Selasa, 23 Jun 2026
light_mode

Tambang Bogor Barat: Antara Janji Ekonomi dan Bayang-Bayang Bencana

  • account_circle Erwin Lubis
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

Wacana pembukaan kembali aktivitas tambang di wilayah Bogor Barat kembali memantik perdebatan publik. Di satu sisi, tambang dipandang sebagai penggerak ekonomi lokal. Di sisi lain, ia menyisakan kekhawatiran serius terkait kerusakan lingkungan dan keselamatan warga.

BOGOR, HITV Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) dalam rilisnya, Rabu (6/5/2026), mengungkapkan bahwa dinamika tambang di Bogor Barat tidak bisa dilihat secara tunggal. Setidaknya, ada empat sudut pandang yang mencerminkan kompleksitas persoalan tersebut: pragmatis, logis, etis, dan politis.

Dari sudut pandang pragmatis, tambang kerap dianggap sebagai solusi cepat atas persoalan ekonomi. Aktivitas ini menciptakan lapangan kerja, meski sebagian besar bersifat informal. Dampaknya terasa langsung: warung makan ramai, rumah kontrakan terisi, dan warga sekitar memperoleh penghasilan harian. “Bagi sebagian warga, ini soal bertahan hidup hari ini, bukan risiko jangka panjang,” tulis PANDAWA.

Namun, pendekatan ini dinilai cenderung mengesampingkan konsekuensi jangka panjang. Kerusakan lingkungan, degradasi kualitas udara, hingga potensi bencana kerap dipandang sebagai persoalan yang bisa ditunda.

Berbeda dengan itu, pendekatan logis menuntut adanya perhitungan menyeluruh antara manfaat ekonomi dan biaya sosial-ekologis. Secara administratif, tambang berizin memang menjanjikan pendapatan asli daerah (PAD) serta peluang kerja yang lebih terstruktur. Akan tetapi, realitas di lapangan sering kali menunjukkan beban tambahan: jalan rusak akibat lalu lintas truk berat, polusi debu, kemacetan, hingga kecelakaan.

“Pertanyaannya bukan sekadar berapa pemasukan yang diperoleh daerah, tetapi juga berapa besar biaya yang harus ditanggung untuk memperbaiki dampaknya,” demikian sorotan PANDAWA. Tanpa kalkulasi yang transparan, kebijakan berisiko menjadi spekulatif.

Dari sisi etika, persoalan tambang menyentuh aspek keadilan. PANDAWA menilai distribusi manfaat ekonomi dari aktivitas tambang tidak merata. Keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pemilik modal dan kelompok tertentu, sementara masyarakat sekitar harus menanggung dampak langsung, mulai dari debu, kebisingan, hingga ancaman krisis air.

Lebih jauh, pendekatan ini juga mempertanyakan tanggung jawab antargenerasi. “Apakah wajar jika generasi mendatang mewarisi kerusakan lingkungan akibat keputusan hari ini?” tulis PANDAWA.

Sementara itu, kacamata politis melihat aktivitas tambang sebagai bagian dari jejaring kepentingan yang lebih luas. Perizinan tambang kerap dikaitkan dengan dinamika kekuasaan, termasuk relasi antara pelaku usaha dan elite politik. Dalam konteks ini, narasi pembangunan untuk kesejahteraan rakyat dinilai perlu diuji secara kritis.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, PANDAWA mencatat sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Perusahaan yang disebut memiliki izin antara lain PT Quary Munara dan PT SBB Maloko. Sementara itu, terdapat pula perusahaan yang diduga beroperasi tanpa izin, yakni PT Lotus, PT Lola, dan PT Sudamanik.

Temuan ini menambah daftar persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Kejelasan status perizinan dinilai menjadi kunci dalam memastikan tata kelola tambang yang akuntabel.

Perdebatan mengenai tambang di Bogor Barat pada akhirnya mencerminkan pilihan arah pembangunan daerah. Apakah pertumbuhan ekonomi jangka pendek akan menjadi prioritas, ataukah keberlanjutan lingkungan dan keselamatan warga yang diutamakan?

Di tengah tarik-menarik kepentingan tersebut, publik dihadapkan pada satu peran penting: mengawal kebijakan agar tetap berpijak pada data, keadilan, dan kepentingan jangka panjang. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Erwin Lubis

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC Grib Jaya Kebumen Siap Sukseskan Puncak Harlah ke-1 Tahun di Rumah Makan Yunani

    DPC Grib Jaya Kebumen Siap Sukseskan Puncak Harlah ke-1 Tahun di Rumah Makan Yunani

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | KEBUMEN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Grib Jaya Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mempersiapkan acara akbar untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-1 yang akan digelar pada 11 Desember 2024 di Komplek Rumah Makan Yunani, Sruweng, Kebumen. Acara ini dirancang sebagai momentum syukur sekaligus wadah kebersamaan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Ketua DPC Grib Jaya […]

  • Wujudkan Transparansi Pelayanan, Pemkab Garut Matangkan Pengembangan Aplikasi Sagarut

    Wujudkan Transparansi Pelayanan, Pemkab Garut Matangkan Pengembangan Aplikasi Sagarut

    • 0Komentar

    Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengembangan aplikasi Sagarut di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (30/4/2026). Garut – HITV – Inovasi ini dirancang untuk mengukur respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat sekaligus menjadi pusat layanan digital terpadu. Bupati Garut menegaskan bahwa selama ini banyak program pembangunan dan penanganan masalah yang […]

  • Kick-Off HPN 2026 di Banten, MIO Soroti Krisis Ekonomi Media dan Ancaman Nyata Kebebasan Pers

    Kick-Off HPN 2026 di Banten, MIO Soroti Krisis Ekonomi Media dan Ancaman Nyata Kebebasan Pers

    • 0Komentar

    Kick-Off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten menjadi momentum refleksi serius bagi masa depan pers Indonesia. SERANG | HITV — Di tengah seremoni pembuka rangkaian HPN yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Dewan Pers di Alun-alun Kota Serang, Minggu (30/11/2025), kritik tajam datang dari Media Independen Online (MIO) Indonesia terkait rapuhnya […]

  • Hardiknas 2026, Bupati Karimun Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Sekat

    Hardiknas 2026, Bupati Karimun Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Sekat

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Karimun menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dipusatkan di halaman SMP–SMA Swasta Cahaya, Sabtu (2/5). KARIMUN, HITV — Upacara ini dipimpin langsung Bupati Karimun, Iskandarsyah, dan dihadiri Sekretaris Daerah Djunaidy, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta para kepala sekolah. Dalam amanatnya, Iskandarsyah menegaskan bahwa […]

  • Rekonstruksi di Pangkalpinang Menapak Ulang Langkah Terakhir Sang Wartawan Senior Adityawarman!

    Rekonstruksi di Pangkalpinang Menapak Ulang Langkah Terakhir Sang Wartawan Senior Adityawarman!

    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie Pagi tadi, Kamis (9/10/2025), kebun di kawasan Kepala Tujuh, Pangkalpinang, tampak lengang. Embun masih menggantung di pucuk daun ketika aparat kepolisian mempersiapkan garis kuning di sekeliling lokasi. Di tengah keheningan itu, dua pria berpakaian tahanan diperintahkan memperagakan satu per satu adegan pembunuhan. Di sinilah, beberapa bulan lalu, jasad wartawan senior Adityawarman ditemukan […]

  • Ismeth Abdullah Bagikan 50 Paket Sembako untuk Warga Paya Rengas Karimun

    Ismeth Abdullah Bagikan 50 Paket Sembako untuk Warga Paya Rengas Karimun

    • 0Komentar

    Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, menyalurkan bantuan 50 paket sembako kepada warga Paya Rengas, Kabupaten Karimun, Sabtu (7/3/2026). KARIMUN, HITV— Kegiatan penyaluran 50 paket sembako tersebut berlangsung di Sekretariat DPC Lembaga Investigasi Negara yang berlokasi di Ruko Telaga Mas, RT 01/RW 002, Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun. Pembagian bantuan dilakukan sebagai […]

expand_less