Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Dari Gerbang Gudang ke Ruang Tahanan: Kisah Pengeroyokan Wartawan di PT PMM

  • account_circle Nizar
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

 

Sabtu sore, 7 Maret 2026, aktivitas di kawasan Jalan Lingkar Timur, Kabupaten Bangka, berjalan seperti biasa. Truk keluar-masuk gudang milik PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM), pekerja berlalu-lalang, dan petugas keamanan berjaga di pintu gerbang. Tidak ada tanda-tanda bahwa sore itu akan berubah menjadi peristiwa yang mengguncang komunitas pers di Bangka Belitung.

PANGKALPINANG, HITV— Tiga wartawan datang ke lokasi untuk melakukan konfirmasi atas informasi yang beredar. Mereka adalah Frendy Primadana, kontributor TV One Bangka Belitung, bersama dua jurnalis media daring, Dedi Wahyudi dan Wahyu Kurniawan. Informasi yang mereka terima menyebutkan adanya keributan di sekitar kawasan perusahaan yang diduga melibatkan seorang anggota intel Satgas Trisakti yang sempat dikepung bahkan dipukul warga.

Sebagaimana lazimnya kerja jurnalistik, kedatangan mereka diawali dengan memperkenalkan diri kepada petugas keamanan perusahaan. Kartu identitas pers diperlihatkan, dan suasana pada awalnya tampak berjalan normal. Tidak ada ketegangan yang terlihat.

Situasi mulai berubah ketika salah seorang wartawan mengambil gambar sebuah truk yang hendak masuk ke area gudang. Sopir truk tersebut tidak terima kendaraannya didokumentasikan. Dari situ, percakapan berubah menjadi perdebatan. Ketegangan meningkat, dan cekcok yang semula singkat berkembang menjadi keributan yang sulit dikendalikan.

Dalam keributan itu, Frendy Primadana yang akrab disapa Dana mengaku menjadi korban pemukulan paling serius. Ia menerima pukulan bertubi-tubi yang menghantam wajah dan kepalanya. “Tonjokan di muka sebelah kiri, pipi kanan, dan kepala,” ujarnya. Hidungnya sempat berdarah akibat pukulan tersebut. Dedi Wahyudi juga mengalami kekerasan serupa dengan pukulan yang mengenai kepala, geraham, hingga telinganya.

Kekerasan tidak berhenti pada pemukulan. Para wartawan mengaku telepon genggam mereka sempat dirampas dan dipaksa menghapus dokumentasi yang telah diambil di lokasi.

Bagi seorang jurnalis, dokumentasi merupakan bagian penting dari proses peliputan. Namun pada sore itu, alat kerja tersebut justru menjadi sasaran tekanan.

SITUASI semakin menegangkan ketika Dana dan Dedi tidak diizinkan meninggalkan lokasi. Keduanya bahkan sempat diseret ke sebuah ruangan di dalam area gudang perusahaan. Di tempat itu, menurut pengakuan mereka, intimidasi terus berlangsung dan ancaman pembunuhan sempat dilontarkan. Keadaan baru mereda setelah aparat kepolisian datang ke lokasi dan mengamankan situasi.

  • Penulis: Nizar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amankan Libur Nataru, Ditpolairud Polda Kepri Dirikan Posko BANSAR

    Amankan Libur Nataru, Ditpolairud Polda Kepri Dirikan Posko BANSAR

    • 0Komentar

    BATAM | HITV –  Direktorat Polairud Polda Kepri mendirikan Posko Bantuan SAR (BANSAR) di Pantai Melayu dan Pantai Tanjung Pinggir, Sabtu (27/12/2025), sebagai bagian dari dukungan Operasi Lilin Seligi 2025 guna menjamin keselamatan masyarakat dan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru. Posko BANSAR berfungsi sebagai titik siaga terpadu untuk memantau aktivitas wisata bahari, pergerakan […]

  • Partisipasi Indonesia Pada Festival of Lights 2024, Hadirkan Cahaya Merah Putih di Gedung Baru KBRI di Tiergarten Straße!

    Partisipasi Indonesia Pada Festival of Lights 2024, Hadirkan Cahaya Merah Putih di Gedung Baru KBRI di Tiergarten Straße!

    • 0Komentar

    Festival of Light Berlin 2024, KBRI Berlin Ikut Memeriahkan Dengan Gedung Barunya. HiTvBerita.COM | BERLIN – Kemeriahan Festival of Lights 2024 kembali memukau warga Berlin dan para pengunjung internasional sepanjang perhelatan yang digelar mulai dari tanggal 4 hingga 13 Oktober 2024. Ribuan orang terpantau memadati berbagai area di seluruh penjuru Kota Berlin untuk menikmati pertunjukan […]

  • Oknum Ormas Yang Meresahkan, Akan Ditindak Tegas

    Oknum Ormas Yang Meresahkan, Akan Ditindak Tegas

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahdudi Berjanji, akan menindak Oknum Anggota Ormas, yang meresahkan dan kerap meminta sejumlah uang kepada masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kombes Pol M Syahdudi kepada para Wartawan di Mapolres Jakarta Barat pada hari Jumat 6 September 2024. ” Kami dari Kepolisian khususnya Polres Metro […]

  • Polda Babel Tangkap Seorang Karyawan Honorer Di Hotel Pangkalpinang Usai Miliki Sabu Dan Pil Ekstasi

    Polda Babel Tangkap Seorang Karyawan Honorer Di Hotel Pangkalpinang Usai Miliki Sabu Dan Pil Ekstasi

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Babel – Direktorat Resnarkoba Polda Bangka Belitung mengamankan seorang pria berinisial Fe (34) disebuah hotel di Kota Pangkalpinang. Pria yang diketahui karyawan honorer ini diduga merupakan seorang bandar narkoba. Dirresnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald Sipayung mengatakan pelaku ditangkap pada Kamis (7/5/26) dini hari usai adanya laporan dari masyarakat. “Fe ditangkap oleh anggota […]

  • Hari Pertama Operasi Zebra Menumbing 2024 di Wilayah Hukum Polda Babel Berlangsung Aman dan Kondusif!

    Hari Pertama Operasi Zebra Menumbing 2024 di Wilayah Hukum Polda Babel Berlangsung Aman dan Kondusif!

    • 0Komentar

    Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Tony Harsono, saat pimpin Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Mapolda Bangka Belitung, pada hari Senin, 14 Oktober 2024. (Dok/Foto/IS)   HiTvBerita.COM | BABEL – Operasi Zebra Menumbing 2024 di wilayah hukum Polda Bangka Belitung resmi dimulai sejak Senin 14 Oktober 2024 kemarin. Alhasil, dihari pertama operasi tersebut terpantau aman […]

  • Penunjukan Plt Ketua PWI Bekasi Raya Dinilai Langgar Kesepakatan Jakarta!

    Penunjukan Plt Ketua PWI Bekasi Raya Dinilai Langgar Kesepakatan Jakarta!

    • 0Komentar

    Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat, Ketua PWI kabupaten Bogor Dedi Firdaus, dan Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyatakan keberatan atas penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Bekasi Raya oleh pihak tertentu. Penunjukan tersebut dinilai bertentangan dengan semangat rekonsiliasi yang disepakati dalam *Kesepakatan Jakarta*, […]

expand_less