Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Prof Ali Zum Mashar, Ilmuwan Bersahaja di Balik Terobosan Pangan Nasional

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

Penulis: AYS Prayogie

Prof. Dr. Ir. Ali Zum Mashar bukan tipe ilmuwan yang gemar menonjolkan diri. Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bekerja sunyi di laboratorium dan lahan-lahan marginal, meneliti tanah, mikroba, serta daya hidup tanaman.

JAKARTA | HITV — Namun, dari kerja senyap itulah lahir temuan yang kini mengantarkannya duduk dalam rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan para menteri terkait, membahas masa depan swasembada pangan Indonesia.

Ali Zum Mashar adalah salah satu ilmuwan bioteknologi pertanian yang konsisten menjembatani sains dengan kebutuhan nyata petani.

Salah satu temuan pentingnya adalah mikroba yang kemudian dikenal sebagai Mikroba Google (MIGO)—sebuah inovasi yang telah ia kembangkan sejak sekitar 25 tahun lalu.

Melalui mikroba ini, tanah-tanah yang selama ini dianggap bermasalah, seperti gambut, tanah asam, dan Tanah beracun Pirit dapat diregenerasi menjadi lahan subur dan produktif.

“Tanah itu rumah makhluk hidup. Jika dipulihkan ekosistemnya, ia akan memberi hasil,” begitu prinsip yang kerap ia sampaikan dalam berbagai forum.

Mikroba yang Menghidupkan Tanah

Dari pengembangan MIGO, Prof. Ali melahirkan sejumlah produk pupuk organik berbasis mikroba, antara lain PHOSMIT BioP2000Z dan Ferris Soil. Produk-produk ini bekerja bukan sekadar memberi unsur hara, melainkan membangun kembali sistem biologis tanah.

Berbeda dari pupuk kimia konvensional, pupuk berbasis Mikroba Google bersifat regenerative fertilizer—mikroba berfungsi sebagai “pabrik pupuk alami” dan penangkap emisi karbon langsung ke dalam tanah yang terus memproduksi nutrisi tanpa katalis kimia maupun bahan bakar fosil. Selain sepenuhnya organik, pupuk ini juga mengandung komposisi biologis lengkap, mulai dari asam humat, protein, enzim, hingga hormon alami yang mudah diserap tanaman.

Hasilnya terlihat nyata di lapangan. Pada tanaman alpukat, misalnya, ukuran buah menjadi lebih bernas, seragam dan sesuai kebutuhan pasar. Pada tanaman pangan, produktivitas bahkan dilaporkan meningkat dua hingga tiga kali lipat. Tanah berbatu, berpasir, berpirit, hingga bekas tambang pun dapat diolah tanpa masa tunggu panjang.

Keunggulan lain yang kerap disorot adalah efisiensi biaya. Dengan harga jauh lebih murah dibanding pupuk kimia, teknologi ini membuka peluang besar bagi petani kecil untuk meningkatkan hasil tanpa menambah beban produksi.

Dari Laboratorium ke Istana Negara

Kontribusi Prof. Ali tidak berhenti pada perbaikan tanah. Dalam konteks ketahanan pangan nasional, perannya kian strategis ketika ia diundang Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas membahas percepatan swasembada kedelai dan pangan strategis lainnya.

Dalam forum tersebut, Prof. Ali memaparkan hasil riset varietas padi TRISAKTI dan kedelai MIGO Garuda Merah Putih yang dikembangkan bersama teknologi mikroba.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah peluncuran enam varietas baru bertajuk “Kedelai Garuda Merah Putih”, yang dirancang adaptif terhadap berbagai kondisi iklim dan tanah di Indonesia.

Produktivitas kedelai dari varietas ini mencapai lebih dari 4 ton per hektare, bahkan dalam Uji coba hamparan luas 30 ha hasilnya 5,3 ton/ha dan telah dicatat resmi oleh BPS (Badan Pusat Statistik) jauh di atas rata-rata nasional yang selama ini berada di bawah 1,6 ton per hektare. Seluruh varietas tersebut merupakan non-GMO, sehingga aman untuk konsumsi manusia dan sesuai dengan kebutuhan industri pangan seperti tahu, tempe, dan susu kedelai.

Pemerintah menargetkan swasembada kedelai dapat dicapai dalam waktu relatif singkat, dari ketergantungan impor menuju dominasi produksi dalam negeri. Bagi Prof. Ali, target itu realistis jika riset, kebijakan, dan pendampingan petani berjalan seiring.

Ilmu untuk Kehidupan

Selain kedelai, teknologi Mikroba Google juga telah diaplikasikan pada sawit, buah-buahan, dan tanaman pangan lain dengan hasil menjanjikan. Bahkan di tengah musim kemarau, metode penyemprotan berbasis drone memungkinkan efisiensi air tanpa mengorbankan produktivitas.

Bagi Prof. Ali Zum Mashar, capaian ilmiah bukanlah tujuan akhir. “Ilmu harus menyejahterakan,” ujarnya suatu kali. Kesahajaan sikapnya sejalan dengan besarnya dampak temuannya—dari lahan marginal hingga meja perencanaan nasional.

Di tengah upaya Indonesia meneguhkan diri sebagai lumbung pangan dunia, sosok seperti Prof. Ali menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan bukan semata soal anggaran dan kebijakan, melainkan juga tentang ketekunan ilmuwan yang bekerja untuk masa depan bangsa. (\•/)

Sumber: Humas MIO Indonesia

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Babel, Lakukan Penahanan Terhadap 6 Orang Diduga Tersangka Tindak Pidana Korupsi Pemberian KUR

    Kejati Babel, Lakukan Penahanan Terhadap 6 Orang Diduga Tersangka Tindak Pidana Korupsi Pemberian KUR

    • 0Komentar

    HITVBERITA BABEL | Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, sekitar Pukul 20.30 WIB, pada hari Kamis, tanggal 18 Juli 2024, telah berhasil melakukan penahanan terhadap 6 orang tersangka, terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikucurkan oleh PT BANK Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, senilai Rp.20.209.000.000, kepada 417 debitur […]

  • PETISI AHLI Akan Gelar Acara Buka Bersama di Hotel Acacia Jakarta, 22 Maret 2025!

    PETISI AHLI Akan Gelar Acara Buka Bersama di Hotel Acacia Jakarta, 22 Maret 2025!

    • 1Komentar

    PETISI AHLI Merupakan Kumpulan Praktisi Hukum, Yang Terdiri Dari Advokat, Jaksa, Hakim, dan Polisi Akan Menggelar Acara Buka Puasa Bersama dan Orasi Kebangsaan di Hotel Acacya Jakarta Pusat, Pada tanggal 22 Maret 2025 Mendatang. HITVBERITA.COM | Jakarta – Acara yang akan diadakan di The Acacia Hotel ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar anggota dan juga […]

  • Polsek Buru Gelar “NONGKI” Bersama Gen Z Ciptakan Kamtibmas Di Era Digital

    Polsek Buru Gelar “NONGKI” Bersama Gen Z Ciptakan Kamtibmas Di Era Digital

    • 0Komentar

    < div class=”mceTemp”> Kapolsek Buru, Ipda Rusdiyanto, saat acara “Nongki Bersama Gen Z” mengajak generasi Z berkolaborasi untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat. (Foto: Humas Polres Karimun)Penulis: Saipul Polsek Buru Polres Karimun menggelar kegiatan “Nongki Bersama Gen Z” bertempat di Salwa Cafe, Kelurahan Lubuk Puding, Kecamatan Buru. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Buru IPDA Rusdiyanto, S. […]

  • Chan Hang Rawang Rao 2025 Recent Mo𝚟ie Magnet

    Chan Hang Rawang Rao 2025 Recent Mo𝚟ie Magnet

    • 2Komentar

    ➡ TORRENT DOWNLOAD Chan Hang Rawang Rao: réalisateur Jirassaya Wongsutin. Avec Kirana Pipityakorn, Fatima DeChawaleekul, Pakorn Chatborrirak, Wachirakon Raksasuwan. La connexion de la police de la police a été vérifiée sincèrement sur l’amour, l’amitié et la complexité de la vie. Chan Hang Rawang Rao 2025 Voir et télécharger gratuitement Chan Hang Rawang Rao 2025 où […]

  • Polda Kepri Bongkar Pengiriman CPMI Ilegal ke Malaysia, Dua Perekrut Ditangkap

    Polda Kepri Bongkar Pengiriman CPMI Ilegal ke Malaysia, Dua Perekrut Ditangkap

    • 0Komentar

      Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) kembali mengungkap praktik pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) nonprosedural ke luar negeri. BATAM | HITV — Dua orang terduga pelaku perekrutan ilegal tersebut berhasil ditangkap setelah aparat menggagalkan keberangkatan dua CPMI perempuan menuju Malaysia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Selasa (3/2/2026). Pengungkapan kasus ini bermula dari […]

  • Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Selesaikan Medical Check Up

    Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Selesaikan Medical Check Up

    • 0Komentar

    Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Selesaikan Medical Check Up di RSHS Bandung. (dok/foto/RCM) HiTvBerita.COM | Purwakarta – Empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta telah selesai menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pemeriksaan tersebut berlangsung selama dua hari dimulai pada Jumat 30 sampai 31 Agustus 2024. “Pemeriksaan kesehatan […]

expand_less