Sultan Gowa ke-39 Jalin Silaturahmi dengan Ketum DPN PETIR di Jakarta Barat
- account_circle AYS Prayogie
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Sultan Gowa Ke-39 Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka lakukan jabat Komando dengan Ketua Umum DPN Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Alex Emanuel Kaju SH, di kawasan Jakarta Barat. (Dok/Foto/Red)
Dinamika pelestarian adat dan sejarah kerajaan di Indonesia terus bergerak mengikuti perkembangan zaman.
JAKARTA, HITV — Di tengah kehidupan masyarakat modern, muncul sosok Andi Idris Manginruru A. Idjo – Daeng Buang Karaengta Katangka yang mengklaim sebagai penerus Kesultanan Gowa ke-39.
Kehadiran figur bangsawan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan sejarah, adat, dan tradisi Kesultanan Gowa agar tetap hidup di tengah arus modernisasi. Selain mempertahankan identitas budaya Makassar, peran simbolik kesultanan juga dinilai penting dalam memperkuat nilai persaudaraan dan warisan sejarah Nusantara.
Komitmen membangun hubungan lintas komunitas terlihat dalam pertemuan antara Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka dengan Ketua Umum DPN Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Alex Emanuel Kaju, di kawasan Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung secara tidak sengaja tersebut berjalan hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, kedua pihak membahas pentingnya membangun sinergi dan hubungan baik antar komunitas serta lembaga sosial budaya di Indonesia.
Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga nilai adat dan budaya Kesultanan Gowa sebagai bagian dari warisan sejarah bangsa. Sementara itu, Alex Emanuel Kaju menilai kolaborasi lintas komunitas dan tokoh adat penting untuk memperkuat persatuan dan solidaritas masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Sultan Gowa ke-39 juga menyatakan kesediaannya memenuhi undangan menghadiri pelantikan Pengurus DPN PETIR yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 di kawasan Jakarta Utara.
Momentum itu dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi simbol terbukanya ruang kolaborasi antara tokoh adat dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga nilai budaya, persaudaraan, serta identitas kebangsaan di era modern. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: Humas Kominfo DPN PETIR
- Penulis: AYS Prayogie





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.