Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Ketika Guru Tak Lagi Aman Menegur

  • account_circle webtable
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

Oleh Taufiq Rahman, SH, SSos

Ada sesuatu yang sedang tidak baik-baik saja dalam cara kita memperlakukan guru.

TERJADI di sebuah sekolah dasar sederhana di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, seorang guru honorer bernama Tri Wulansari kini harus berhadapan dengan proses hukum. Bukan karena kejahatan besar, bukan pula karena niat mencederai. Ia dipersoalkan karena sebuah teguran disiplin yang berujung laporan.

Peristiwa ini mungkin terlihat kecil. Namun dampaknya besar. Ia menyentuh urat nadi pendidikan dan mengguncang rasa aman para pendidik di ruang kelas.

Tri Wulansari berusia 34 tahun. Ia datang paling pagi dan pulang paling sore. Dengan gaji yang jauh dari kata layak, ia tetap mengajar dengan dedikasi. Ia mengajarkan bukan hanya pelajaran, tetapi juga sikap dan tata krama. Ketika ia meminta murid-muridnya masuk sekolah dengan rambut rapi dan tidak disemir, itu bukan soal penampilan. Itu soal disiplin dan pembiasaan nilai.

NAMUN hari pertama masuk sekolah justru berubah menjadi hari yang pahit. Teguran terhadap murid yang melanggar, disertai emosi spontan dalam situasi kelas, membawa Tri ke jalur hukum. Tanpa luka. Tanpa darah. Tanpa niat jahat. Tetapi cukup untuk mengubah status seorang guru menjadi tersangka.

Di sinilah publik patut berhenti sejenak dan bertanya: ke mana arah pendidikan kita sedang melangkah?

TIDAK ada yang membenarkan kekerasan dalam bentuk apa pun. Tetapi pendidikan juga tidak bisa hidup dalam ruang ketakutan. Guru bukan robot kurikulum. Mereka manusia yang bekerja dengan nurani, emosi, dan tanggung jawab moral. Ketika setiap teguran berpotensi dilaporkan, ketika setiap upaya mendisiplinkan bisa berujung kriminalisasi, maka yang runtuh bukan hanya wibawa guru—melainkan fungsi pendidikan itu sendiri.

Kasus Tri Wulansari adalah simbol nasib guru honorer di negeri ini: upah rendah, perlindungan lemah, dan beban moral tinggi. Mereka diminta membentuk karakter generasi muda, tetapi tidak diberi ruang aman untuk menjalankan peran itu. Ironisnya, ketika masalah muncul, merekalah yang paling cepat disalahkan.

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mencampuri proses hukum. Hukum tetap harus berjalan. Namun keadilan tidak boleh kering dari konteks. Pendidikan adalah wilayah khusus yang menuntut pendekatan khusus—lebih mengedepankan pembinaan, dialog, dan pemulihan daripada penghukuman.

Jika guru tak lagi berani menegur,
jika disiplin dianggap pelanggaran,
jika ruang kelas berubah menjadi ladang ketakutan, lalu siapa yang akan membentuk karakter anak-anak kita?

Ini bukan soal rambut.
Ini soal martabat guru.
Ini soal masa depan pendidikan.

Tri Wulansari mungkin hanya satu nama. Tetapi di baliknya, ada ribuan guru kecil di pelosok negeri yang hari ini mengajar dengan rasa cemas. Mereka menunggu satu hal sederhana dari negara dan masyarakat: perlindungan, keadilan, dan penghargaan atas niat baik.

Pendidikan yang sehat lahir dari ruang kelas yang manusiawi. Dan guru yang dihormati adalah fondasi utama bangsa yang beradab. (/*/)

Johar Baru, Rabu 28 Januari 2026

Penulis adalah Wartawan Senior saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia)

  • Penulis: webtable

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkaian HPN 2026, PWI Purwakarta Salurkan Bansos untuk Warga Cireunde

    Rangkaian HPN 2026, PWI Purwakarta Salurkan Bansos untuk Warga Cireunde

    • 0Komentar

    Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta membagikan paket bantuan sosial kepada warga Desa Cireunde, Kecamatan Campaka, Minggu (15/2/2026), sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat. PURWAKARTA | HITV – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan paket bantuan sosial (bansos) kepada warga Desa Cireunde, […]

  • Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Raih Penghargaan Nasional Bidang Ketahanan Pangan

    Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Raih Penghargaan Nasional Bidang Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia dianugerahi Indonesia Kita Awards 2025 kategori Empowerment of Agriculture and Food Self-Sufficiency atas dedikasinya memperkuat ketahanan pangan melalui program dan inovasi di sektor pertanian. HITVBERITA.COM | Jakarta — Penganugerahan penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Garuda TV itu berlangsung di […]

  • Kunker Komisi II DPR. RI, Wabup Barru Dorong Penguatan Peran BUMD

    Kunker Komisi II DPR. RI, Wabup Barru Dorong Penguatan Peran BUMD

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI, membahas pengawasan terhadap peran Bank Daerah sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (27/8/2025). HITVBERITA.COM | Makassar – Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI […]

  • Binrohtal di Rutan Polres Karimun, Tahanan Diajak Memaknai Amal sebagai Jalan Perubahan

    Binrohtal di Rutan Polres Karimun, Tahanan Diajak Memaknai Amal sebagai Jalan Perubahan

    • 0Komentar

    Suasana berbeda tampak di Rumah Tahanan Polres Karimun, Senin (18/5/2026) pagi. KARIMUN, HITV —Sejumlah tahanan mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang digelar jajaran Polres Karimun sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan spiritual para warga binaan. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu mengangkat tema “Pentingnya Beramal dalam Kehidupan Sehari-hari”. Tausiyah disampaikan […]

  • Polres Belitung Gelar Upacara Harkitnas Ke-117: Teguhkan Semangat Persatuan dan Kemandirian Bangsa

    Polres Belitung Gelar Upacara Harkitnas Ke-117: Teguhkan Semangat Persatuan dan Kemandirian Bangsa

    • 3Komentar

    Kepolisian Resor (Polres) Belitung Menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-117 di halaman Mako Polres Belitung, Selasa (20/5/2025) Pagi.   HITVBERITA.COM | Belitung — Dengan mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, menggugah kembali semangat nasionalisme serta tekad untuk menghadapi tantangan zaman. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres Belitung […]

  • KSOP Khusus Batam dan Kejati Kepri Sepakati Kerja Sama Bidang Perdata dan TUN

    KSOP Khusus Batam dan Kejati Kepri Sepakati Kerja Sama Bidang Perdata dan TUN

    • 0Komentar

    Penulis: Kalaus Naibaho Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. HITVBERITA.COM | Tanjungpinang – Penandatanganan berlangsung di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (13/8/2025). Acara ini dihadiri pejabat kedua instansi […]

expand_less