Jumat, 26 Jun 2026
light_mode

Wali Kota Tebing Tinggi Buka Rakerda KADIN 2026, Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Ekonomi

  • account_circle Jhon P Tobing
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

Di tengah tantangan perlambatan aktivitas ekonomi dan perubahan dinamika dunia usaha, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

TEBING TINGGI, HITV— Semangat itulah yang mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Bagelen, Jalan Deblod Sundoro, Tebing Tinggi, itu menjadi forum konsolidasi dunia usaha dalam menyusun arah program kerja sekaligus memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi.

Dalam sambutannya, Iman Irdian menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah strategis untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Menurut dia, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif melalui berbagai kemudahan berusaha serta penguatan sektor-sektor unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

“KADIN memiliki peran strategis dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi kerakyatan. Karena itu, kolaborasi yang solid antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini,” ujar Iman.

Ia juga mengajak pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memanfaatkan teknologi digital, memperluas jejaring bisnis, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Sementara itu, Ketua KADIN Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, mengingatkan perlunya langkah-langkah inovatif untuk menggerakkan kembali roda ekonomi daerah.

Firsal mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perputaran uang di Kota Tebing Tinggi mengalami penurunan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut, menurut dia, harus menjadi perhatian bersama. Ia mendorong KADIN Kota Tebing Tinggi untuk memetakan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan baru.

“Letak geografis Tebing Tinggi sangat strategis. Kota ini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat logistik, industri, jasa pendidikan, maupun layanan kesehatan,” katanya.

Selain itu, ia menilai penguatan kolaborasi dengan sektor perbankan perlu terus dilakukan, termasuk dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dinilai memiliki prospek cukup menjanjikan.

Di sisi lain, Ketua KADIN Kota Tebing Tinggi, Muhamad Iqbal, mengakui bahwa dunia usaha saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penutupan sejumlah industri hingga meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK).

Untuk menjawab persoalan tersebut, KADIN Kota Tebing Tinggi menyiapkan sejumlah program prioritas, antara lain peningkatan literasi digital bagi pelaku usaha, penguatan kerja sama dengan mitra strategis dalam transformasi digital, edukasi literasi keuangan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

KADIN juga menggagas program Car Free Night sebagai upaya menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat citra Tebing Tinggi sebagai tujuan kunjungan, bukan sekadar kota persinggahan.

“Harapannya, masyarakat memiliki lebih banyak ruang untuk beraktivitas ekonomi dan Tebing Tinggi dapat tumbuh menjadi kota yang lebih hidup serta menarik bagi investor maupun wisatawan,” ujar Iqbal.

Rangkaian kegiatan Rakerda ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan perbankan, tokoh agama, dan pimpinan organisasi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi, Polres Tebing Tinggi, Ketua MUI, Kepala Dinas Tenaga Kerja Zahidin, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Marimbun Marpaung, Kepala Dinas Pertanian Iboy Hutapea, serta Kabag Protokol Faisal Ahmad.

Menutup sambutannya, Wali Kota Ian Irdian mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun perekonomian daerah.

“Melalui kolaborasi, gotong royong, dan komitmen yang kuat, kita optimistis mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi Tebing Tinggi yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya. (\•/)

Editor: Asep Yusuf Setyabudi
Sumber: HITV Sumut

  • Penulis: Jhon P Tobing

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less