Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Om Zein Tegaskan Proyek Infrastruktur di Purwakarta Dibayar Sesuai Volume yang Terpasang

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai menerapkan kebijakan ketat dalam pembayaran proyek infrastruktur dengan mewajibkan rekomendasi Inspektorat Daerah sebelum anggaran dicairkan.

PURWAKARTA | HITV Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menegaskan kebijakan baru yang mengubah mekanisme pembayaran proyek infrastruktur di wilayahnya.

Mulai tahun ini, setiap pekerjaan barang dan jasa terutama proyek infrastruktur tidak bisa langsung dibayarkan sebelum melewati pemeriksaan Inspektorat.

Kebijakan tegas itu disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Om Zein saat memberikan arahan pada Senin, 26 Januari 2026. Ia secara terbuka meminta peran aktif Inspektorat Daerah sebagai pengawas utama sebelum uang negara dikeluarkan.

“Mulai tahun ini mohon maaf saya, Pak Inspektur mohon bantuannya pekerjaan-pekerjaan dibayarkan setelah mendapat rekomendasi dari inspektorat,” kata Om Zein, menekankan bahwa tidak ada lagi ruang kompromi dalam proses pembayaran proyek.

Menurut Om Zein, langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pekerjaan, khususnya infrastruktur, sudah dikoreksi sejak dini.

Dengan begitu, potensi kekurangan volume, kualitas yang tidak sesuai, hingga pemborosan anggaran bisa dicegah sebelum menimbulkan masalah hukum maupun kerugian daerah.

Ia mencontohkan secara gamblang mekanisme pembayaran berbasis hasil riil di lapangan. Jika nilai kontrak proyek mencapai Rp1 miliar, namun volume pekerjaan yang benar-benar terpasang hanya senilai Rp800 juta, maka pemerintah daerah hanya akan membayarkan sesuai angka tersebut.

“Jika nilai proyeknya Rp1 miliar, yang terpasangnya Rp800 juta, maka kita bayar Rp800 juta sesuai rekomendasi dari inspektorat,” ucap Om Zein dengan nada tegas.

Lebih jauh, Om Zein menegaskan bahwa kebijakan ini bukan semata soal penghematan anggaran, melainkan upaya membangun budaya kerja yang jujur, akuntabel, dan profesional di lingkungan pemerintah daerah serta rekanan pelaksana proyek.

Ia menilai, selama ini potensi pemborosan kerap muncul karena lemahnya pengawasan sebelum pembayaran dilakukan. Dengan menjadikan Inspektorat sebagai “gerbang terakhir”, setiap rupiah anggaran diharapkan benar-benar sebanding dengan hasil pembangunan.

Om Zein menekankan, pembangunan Purwakarta ke depan harus berkualitas, bukan sekadar mengejar serapan anggaran. Efisiensi yang digaungkan pemerintah pusat pun, kata dia, harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Agar terkoreksi sejak dini, dan pembangunan infrastruktur Purwakarta berkualitas,” ujar Om Zein.

Kebijakan ini sekaligus menjadi sinyal keras bahwa Pemerintah Kabupaten Purwakarta tak main-main dalam mengawal uang rakyat, serta berkomitmen menjadikan pengawasan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. (tr)

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Karimun Pimpin Sertijab Pejabat Utama Polres Karimun,

    Kapolres Karimun Pimpin Sertijab Pejabat Utama Polres Karimun,

    • 0Komentar

    Penulis : M. Saipul Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) kembali melaksanakan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan jajarannya. Pergeseran jabatan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Nomor: KEP/394/IX/2025 tanggal 19 September 2025 yang ditandatangani oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan di lapangan […]

  • KORBAN’ DUGAAN PERNIKAHAN SIRI MELAPOR KE KEPOLISIAN

    KORBAN’ DUGAAN PERNIKAHAN SIRI MELAPOR KE KEPOLISIAN

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Magelang – 24 okt 2024, marak Nya dugaan praktek pernikahan di bawah tangan (siri) di dusun Sindon desa Terasan kecamatan Bandongan kabupaten Magelang Hal ini di alami Siti Chalimah selaku istri sah dan Masih tercatat di buku nikah. menikah dengan Y D (insisial), tercatat di KUA kecamatan Kaliangkrik 23 okt 2018. Peristiwa ini […]

  • Kericuhan DPRD Cilacap: 31 Tersangka, Gedung dan Fasilitas Polisi Hangus, Kerugian Rp6,5 Miliar

    Kericuhan DPRD Cilacap: 31 Tersangka, Gedung dan Fasilitas Polisi Hangus, Kerugian Rp6,5 Miliar

    • 0Komentar

    Penulis: M. Ikrom ‎Editor: Hadi Lempe Polresta Cilacap menetapkan 31 orang sebagai tersangka paska kericuhan dan pembakaran Gedung DPRD Kabupaten Cilacap, Sabtu (30/8/2025). Aksi anarkis itu menimbulkan kerugian hingga Rp6,5 miliar, mencakup kerusakan gedung DPRD dan sejumlah kendaraan dinas kepolisian. ‎HITVBERITA.COM | Cilacap — Kapolresta Cilacap Kombes (Pol) Budi Adhy Buono mengatakan, dari 31 tersangka, […]

  • Pertarungan Sengit Akan Berlangsung di Pilkada Kota Sukabumi 2024

    Pertarungan Sengit Akan Berlangsung di Pilkada Kota Sukabumi 2024

    • 0Komentar

    HiTVBerita.Com | Sukabumi – Ada tiga nama besar yang Nantinya akan bertarung di Pilkada Kota Sukabumi, mereka adalah Achmad Fahmi Petahana Walikota Sukabumi, Mohamad Muraz Mantan Walikota Sukabumi dan Anggota DPR RI serta H Ayep Zaki Politisi Partai Nasdem. Koalisi Partai Golkar dan Partai Demokrat, menyatakan akan mengusung Mohamad Muraz dan Andri Setiawan Hamami sebagai […]

  • Selat Hormuz dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat melalui Snowball Business Model

    Selat Hormuz dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat melalui Snowball Business Model

    • 0Komentar

    Selat Hormuz dan Kekuatan Arus Ekonomi Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menempatkan Selat Hormuz sebagai pusat perhatian dunia. Jalur sempit ini menjadi lintasan sekitar 20 persen pasokan minyak global. Dalam berbagai analisis, muncul narasi bahwa negara yang mampu menguasai jalur tersebut memiliki kekuatan ekonomi yang sangat besar. Namun pelajaran paling penting dari Selat Hormuz […]

  • Desak Audit Transparan Proyek Jalur Ganda Kiaracondong – Cicalengka, IMI Soroti Dugaan Korupsi di Kemenhub!

    Desak Audit Transparan Proyek Jalur Ganda Kiaracondong – Cicalengka, IMI Soroti Dugaan Korupsi di Kemenhub!

    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), kerap menjadi sorotan publik. Lembaga ini dianggap sebagai salah satu instansi dengan temuan dugaan korupsi terbanyak sepanjang 1 dekade ini. (Dok/Foto/Fian) HITVBERITA.COM | JAKARTA — Kasus terbaru yang mencuat adalah proyek pembangunan jalur ganda kereta api Kiaracondong–Cicalengka Tahap II dengan nilai anggaran sebesar […]

expand_less