Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Aroma Plagiarisme di Kampus Negeri: PAMI Desak Kemendiktisantek Copot Rektor UNIMA!

Aroma Plagiarisme di Kampus Negeri: PAMI Desak Kemendiktisantek Copot Rektor UNIMA!

  • account_circle ALam Alam
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 99
  • print Cetak

Polemik dugaan plagiarisme yang membayangi kepemimpinan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA), Joseph Philip Kambey, memasuki babak baru. Rabu (3/12/2025), puluhan massa Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) turun ke depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisantek) di Senayan, Jakarta, menuntut kementerian bertindak tegas.

JAKARTA | HITV — Aksi tersebut menjadi sorotan karena mempersoalkan kembali standar etik di perguruan tinggi negeri. Tuntutan massa sederhana, tetapi menyentuh jantung persoalan tata kelola kampus: apakah seorang pemimpin universitas masih layak menjabat jika terikat temuan plagiarisme?

Kronologi Dugaan Plagiarisme

Kasus ini bermula dari publikasi artikel “The Urgency of Digital Capital and Community Intervention in Developing the Potential of Local Superior Product for Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) in Jambi” di Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) tahun 2023. Artikel itu tercatat atas nama Joseph Philip Kambey.

Namun, pada 19 Januari 2025, sebuah tangkapan layar surat elektronik dari Reza Amarta Prayoga beredar di kalangan akademisi.

Dalam pesan itu, Reza menyatakan bahwa karya tersebut merupakan hasil penelitiannya, bukan milik Kambey. Tak lama setelah klaim tersebut muncul, pihak pengelola JAIM menarik artikel dari sistem publikasi. Penghapusan itu mengindikasikan adanya masalah serius dalam orisinalitas karya.

Meski status artikel masih dalam sorotan dan belum ada penjelasan detail dari pihak kampus, Kambey tetap dilantik sebagai Rektor UNIMA pada 4 Februari 2025 oleh Kemenristek Saintek. Pelantikan di tengah polemik inilah yang kemudian memicu kritik dari berbagai elemen masyarakat.

Pertanyaan atas Standar Etik

Dalam orasinya, Solihin, juru bicara PAMI, mengangkat aspek regulasi yang menjadi dasar tuntutan mereka. Ia merujuk pada Peraturan Menristek dan PT Nomor 19 Tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian pemimpin perguruan tinggi negeri. Pasal 4 huruf (m) menyebut secara eksplisit bahwa calon pemimpin PTN tidak boleh memiliki rekam jejak plagiarisme.

Menurut Solihin, regulasi itu tidak sekadar aturan administratif, tetapi pagar etika yang menentukan kualitas kepemimpinan akademik.

“Ini bukan isu personal, tetapi soal integritas lembaga pendidikan tinggi. Jika aturan ini diabaikan, akan muncul preseden buruk dalam dunia akademik,” ujarnya.

Kemenristek Dinilai Pasif

Sikap kementerian menjadi sasaran kritik paling keras dalam unjuk rasa tersebut. Andri, koordinator lapangan aksi, menyebut Kemendiktisantek “terlalu lama diam” dalam menghadapi laporan dugaan plagiarisme ini.

“Kasus ini hampir setahun bergulir, pengakuan plagiarisme sudah ada, tetapi tidak ada langkah apa pun dari kementerian. Ini membingungkan,” katanya.

Hingga aksi ini berlangsung, Kemendiktisantek belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan plagiarisme Kambey maupun proses evaluasi jabatan rektor UNIMA. Ketidakjelasan ini dianggap memperkuat dugaan bahwa mekanisme pengawasan akademik di tingkat kementerian tidak berjalan optimal.

Ancaman Aksi Berkelanjutan

Para pengunjuk rasa menuntut kementerian segera mengambil keputusan terkait masa jabatan Kambey. Mereka juga menyatakan akan kembali menggelar aksi dalam 7 x 24 jam apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti. Sejumlah lembaga pemantau pendidikan disebut mulai mengikuti isu ini, menandakan persoalan belum akan mereda.

Polemik ini membuka kembali perdebatan lama mengenai lemahnya sistem deteksi plagiarisme dan budaya akademik yang masih kerap menoleransi pelanggaran etik. Selama kementerian belum memberikan kejelasan, tekanan publik kemungkinan akan terus meningkat, dan isu ini berpotensi menjadi preseden penting bagi standar kepemimpinan perguruan tinggi negeri di Indonesia. (/*/*/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Jakarta

  • Penulis: ALam Alam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Sindangpanon Jadi Panggung Akhir Gempungan 2025: Lebih dari Sekadar Pelayanan

    Desa Sindangpanon Jadi Panggung Akhir Gempungan 2025: Lebih dari Sekadar Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, menjadi pusat perhatian pada Selasa, 11 November 2025, saat menjadi lokasi penutup dari program Gempungan Pelayanan Publik yang sukses digelar sepanjang tahun 2025 ini. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Tampak warga berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mendapatkan berbagai layanan penting, menandai akhir dari inisiatif jemput […]

  • IWAKK “Walet Emas” Gelar Budaya 2025 dan Sosialisasi Geopark Kebumen

    IWAKK “Walet Emas” Gelar Budaya 2025 dan Sosialisasi Geopark Kebumen

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Penulis: Anie Maya Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) “Walet Emas” menggelar Budaya Walet Emas 2025 di Stadiun Chandrabhaga Bekasi, Sabtu (27/9/2025), mensosialisasikan Geopark di Kabupaten Kebumen. HITVBERITA.COM | Kebumen – Dalam sambutannya, Ketua Umum IWAKK ” Walet Emas ” Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan mengatakan, kegiatan Gelar Budaya ini, merupakan ajang silaturahmi antar perantau […]

  • Wakil Bupati Subang Apresiasi Dua Pelajar Lolos Paskibraka Jawa Barat

    Wakil Bupati Subang Apresiasi Dua Pelajar Lolos Paskibraka Jawa Barat

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Penulis: Mangasih Saor Marulitua Siparhutar Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, memberikan apresiasi kepada dua pelajar asal Subang yang terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Keduanya akan mewakili Kabupaten Subang dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat provinsi. HITVBERITA.COM | Subang — […]

  • Kasus Tabrak Lari Mandek, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Polisi

    Kasus Tabrak Lari Mandek, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Polisi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Hampir setahun berlalu sejak peristiwa tabrak lari yang melibatkan seorang pengendara bernama Amat, namun proses penyidikan kasus itu tak kunjung menunjukkan perkembangan berarti. HITVBERITA.COM | Lingga — Keluarga korban pun mulai mempertanyakan keseriusan dan profesionalisme aparat kepolisian dalam menuntaskan perkara tersebut. “Kami tidak melihat ada kemajuan berarti. Padahal seharusnya proses hukum bisa […]

  • KUNKER KAPOLDA KEP. BABEL IRJEN POL. Dr. TORNAGOGO SIHOMBING, S.I.K. ,M.SI. KE POLRES BELITUNG

    KUNKER KAPOLDA KEP. BABEL IRJEN POL. Dr. TORNAGOGO SIHOMBING, S.I.K. ,M.SI. KE POLRES BELITUNG

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KUNKER KAPOLDA BABEL Dibaca: 17

  • Ketua DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani Resmi Membuka Kegiatan Senam Kun Dewan Dan Pasar Rakyat 2025

    Ketua DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani Resmi Membuka Kegiatan Senam Kun Dewan Dan Pasar Rakyat 2025

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Dibaca: 25

expand_less