Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Prabowo Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat: Bagian Penting Budaya Indonesia

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • print Cetak

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia.

JAKARTA | HITV – Menurutnya, pencak silat merupakan cerminan identitas, karakter, dan kepribadian bangsa yang telah ada sejak lama dan tetap bertahan hingga kini, meski sempat mengalami pelarangan pada masa penjajahan.

“Kenapa pencak silat harus kita jaga? Pencak silat harus kita lestarikan? Pencak silat harus kita bina? Karena pencak silat adalah bagian dari budaya kita,” ujar Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu (11/4/2026).

IIa melanjutkan, sejak dahulu pencak silat tidak hanya digunakan untuk membela diri, tetapi juga untuk melindungi keluarga dan desa. Dengan kata lain, pencak silat merupakan ilmu ksatria dan pertahanan yang lahir dari determinasi bangsa Indonesia untuk menjaga komunitasnya.

Semangat tersebut, lanjutnya, tidak muncul tanpa alasan.

Ia berkisah bahwa pada masa lalu, banyak bangsa asing datang ke Indonesia karena kekayaan alamnya. Sebagai bangsa yang ramah, masyarakat Indonesia menyambut mereka dengan baik dan mempersilakan untuk beraktivitas.

Namun, bangsa-bangsa tersebut kemudian memanfaatkan keramahan bangsa Indonesia. Mereka enggan kembali ke negaranya dan justru mengeksploitasi sumber daya Indonesia, sehingga bangsa Indonesia harus mencari cara untuk melawan dan mengusir mereka.

“(Bangsa-bangsa) yang datang itu melihat, ‘kok bangsa ini (Indonesia) baik banget, ya?’. (Mereka) enggak mau pulang-pulang. Terpaksa kita harus usir, harus lawan mereka,” jelas dia.

Prabowo melanjutkan, pelatihan pencak silat pun kemudian sempat dilarang di era penjajahan. Kondisi ini sempat membuat mereka yang tertarik dengan pencak silat untuk berlatih diam-diam dan pada malam hari di tempat terpencil, seperti gunung dan desa-desa.

Namun, tantangan tersebut tak lantas membuat pencak silat punah. Justru, pelestariannya masih berlanjut sampai sekarang.

Atas dasar itu, Prabowo menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia. Oleh karenanya, pencak silat harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Pencak silat adalah seni bela diri adalah benar. Tapi lebih dari itu, pencak silat mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia, ilmu leluhur kita yang kita pegang teguh,” tambahnya.Β (tr)

  • Penulis: Tata Rusmanto
  • Sumber: Bakom RI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia Dorong Sinergi untuk Kesejahteraan Wartawan dan Penyatuan Dekopin

    Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia Dorong Sinergi untuk Kesejahteraan Wartawan dan Penyatuan Dekopin

    • 0Komentar

    π‡πˆπ“π•ππžπ«π’π­πš.𝐂𝐨𝐦|𝐌𝐞𝐝𝐚𝐧 – Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia (KPI), Devis Abuimau Karmoy, menyampaikan pentingnya kerja sama untuk memperbaiki kesejahteraan wartawan yang selama ini berperan penting dalam menjaga demokrasi. Meski terbilang baru terlibat dalam Gerakan Koperasi, Devis menegaskan, Koperasi KPI bisa berkontribusi meningkatkan kondisi ekonomi wartawan di Indonesia. Devis juga menyoroti dualisme dalam tubuh Dewan Koperasi Indonesia […]

  • KASAD Dorong Pemanfaatan Lahan Kritis jadi Lahan Produktif Pertanian

    KASAD Dorong Pemanfaatan Lahan Kritis jadi Lahan Produktif Pertanian

    • 0Komentar

    Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan penanaman 56.220 pohon dari berbagai jenis, yang ditanam di areal tanah milik PTPN seluas 200 hektar. Penanaman ribuan berbagai jenis tanaman ini, telah diagendakan akan tuntas seluruhnya dalam kurun waktu 6 bulan kedepan. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – KASAD Jendral TNI Maruli Simanjuntak menyebutkan, pemanfaatan […]

  • Menelusuri Gang-Gang Sempit Demi Rasa Aman

    Menelusuri Gang-Gang Sempit Demi Rasa Aman

    • 0Komentar

    Penulis: M. SAIPUL Pagi baru saja menanjak ketika tiga anggota kepolisian dari Polsek Meral mulai menapaki lorong-lorong sempit yang membelah kawasan padat di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Jalan A. Yani, Gang Dirgahayu, Kampung Padi, Gang Lupus, hingga Bukit Galang menjadi titik awal pergerakan mereka. Langkah mereka mantap. Sesekali berhenti, menegur warga yang melintas, […]

  • Shabela Mengerti Tak Perlu Pujian Hingga Selangit Tingginya Seperti β€˜X’ PJ Sono

    Shabela Mengerti Tak Perlu Pujian Hingga Selangit Tingginya Seperti β€˜X’ PJ Sono

    • 0Komentar

    ADA kekeliruan fatal di kubu Ente sekalian yang ingin menghadang Shabela-Eka menjadi bupati di Pilkada 2024. Kesalahan fatal itu adalah menyinyiri Shabela setiap hari disudut sana secara keroyokan. Justru dengan cara nyinyir itulah Shabela malah akan semakin mulus jalannya menuju Pendopo Aceh Tengah ke dua kalinya. Mengapa bisa begitu? Karena nyinyiran ente itu akan membuat […]

  • Kapolres Belitung Bersama PJU Pantau Kesiapan Pos Pam Ops Lilin Menumbing 2025 di Sejumlah Titik Strategis

    Kapolres Belitung Bersama PJU Pantau Kesiapan Pos Pam Ops Lilin Menumbing 2025 di Sejumlah Titik Strategis

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Tanjungpandan – Kapolres Belitung bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Belitung melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemantauan Pos Pengamanan (Pos Pam) dalam rangka Operasi Lilin Menumbing 2025 di wilayah Kabupaten Belitung, Selasa (23/12/2025). Pengecekan kesiapan pos pengamanan tersebut meliputi Pos Pam Pelabuhan Tanjung Pandan, Pos Pam Bundaran Satam, Pos Pam Wisata Tanjung Pendam, Pos Pam […]

  • Pencemaran Minyak Hitam di Bintan: Nelayan dan Wisatawan Mengeluh!

    Pencemaran Minyak Hitam di Bintan: Nelayan dan Wisatawan Mengeluh!

    • 0Komentar

    Limbah minyak hitam kembali mencemari pesisir pantai di Kabupaten Bintan, salah satunya di Pelabuhan Dakomas, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang (Foto: Amris/RRI) HITVBERITA.COM | TANJUNGPINANG –Pantai wisata dan perahu nelayan di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), tercemar oleh minyak hitam yang diduga berasal dari bunker atau tanker milik […]

expand_less