekolah. Tujuan diskusi ini adalah agar para kepala sekolah dan
komite sekolah serta aparat penegak hukum dapat menyamakan persepsi supaya terbuka dan tidak ada yang ditutupi dalam pelaksanaan program sekolah, sehingga dalam pelaksanaan
program ada ketenangan bagi pelaksana program,” tutupnya.

Senada dikatakan Kepala SMKN Rancaekek Catur Sujatmiko, SPd. MPd bahwa penyelenggaraan pendidikan untuk menunjang program di SMK harus ditopang dengan dana dari masyarakat.

Sumber dana dari pemerintah untuk pelaksanaan pembiayaan program SMK dari sumber dana BOS Reguler masih jauh dari kata cukup, sehingga sekolah sangat membutuhkan peran masyarakat.

“Khususnya untuk pelaksanan program kegiatan Praktek Kerja Lapangan (Prakerin), Prakerin pelaksanan dalam kurikulum merdeka selama 6 bulan yang sebelumnya hanya 3 bulan di
Kurtilas, sedangkan dana BOS Reguler tidak ada kenaikan, maka untuk menutupi kekurangan dibutuhkan partisipasi dari masyarakat,” harapnya.

Polresta Bandung, melalui Kasubnit II Tipikor, Dadang Setiawan, berpesan dalam pelaksanaan program sekolah seyogyanya harus mengacu kepada regulasi yang ada.

Pada dasarnya Polresta Bandung
selalu mendukung program sekolah yang akan dilaksanakan, demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas.

“Pengertian tindak pidana korupsi adalah perbuatan yang melanggar hukum yang memperkaya diri sendiri atau orang lain diluar regulasi yang ada. Jika pelaksanaan program kegiatan sekolah sudah sesuai dengan regulasi maka Polresta Bandung mendukung pendidikan untuk lebih baik,” pesannya.

Penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya sebagaimana diamanatkan Permendikbud No 75 tahun 2016 Tentang Komite Sekolah, bisa berbentuk bantuan atau sumbangan.

Bantuan Pendidikan merupakan pemberian berupa uang, barang, atau jasa oleh pemangku kepentingan satuan pendidikan di luar peserta didik atau orang tua maupun walinya, dengan syarat yang telah disepakati oleh para pihak.

Sedangkan sumbangan pendidikan adalah pemberian berupa uang, barang, atau jasa oleh peserta didik, orang tua atau walinya, baik perseorangan maupun bersama-sama masyarakat atau lembaga secara sukarela, dan tidak mengikat satuan pendidikan.

Komite Sekolah boleh melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana prasarana, serta pengawasan pendidikan.

Penggalangan dana tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah dengan asas gotong royong.

Namun fakta dilapangan, komite sekolah seakan tidak berdaya untuk mengimplementasikan amanat tersebut dengan berbagai pertimbangan persepsi masyarakat yang negatif.

Hal yang dilarang Permendikbud No 75 tahun 2016 adalah jika penggalangan dana dilakukan berupa pungutan pada murid, orang tua dan atau wali murid.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GPIB Gelar Donor Darah, Deklarasikan Komunitas Kemanusiaan

    GPIB Gelar Donor Darah, Deklarasikan Komunitas Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle S. Erfan Nurali
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah massal di Unit Pengelola Darah Rumah Sakit Pusat Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. JAKSEL | HITV — Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan sekaligus mendorong kepedulian sosial di kalangan anggotanya. Mengusung tema “Donor Darah untuk Kemanusiaan”, kegiatan tersebut diikuti […]

  • Duplikat Bendera Pusaka Dan Teks Proklamasi, Di Arak Kembali Ke Monas Jakarta

    Duplikat Bendera Pusaka Dan Teks Proklamasi, Di Arak Kembali Ke Monas Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Kirab Pengembalian duplikat bendera Pusaka Merah Putih dan Naskah Proklamasi, dari Ibukota Negara (IKN) ke Jakarta, berlangsung hari ini Sabtu 31 Agustus 2024. Prosesi pengantaran kembali Duplikat Bendera Merah Putih dan Naskah Proklamasi, dilaksanakan oleh Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur. Berdasarkan laman berita Pemerintah Daerah Kalimantan Timur, Sekda Propinsi Kaltim Sri Wahyuni […]

  • Bhayangkari Babel Gelar Talkshow Tentang Bahaya Bullying, Ketua Bhayangkari Babel : Ayo Berani Lapor Saat Dirundung

    Bhayangkari Babel Gelar Talkshow Tentang Bahaya Bullying, Ketua Bhayangkari Babel : Ayo Berani Lapor Saat Dirundung

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Pengurus Bhayangkari Daerah Kepulauan Bangka Belitung menggelar talkshow tentang bahaya bullying di Gedung Tribrata Polda Bangka Belitung, Selasa (11/3/25) pagi. Mengangkat tema “Berani lapor saat dirundung, bahaya bullying bagi tumbuh kembang anak,” ini dihadiri langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Ny. Novi Hendro Pandowo didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Tutut Tony. Dalam […]

  • Harumkan Purwakarta, Desa Sukatani Raih Juara 2 Lomba Desa Tingkat Provinsi Jabar

    Harumkan Purwakarta, Desa Sukatani Raih Juara 2 Lomba Desa Tingkat Provinsi Jabar

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Purwakarta | Dalam program Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024, mewakili Kabupaten Purwakarta, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah provinsi. Desa yang di pimpin Kepala Desa Abdul Azis Tb. Limbong tersebut berhasil meraih Juara 2 serta menghantarkan Kabupaten Purwakarta ke peringkat yang lebih baik di bandingkan tahun sebelumnya. Hal […]

  • ‎Pemkab Garut Dorong Transformasi Digital Melalui “Garut Hebat Super Apps” ‎

    ‎Pemkab Garut Dorong Transformasi Digital Melalui “Garut Hebat Super Apps” ‎

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat langkah menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan melalui pengembangan Garut Hebat Super Apps, aplikasi terpadu yang dirancang untuk mempermudah layanan publik dan pengaduan masyarakat. HITVBERITA.COM | Garut — Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Peningkatan Layanan Publik dan Diseminasi Informasi Garut Hebat Super Apps yang […]

  • Hajat Desa Pangauban Meriahkan Perlombaan Marawis Sekabupaten

    Hajat Desa Pangauban Meriahkan Perlombaan Marawis Sekabupaten

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Penulis: Dinar Suasana meriah menyelimuti Desa Pangauban dalam gelaran Hajat Desa yang berlangsung pada Sabtu (16/8). Salah satu acara yang paling ditunggu adalah perlombaan marawis tingkat kabupaten yang diikuti oleh 17 grup dari berbagai kecamatan. HITVBERITA.COM | Pangauban – Acara digelar di lokasi utama Desa Pangauban dengan nuansa penuh semangat kebersamaan. Dentuman marawis yang syahdu […]

expand_less