Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Warga Perumahan Bengrah Jaya Cijantung, Sampaikan Aduan Ke Puspom Angkatan Darat

  • account_circle
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • print Cetak

Perwakilan Warga Perumahan Bengrah Cijantung Kecamatan Pasar Rebo Kota Jakarta Timur, pada hari Kamis 21 Nopember 2024, telah menyampaikan pengaduan masyarakat ke Pusat Polisi Militer Angkatan Darat di Gambir Jakarta Pusat. (Dok/Foto/Rosad)

HITVBERITA.COM | JAKARTA – Pengaduan warga Bengrah Cijantung ke Puspomad tersebut diwakili oleh Kolonel (Purn) Ir Martinus Siswanto Prayogo dan Palyudha serta didampingi 4 orang Penasihat Hukum yakni Dr Nelson Simanjuntak SH, MSi, Dr Junifer Panjaitan SH MH, Lusianti SH dan Edi Kurniawan Tampubolon A.Md, SE, SH, MH

Dalam kesempatan itu Penasihat Hukum warga Perumahan Bengrah, Dr Junifer Panjaitan menjelaskan terkait kehadiran mereka di Puspomad tersebut, adalah untuk menyampaikan pengaduan terkait beberapa hal.

“Diantaranya adalah soal pencopotan spanduk yang dipasang warga setempat, yang diduga dilakukan oleh Anggota TNI dari Bengrah Jaya,” ujar Junifer.

Junifer juga menjelaskan bahwa tulisan di spanduk yang dicopot itu, adalah tentang pemberitahuan bahwa Lahan dan Aset didalamnya masih dalam Sengketa di PTUN.

Selain mengadukan terkait pencopotan spanduk, perwakilan warga Komplek Perumahan Bengrah Cijantung, juga menyampaikan pengaduan ke Puspomad terkait adanya rencana pengosongan paksa rumah-rumah yang mereka oleh huni, sesuai pemberitahuan surat perintah pengosongan yang telah diterima warga setempat beberapa waktu lalu dari pihak Kodam Jaya.

“Kami para penasihat hukum, bersama perwakilan warga, datang kemari untuk menyampaikan pengaduan masyarakat kepada Puspom Angkatan Darat, terkait beberapa hal perbuatan yang tidak menyenangkan, yang diduga dilakukan oleh Anggota TNI Bengrah Jaya, dengan mencopot Spanduk yang kami pasang, sementara di spanduk tersebut telah kami tulis bahwa Lahan dan Aset di dalam perumahan Bengrah ini masih dalam sengketa di PTUN Jakarta Timur,” ungkap Junifer.

Dia juga menjelaskan terkait alasannya, yang tidak melaporkan hal tersebut ke Pomdam Jaya, tetapi diadukan ke Puspom Angkatan Darat.

“Aneh aja menurut kami, kalau kami harus melapor ke Pomdam Jaya, sebab didalam gugatan kami di PTUN tersebut, adalah Pangdam Jaya, Kapaldam dan Kabengrah, jadi kalau kami mengadu ke Pomdam Jaya, mungkin aduan kami tersebut kurang mendapat perhatian,” beber Junifer.

Pengaduan warga Bengrah Cijantung ke Puspomad tersebut diwakili oleh Kolonel (Purn) Ir Martinus Siswanto Prayogo dan Palyudha serta didampingi 4 orang Penasihat Hukum yakni Dr Nelson Simanjuntak SH, MSi, Dr Junifer Panjaitan SH MH, Lusianti SH dan Edi Kurniawan Tampubolon A.Md, SE, SH, MH. (Dok/Foto/Rosad)

SEMENTARA itu ditempat yang sama, perwakilan warga Bengrah Jaya Kolonel Purn Ir Martinus Siswanto Prayogo mengharapkan, agar Pihak Kodam Jaya untuk bersabar dan tidak melakukan eksekusi hingga mendapatkan Keputusan tetap dari PTUN.

“Gugatan kami sedang berlangsung di PTUN, kami harapkan pihak Kodam Jaya dapat menghargai proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, hingga adanya keputusan yang Ingkrah dan Sesuai dengan Undang Undang, tidak dibenarkan melakukan eksekusi, sebelum adanya Keputusan Pengadilan yang Ingkrah,” kata Martinus.

Dia juga menjelaskan, bahwa mereka sudah mengingatkan hal tersebut melalui spanduk yang mereka pasang.

“Spanduk yang kami pasang dirumah warga,ternyata di copot, bahkan dari rekaman CCTV terlihat sekali beberapa anggota berkaos TNI Angkatan Darat, yang sengaja melambaikan tangannya kearah CCTV, karena itulah kami menilai, berarti pihak terkait dalam masalah ini, tidak bisa saling menghargai, makanya kami buat pengaduan hari ini ke Puspomad,” kata Kolonel (Purn) Martinus yang merupakan tokoh sesepuh di Perumahan Bengrah Jaya Cijantung.

Sekedar mengingatkan, permasalahan ini terjadi antara Warga Perumahan Bengrah Jaya Cijantung, yang mana sebagian besar warga ditempat tersebut merupakan Purnawirawan Angkatan Darat dari berbagai satuan, diantaranya Purnawirawan Bengrah, Paldam, BAIS dan PNS.

Menurut keterangan warga setempat, mereka telah menghuni perumahan tersebut sejak tahun 1984 setelah dipindahkan dari pemukiman mereka di Kebon Pala, dan kini di tahun 2024, warga tersebut diminta untuk mengosongkan rumah mereka, setelah 40 tahun menghuni di Komplek Perumahan Bengrah Cijantung.

Pengosongan rumah yang mereka huni, karena di Klaim oleh pihak Kodam Jaya, sebagai Rumah Dinas Golongan 1, yang mana aturan penggunaan rumah dinas golongan 1 diberikan kepada Pejabat yang masih berdinas aktif, dan bila telah habis masa dinasnya atau pensiun, maka rumah tersebut harus dikembalikan kepada Negara.

Disisi lain, pihak warga setempat berikan alasan, bahwa status rumah yang mereka huni tersebut, bukan termasuk kedalam kategori rumah dinas golongan 1,

“Oleh karena itu kami, akan terus memperjuangkan hingga tuntas ke PTUN Jakarta Timur, dan saat ini Sidang Gugatan kami di PTUN Jakarta Timur masih berlangsung,” tegas salah satu warga Perumahan Bengrah Cijantung seusai menyampaikan pengaduan masyarakat ke Puspom Angkatan darat.

(HI/Network)

Editor: AYS Prayogie

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bireuen Tangkap 7 Pelaku Penganiayaan Dengan Senjata Api

    Polres Bireuen Tangkap 7 Pelaku Penganiayaan Dengan Senjata Api

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Bireuen – Polres Bireuen melalui tim gabungan Satreskrim berhasil mengungkap kasus penganiayaan dengan senjata api, yang terjadi di Kecamatan Peudada Bireuen, Aceh, pada 27 Juli 2024 lalu. Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko, mengatakan dari pengungkapan kasus itu, tujuh tersangka berhasil ditangkap di lokasi terpisah dan menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras […]

  • The Heirloom 2025 Dual Audio Magnet

    The Heirloom 2025 Dual Audio Magnet

    • 0Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) LINK The desperate filmmaker is seized with inspiration when he and his girlfriend adopt a traumatized salvation dog. The Heirloom 2025 Torrent Film Trap Heiri 2025 free streaming A available Options Streaming 2025 Heirloom 2025 favorite favorite torrent Employment 2025 Torent Torent Dibaca: 83

  • Eks Karyawan RS Haji UIN Syarif Hidayutllah Jakarta, Gelar Aksi Damai

    Eks Karyawan RS Haji UIN Syarif Hidayutllah Jakarta, Gelar Aksi Damai

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Ratusan orang Eks Karyawan RS Haji Jakarta, yang tergabung dalam Serikat Pekerja Rumah Sakit Haji Jakarta dan Forum Karyawan Rasionalisasi serta Forum Eks Karyawan Rumah Sakit Haji Jakarta, yang terdiri dari Para Medis, tenaga kesehatan serta tenaga non kesehatan (administrasi), yang menjadi korban PHK, hari ini Senin tanggal 12 Agustus 2024, […]

  • Setyo Wahono dan Nurul Azizah, Memeriksakan Diri Ke RSUD Sosodoro Bojonegoro

    Setyo Wahono dan Nurul Azizah, Memeriksakan Diri Ke RSUD Sosodoro Bojonegoro

    • 0Komentar

    Setyo Wahono saat lakukan pemeriksakan kesehatan dan diterima langsung oleh Direktur RSUD Sosodoro Bojonegoro, dr Ahmad Hernowo beserta jajarannya (dok/foto/AR) HiTvBerita.COM | Bojonegoro – Pasangan Setyo Wahono dan Nurul Azizah sebagai Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Bojonegoro, hari ini Jumat 23 Agustus 2024, melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Sosodoro Bojonegoro. Pemeriksan kesehatan ini, […]

  • Temui Pedagang Terdampak Unras Di PT. Timah, Kapolda Babel Sampaikan Maaf Dan Siap Bantu Perbaiki

    Temui Pedagang Terdampak Unras Di PT. Timah, Kapolda Babel Sampaikan Maaf Dan Siap Bantu Perbaiki

    • 1Komentar

    HITVBERITA.COM | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo mendatangi para pedagang yang terdampak dalam aksi unjuk rasa di Kantor PT. Timah Pangkalpinang pada Senin kemarin. Kedatangan orang nomor satu dijajaran Polda Babel ini untuk memastikan situasi aman dan kondusif. Dari pantauan dilokasi, Kapolda yang turun dari Bis langsung menemui satu persatu para […]

  • Pasangan Epyardi – Ekos Mendaftar Ke KPU Sumbar Ikut Kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat!

    Pasangan Epyardi – Ekos Mendaftar Ke KPU Sumbar Ikut Kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat!

    • 0Komentar

    Foto Kolase: Pasangan Epyaldi – Elkos Daftar KPU; Siap Kalahkan Petahana Pada Pilkada 2024. (dok/foto/erni) HiTvBerita.COM | Padang – Pasangan Epyardi – Ekos calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar hari ini, Kamis (29/8/2024, resmi mendaftar ke KPU Provinsi Sumatera Barat, di Jl. Pramuka Raya No.9 Kota Padang. Sebelum menuju Kantor KPU wilayah setempat, pasangan Epyardi […]

expand_less