Minggu Kasih di Gereja HKBP, Kapolres Purwakarta Perkuat Toleransi dan Kepercayaan Publik
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Hangat dan Penuh Keakraban: Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam saat berinteraksi langsung dengan jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa)
Dialog lintas agama menjadi ruang menyerap aspirasi, menyampaikan pesan kamtibmas, dan mencegah potensi konflik sosial di tengah keberagaman masyarakat.
PURWAKARTA, HITV— Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya melalui patroli dan penegakan hukum. Komunikasi terbuka, kehadiran polisi di tengah masyarakat, serta penghormatan terhadap keberagaman menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman dan harmonis.
Pendekatan tersebut dilakukan Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui kegiatan Minggu Kasih bertajuk “Ngariung Bersama, Dengarkan Aspirasi, Perkuat Kerukunan” di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Purwakarta, Minggu (25/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Kapolres berinteraksi langsung dengan jemaat dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dialog tersebut menjadi sarana untuk menyerap aspirasi warga, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, sekaligus mengidentifikasi persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat.
Kehadiran kepolisian di lingkungan rumah ibadah juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik. Melalui komunikasi langsung, masyarakat diharapkan memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi, sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Toleransi Bukan Sekadar Slogan
Kerukunan antar umat beragama membutuhkan komitmen bersama, bukan sekadar imbauan. Sikap saling menghormati, kesediaan mendengarkan, dan kemampuan menyelesaikan perbedaan melalui dialog menjadi fondasi penting dalam menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Purwakarta menekankan bahwa keamanan dan kerukunan merupakan tanggung jawab bersama. Perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk membangun hubungan sosial yang harmonis dan hidup berdampingan secara damai.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi setiap umat beragama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
Waspadai Provokasi dan Informasi Belum Terverifikasi
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengajak masyarakat terus memelihara toleransi serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama informasi yang berpotensi memicu kesalahpahaman dan konflik sosial.
Ia menegaskan, setiap persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, bukan dengan tindakan yang memperkeruh keadaan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati, menjaga toleransi, dan memberikan ruang bagi setiap umat beragama untuk menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Jika ada persoalan di lingkungan sekitar, mari utamakan dialog dan segera koordinasikan dengan pihak terkait agar tidak berkembang menjadi konflik,” ujar Tini.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan, kebijaksanaan dalam menerima informasi, serta kesediaan untuk mendengarkan satu sama lain merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap warga untuk menjaga keamanan dan kedamaian.
Polisi dan Masyarakat Harus Berjalan Bersama
Melalui program Minggu Kasih, Polres Purwakarta berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Pendekatan dialogis ini juga diharapkan mampu memperkuat toleransi antarumat beragama sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Polres Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif, sejalan dengan semangat JABAR AMAN: Antisipatif, Modern, Akuntabel, Nurani.
Pada akhirnya, kerukunan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan atau tokoh agama, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Perbedaan keyakinan semestinya menjadi ruang untuk saling menghormati, bukan alasan untuk terpecah.
Berbeda keyakinan, tetap satu dalam persaudaraan. Bersama menjaga kerukunan demi Purwakarta yang aman dan damai.
Penulis: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.