Jangan Tunggu Banjir! Relawan PRCLH Angkut Hampir Satu Ton Sampah dari Sungai Titi Nagur, Sergai
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
- visibility 61
- print Cetak

Relawan PRCLH Angkut Hampir Satu Ton Sampah dari Sungai Titi Nagur, Serdang Bedagai. Dalam waktu hampir enam jam, sampah dikumpulkan ke dalam karung goni dan karung plastik besar, lalu diangkut menggunakan kendaraan roda tiga. (dok/foto/manik)
Penulis: Budiman Manik
Puluhan karung sampah rumah tangga diangkat oleh relawan pecinta lingkungan dari aliran Sungai Titi Nagur, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (16/2/2026).
SERDANG BEDAGAI, HITV— Aksi itu dilakukan relawan Perjuangan Rakyat Cinta Lingkungan Hidup (PRCLH) sebagai upaya mencegah banjir sekaligus memulihkan fungsi sungai yang kian tertekan oleh timbunan sampah.
Sekitar sepuluh relawan memulai kegiatan pada pukul 10.36 WIB. Mereka menyisir kolong jembatan Titi Nagur—titik yang selama ini menjadi tempat menumpuknya plastik, limbah rumah tangga, ranting, dan material lain yang menyumbat aliran air.
Dalam waktu hampir enam jam, sampah dikumpulkan ke dalam karung goni dan karung plastik besar, lalu diangkut menggunakan kendaraan roda tiga.
Hasilnya, 20 karung goni dan 10 karung plastik besar terkumpul. Sampah tersebut memenuhi tiga bak kendaraan dan diperkirakan mendekati satu ton. Pengangkutan dilakukan empat kali hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 16.10 WIB.
Ketua PRCLH Rifaldi mengatakan, pembersihan sungai ini berangkat dari panggilan moral untuk menjaga lingkungan dan keselamatan warga. Menurut dia, kebiasaan membuang sampah ke sungai bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga memperbesar risiko banjir saat musim hujan.
“Ini bukan soal mencari perhatian. Sungai bukan tempat sampah. Sungai adalah sumber kehidupan masyarakat,” kata Rifaldi di sela kegiatan.
Sebelum turun ke sungai, relawan mendapat pembekalan keselamatan dan pembagian alat kerja. Mereka kemudian mengangkat sampah yang tersangkut di bebatuan dan ranting, termasuk yang mengendap di dasar aliran.
Rifaldi menegaskan, jika perilaku membuang sampah sembarangan dibiarkan, bencana tinggal menunggu waktu. “Jangan tunggu banjir datang baru menyesal,” ujarnya.

Himbauan PRCLH untuk menjaga lingkungan hidup tetap sehat- salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke Sungai. (dok/foto/manik)
Aksi yang dilakukan oleh relawan PRCLH ini mendapat dukungan warga sekitar. Sejumlah masyarakat terlihat memberi semangat dan menyampaikan apresiasi, seraya berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin agar kondisi sungai tetap terjaga.
Pemerintah daerah turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serdang Bedagai Reza Firmansyah menyebut keterlibatan relawan PRCLH menjadi contoh konkret peran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, langkah PRCLH tersebut membuka ruang sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan banjir dan pemulihan kualitas lingkungan. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV SUMUT
- Penulis: Redaksi
