Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Kelanjutan Kasus Dua Kontainer Ball Pres di Polresta Barelang Masih Menggantung!

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • print Cetak

Dua bulan berlalu sejak Polresta Barelang melakukan penindakan terhadap dua kontainer berisi ball pres (pakaian bekas impor), proses hukum atas kasus tersebut hingga berita ini dinaikan belum juga menunjukkan perkembangan berarti.

BATAM | HITV — Atas proses penyidikan kasus ball press yang dinilai berlarut itu, telah memunculkan tanda tanya besar dari publik, termasuk dari Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan.

“Pemilik barang ada, barang bukti ada, dan sejumlah pihak sudah diperiksa. Lantas apa lagi yang membuat proses ini jalan ditempat ?” ujar Ismail kepada sejumlah media, Kamis (11/12/2025).

Tahapan Penyelidikan dan Aroma Kepentingan

Polresta Barelang dikabarkan telah menjalankan prosedur penyelidikan, mulai dari memanggil saksi-saksi dari perusahaan terkait hingga pihak Bea dan Cukai Batam, yang kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara. Namun, menurut Ismail, justru pada tahap inilah muncul indikasi adanya tarik-menarik kepentingan.

“Terlihat ada dorongan agar penanganan kasus dialihkan ke Bea Cukai. Padahal, sesuai ketentuan, polisi adalah penyidik utama, sedangkan Bea Cukai merupakan penyidik pegawai negeri sipil,” katanya.

Ismail menegaskan, siapapun yang menangani kasus tersebut sejatinya tidak menjadi soal, selama proses hukum berjalan objektif.

“Yang pasti, barang itu adalah barang bekas, dan ketentuannya jelas: tidak boleh masuk ke Indonesia. Ada unsur pidananya,” tuturnya.

Indikasi Pelanggaran Hukum

Ismail memaparkan sedikitnya dua dugaan pelanggaran yang perlu dicermati:

1. Pelanggaran Undang-Undang Kepabeanan, karena barang bekas dilarang masuk.

2. Dugaan penggunaan dokumen palsu, jika barang itu masuk melalui jalur hijau. “Jika manifes tidak sesuai dengan barang yang sebenarnya, itu mengarah pada pasal 263 KUHP,” ujarnya.

Pertanyaan Publik atas Gembok Bea Cukai

Salah satu hal yang memicu kejanggalan adalah keberadaan gembok dari Bea Cukai Batam pada kontainer tersebut. Bea Cukai mengklaim barang itu masih berstatus “tengahan”.

Namun publik sulit menerima penjelasan tersebut karena barang itu sudah berada di luar pengawasan dan ditinggalkan di suatu lokasi ketika ditemukan polisi.

 

“Bagaimana mungkin barang yang disebut ‘tengahan’ bisa lepas dari pengawasan? Apakah kinerja Bea Cukai sedemikian lemahnya?” kritik Ismail.

Desakan Penetapan Tersangka

Melihat sejumlah indikasi tersebut, Ismail mendesak aparat penegak hukum segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Ia juga meminta Menteri Keuangan RI untuk memberikan atensi terhadap proses hukum kasus ini.

“Penyelundupan merupakan salah satu prioritas dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Siapapun yang tidak menjalankannya sama saja tidak loyal,” tegasnya.

Ismail berpesan agar kepolisian maupun Bea Cukai benar-benar memahami dan menjalankan agenda pemberantasan penyelundupan tersebut.

“Masyarakat menunggu kepastian hukum. Jangan biarkan kasus ini terus mengendap,” ujarnya. (/*/*/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber Berita: HITV Kepri

  • Penulis: Tata Rusmanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERHIPTANI Kalimantan Tengah Dorong Sinergi Penguatan Sektor Pertanian di Kotawaringin Barat

    PERHIPTANI Kalimantan Tengah Dorong Sinergi Penguatan Sektor Pertanian di Kotawaringin Barat

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis Kistolani Mangun Jaya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPW PERHIPTANI) Kalimantan Tengah, H. Moh. Hasanuddin Noor, SE, SH, MSc, melakukan pertemuan strategis dengan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah, untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Pertemuan yang berlangsung di Stand PERHIPTANI Kalimantan […]

  • Kementerian ATR/BPN dan Polda Jabar Ungkap 2 Kasus Mafia Tanah di Bandung

    Kementerian ATR/BPN dan Polda Jabar Ungkap 2 Kasus Mafia Tanah di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com|Bandung – Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang kerap disapa AHY hadir di Mapolda Jawa Barat dalam rangka kegiatan pengungkapan kasus tindak pidana pertanahan diwilayah Jawa Barat. Dalam konferensi pers tersebut, nampak dihadiri Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Tanah, Brigjen Pol Arif Rachman, Wakajati Jawa Barat, Riono, dan […]

  • Perkuat Sinergitas Lintas Lembaga, Kapolres Karimun Lakukan Silaturahmi ke Kejari, FKUB, dan MUI

    Perkuat Sinergitas Lintas Lembaga, Kapolres Karimun Lakukan Silaturahmi ke Kejari, FKUB, dan MUI

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat sinergitas lintas institusi sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, SIK, MSi. mengawali hari pertamanya bertugas dengan melaksanakan rangkaian silaturahmi ke sejumlah unsur strategis di Kabupaten Karimun, Senin 12 Januari 2026. KARIMUN | HITV – Kegiatan silaturahmi diawali dengan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Karimun sekitar pukul […]

  • Keberlanjutan Investigasi: Dugaan Korupsi Proyek Papan Tulis Interaktif Senilai Rp156 M di Disdik Kalteng!

    Keberlanjutan Investigasi: Dugaan Korupsi Proyek Papan Tulis Interaktif Senilai Rp156 M di Disdik Kalteng!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • 0Komentar

    Lembaga Pemantauan Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI) Mengungkap Dugaan Kuat Adanya Konspirasi Korupsi Dalam Proyek Pengadaan Papan Tulis Interaktif di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. HITVBERITA.COM | Palangkaraya – Proyek dengan nilai fantastis mencapai Rp156,81 miliar ini dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2024. Dan, dugaan penyimpangan itu mencuat setelah investigasi yang dilakukan oleh Tim Pemantau […]

  • Adjie Rimbawan: Festival Dayung Alumni Sispala Akan Jadi Agenda Tahunan BKT Malaka Sari

    Adjie Rimbawan: Festival Dayung Alumni Sispala Akan Jadi Agenda Tahunan BKT Malaka Sari

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    Penutupan Festival Dayung Alumni Sispala Jakarta 2026 di kawasan Pintu Air Banjir Kanal Timur (BKT), Malaka Sari, Minggu (28/6/2026), bukan sekadar menandai berakhirnya perlombaan antarpelajar. JAKARTA, HITV – Di penghujung kegiatan tersebut, Ketua Umum Sispala Adjie Rimbawan menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadikan Festival Dayung sebagai agenda rutin tahunan yang terus berkembang dan menjadi ikon olahraga […]

  • Perumda Air Minum Tirta Lingga Gelar Bazar Murah Salurkan CSR untuk UMKM

    Perumda Air Minum Tirta Lingga Gelar Bazar Murah Salurkan CSR untuk UMKM

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Memperingati Hari Jadi ke-15, Perumda Air Minum Tirta Lingga menggelar bazar murah di empat kecamatan di Kabupaten Lingga. Kegiatan ini berlangsung pada 30 September hingga 3 Oktober 2025 dengan menyediakan ratusan paket bahan pokok harga terjangkau bagi masyarakat. HITVBERITA.COM | lingga – Direktur Perumda Air Minum Tirta Lingga, Irfan Andaria,saat di wawancara media […]

expand_less