Di Tengah Tumpukan Sampah, Ada Pejuang Kebersihan yang Tak Banyak Disorot
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias memimpin langsung penyaluran paket sembako kepada petugas TPA Degayu, didampingi Kadis LH Kota Pekalongan Joko Purnomo serta jajaran PJU dan personel Polres Pekalongan Kota. (Dok/Foto/LH)
Di tengah hamparan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kota Pekalongan, Jumat (7/8/2026) pagi berlangsung sedikit berbeda.
PEKALONGAN, HITV — Para petugas yang sehari-hari bergelut dengan sampah, bau menyengat, dan pekerjaan yang nyaris tak mengenal waktu, mendapat perhatian khusus. Mereka menerima paket sembako dan sarapan pagi dari jajaran Polres Pekalongan Kota.
Bantuan itu bukan sekadar bingkisan. Di baliknya terselip pesan bahwa pekerjaan menjaga kebersihan kota memiliki arti penting yang kerap luput dari perhatian publik.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah bertajuk “Gerilya 17-an Kado Pejuang, Kasih dan Doa untuk Pekerja Pembuangan Akhir”, yang digelar Polres Pekalongan Kota dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, SIK, M.Si, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Joko Purnomo, S.T., jajaran pejabat utama Polres Pekalongan Kota, personel Satlantas, serta pengelola TPA Degayu.
Apresiasi bagi Mereka yang Bekerja di Balik Kebersihan Kota
SETIAP hari, para petugas TPA Degayu berhadapan dengan pekerjaan yang tidak mudah. Mereka menjadi bagian terakhir dari rantai pengelolaan sampah sebelum berbagai jenis limbah yang dihasilkan masyarakat berakhir di tempat pembuangan.
“Pekerjaan itu mungkin tidak selalu terlihat. Namun, ketika mereka berhenti bekerja, dampaknya akan segera dirasakan masyarakat.
KARENA itu, kehadiran Polres Pekalongan Kota di TPA Degayu menjadi bentuk apresiasi terhadap profesi yang selama ini berada di garis belakang, tetapi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan.
Polres Pekalongan Kota memandang petugas TPA bukan semata-mata sebagai pekerja kebersihan. Mereka adalah bagian dari garda terdepan dalam menjaga kota tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Lingkungan yang bersih juga memiliki kaitan dengan terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif. Kenyamanan lingkungan menjadi salah satu unsur yang turut menopang situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di titik inilah kegiatan sosial tersebut menemukan maknanya. Kepedulian terhadap petugas kebersihan tidak hanya berbicara mengenai bantuan sembako, tetapi juga tentang penghargaan terhadap pekerjaan yang menopang kehidupan sehari-hari masyarakat.
Semangat Kemerdekaan yang Menyentuh Lapisan Bawah
MELALUI program Jumat Berkah, semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI diterjemahkan dalam bentuk yang sederhana sekaligus nyata: berbagi dengan mereka yang selama ini bekerja untuk kepentingan banyak orang.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias melalui Ps. Kasi Humas Polres Pekalongan Kota Iptu Purno Utomo, SH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para petugas pengelola TPA Degayu.
“Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Pekalongan Kota ingin berbagi kebahagiaan dengan para petugas pengelola TPA Degayu. Mereka adalah pejuang kebersihan yang layak mendapatkan perhatian dan apresiasi,” ujar Purno.
Menurut dia, bantuan yang diberikan memang sederhana. Namun, diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Semoga bantuan sederhana ini menjadi penyemangat sekaligus mempererat sinergitas antara Polri, Pemerintah Kota dan masyarakat,” katanya.
KEGIATAN tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak selalu harus dirayakan dengan seremoni besar. Di lingkungan masyarakat, kemerdekaan juga dapat dimaknai melalui kepedulian, gotong royong, dan penghargaan kepada orang-orang yang bekerja untuk kepentingan bersama.
Mendorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
LEBIH jauh, kegiatan di TPA Degayu juga menjadi bagian dari dukungan Polres Pekalongan Kota terhadap upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam membangun pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Persoalan sampah tidak berhenti ketika sampah diangkut dari rumah-rumah warga. Di TPA, sampah kembali menjadi persoalan yang membutuhkan tenaga manusia, sistem pengelolaan, serta kesadaran bersama.
Karena itu, keberadaan petugas TPA memiliki posisi penting dalam mata rantai tersebut.
Kepedulian kepada mereka sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan. Masyarakat juga memiliki peran sejak dari sumber sampah, termasuk mengurangi dan memilah sampah sebelum dibuang.
Bagi Polres Pekalongan Kota, kepedulian sosial menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.
Komitmen itu diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di TPA Degayu, pesan tersebut disampaikan dengan cara yang sederhana: sebungkus sembako, seporsi sarapan, dan perhatian kepada mereka yang setiap hari bekerja di tengah tumpukan sampah.
“Pada akhirnya, kemerdekaan tidak hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan masa lalu. Ia juga tentang menghargai orang-orang yang hari ini bekerja dalam senyap untuk memastikan kehidupan masyarakat berjalan lebih baik.
PARA petugas TPA Degayu mungkin tidak berada di panggung utama. Namun, dari tempat yang jauh dari sorotan itulah mereka ikut menjaga Pekalongan tetap bersih dan nyaman.
Dan pada Jumat pagi itu, mereka mendapat satu pengingat penting: pekerjaan yang dilakukan dengan tulus untuk kepentingan banyak orang, sekecil apa pun bentuknya, tetap layak dihargai. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: Humas Respekta
- Penulis: Hadi Lempe







Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.