Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Sewa Lapak di Jalan Umum Pasar Samarinda Tos 3000 Disorot, Disperindag dan Satpol PP Belum Beri Penjelasan

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

Dugaan praktik uang pungutan liar terhadap pedagang di kawasan Pasar Samarinda Tos 3000, Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, memicu sorotan publik.

BATAM, HITVBerita – Pungutan yang disebut mencapai Rp35.000 per hari per pedagang itu dipertanyakan legalitas dan pengelolaannya, mengingat lokasi aktivitas berada di fasilitas jalan umum.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pungutan tersebut telah berlangsung cukup lama dengan dalih biaya keamanan dan kebersihan. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai dasar hukum maupun alur penggunaan dana yang terkumpul.

Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepulauan Riau, Ismail, mengatakan pihaknya menerima laporan langsung dari para pedagang yang merasa keberatan atas praktik tersebut.

“Jalan umum yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, justru dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi yang dibebani pungutan harian. Ini perlu kejelasan,” ujar Ismail, kepada HITVberita, Selasa (7/4/2026).

Ia mengungkapkan, jumlah pedagang di kawasan itu diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Jika setiap pedagang dikenai biaya Rp35.000 per hari, potensi dana yang terkumpul dinilai signifikan.

“Dalam hitungan kasar, nilainya bisa mencapai miliaran rupiah per bulan. Pertanyaannya, apakah pungutan ini memiliki dasar regulasi yang jelas dan apakah masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Ismail.

Menurut dia, tanpa landasan hukum yang jelas, pungutan tersebut berpotensi masuk dalam kategori pungutan liar. Oleh karena itu, IPJI Kepri meminta instansi terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam, memberikan penjelasan secara terbuka.

Transparansi, lanjutnya, menjadi kunci untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan wewenang dalam pemanfaatan fasilitas publik.

“Jika memang tidak ada dasar hukumnya, ini persoalan serius yang harus ditindaklanjuti. Aparat penegak hukum perlu turun untuk memastikan kebenaran informasi ini,” ujarnya.

Ismail juga menilai persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada pedagang, tetapi berpotensi menimbulkan kerugian daerah. Dana yang seharusnya dapat masuk sebagai PAD dinilai berisiko tidak tercatat dan tidak termanfaatkan untuk pembangunan kota.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak terkait belum membuahkan hasil. Pelaksana Harian Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Suhar, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui pesan singkat.

Hal serupa juga terjadi pada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam, Imam Tohari. Hingga berita ini diturunkan, pesan yang dikirimkan belum mendapat balasan.

IPJI Kepri menyatakan akan terus mengawal persoalan ini dan mendorong adanya kejelasan serta akuntabilitas dalam pengelolaan ruang publik yang dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi masyarakat. (\•/)

  • Penulis: Tata Rusmanto
  • Editor: AYS Prayogie
  • Sumber: HITV Batam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baliho Sindiran Keras Dicopot, Publik Pertanyakan Sikap Disnakertrans Purwakarta!

    Baliho Sindiran Keras Dicopot, Publik Pertanyakan Sikap Disnakertrans Purwakarta!

    • 2Komentar

    Sebuah baliho berisi kritik tajam terhadap Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta akhirnya dicopot oleh pihak dinas pada Senin, 10 Maret 2025. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Baliho tersebut menyoroti maraknya praktik percaloan tenaga kerja yang diduga tidak ditangani dengan serius oleh instansi terkait. Baliho yang sebelumnya terpampang di depan kantor Disnakertrans itu bertuliskan “Calo […]

  • Anggaran Rp 175 Juta untuk Taman Bermain TK Negeri Pembina Purwakarta Diduga Membengkak

    Anggaran Rp 175 Juta untuk Taman Bermain TK Negeri Pembina Purwakarta Diduga Membengkak

    • 0Komentar

    Penulis: Abdul Hapid HITVBERITA.COM | Purwakarta — Revitalisasi fasilitas taman bermain di TK Negeri Pembina Purwakarta, Jawa Barat, memicu sorotan tajam publik. Anggaran yang digelontorkan pemerintah mencapai Rp 175 juta hanya untuk beberapa unit permainan sederhana, jumlah yang dinilai janggal dan tidak masuk akal. Harga Pasar vs Anggaran Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana ratusan juta […]

  • Profesionalisme Aparat Polres Purwakarta Ungkap Kasus Pembunuhan di Jatiluhur Kurang Dari 24 Jam

    Profesionalisme Aparat Polres Purwakarta Ungkap Kasus Pembunuhan di Jatiluhur Kurang Dari 24 Jam

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus pembunuhan Dea Permata Kharisma (27) yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Komplek Perumahan PJT II, Blok D, Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, pada Selasa, 12 Agustus 2025, lalu. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Kurang dari 24 […]

  • Gala Premiere Terheboh Bulan Ini, Film Start Up Never Give Up, Di Laounching

    Gala Premiere Terheboh Bulan Ini, Film Start Up Never Give Up, Di Laounching

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Gala Premiere Film Nasional berjudul Start Up Never Give Up akan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2024 bertempat di Epicentrum Cinema-XXI di Kawasan Areal Bakrie Tower, Jalan Rasuna said Kuningan Jakarta Selatan Pukul 18.00 – 21.00 Wib. Hal ini disampaikan langsung oleh Evry Joe Produser dari Film tersebut, kepada Abdul Rosad […]

  • Atasi Masalah Pengangguran, Disnakertrans Purwakarta Gandeng FKLPID

    Atasi Masalah Pengangguran, Disnakertrans Purwakarta Gandeng FKLPID

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Disnakertrans Kabupaten Purwakarta telah menunjukkan komitmennya yang kuat dalam usaha meminimalisasi angka pengangguran di wilayahnya. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Kabupaten Purwakarta mencatat penurunan yang signifikan dalam Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), berkat berbagai program dan inisiatif yang telah dilaksanakan oleh Disnakertrans Purwakarta. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta, Didi […]

expand_less