Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam Peristiwa » Si Jago Merah Lalap Gudang Ban Bekas di Kampung Citespong Cianjur

Si Jago Merah Lalap Gudang Ban Bekas di Kampung Citespong Cianjur

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 16 Des 2024
  • visibility 72
  • print Cetak

Kampung Citespong Desa Jamali Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur, dengan adanya peristiwa kebakaran yang cukup hebat, yang terjadi di sebuah gudang transit tempat penyimpanan ban ban bekas, hari Senin, (16/12/2024), sekitar Pukul 08.00 WIB. (Dok/Foto/Rosad)

HITVBERITA.COM | CIANJUR – Kobaran api di lokasi yang juga digunakan lahannya untuk tempat usaha peternakan ayam pedaging itu, semakin membesar serta tidak mampu dikendalikan oleh para pekerja di tempat tersebut, kendatipun usaha pemadaman itu, juga telah mendapat bantuan dari petugas Damkar wilayah setempat.

Namun karena material yang terbakar itu adalah jenis ban, sehingga menjadikan api tersebut cepat membesar dan sulit untuk dipadamkan.

Salah seorang saksi mata mengatakan bahwa lidah api dengan cepat merambat ke bangunan peternakan pembibitan ayam yang berada didekat tumbukan ban bekas tersebut.

“Bukan saja ban bekas yang terbakar, tapi juga kandang ayam ikut terbakar,” ujar saksi mata yang tidak lain sebagai pegawai di tempat tersebut.

SEMENTARA itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Cianjur Hendra Wira Wiharja mengatakan, bahwa pihaknya telah menerjunkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit tangki air untuk menangani kebakaran tersebut.

“Kita sudah menurunkan 40 personil untuk membantu Pemadaman, hanya saja karena banyaknya bahan yang mudah terbakar, jadi kita memang agak kesulitan,” ujarnya.

Dari pantauan hitvberita.com dilokasi, diketahui bahwa kobaran api hingga Pukul 14.00 WIB siang tadi, terlihat masih besar.

Bisa jadi sulitnya usaha pemadaman dilokasi gudang itu, karena disebakan oleh banyaknya bahan material yang mudah terbakar.

Namun setelah adanya tambahan dua Unit Mobil Damkar bantuan dari Puncak dan Kabupaten Bandung Barat, akhirnya secara berangsur kobaran api pun sudah bisa dikuasai.

(HI/Network)

Pewarta: Abdul Rosad
Editor: Tim Redaksi

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Belitung Gelar Jumat Bersih, Fokus Penataan Kawasan Pasar Tanjungpandan

    Pemkab Belitung Gelar Jumat Bersih, Fokus Penataan Kawasan Pasar Tanjungpandan

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Belitung kembali melaksanakan kegiatan Jumat Bersih yang telah menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan. HITVBERITA.COM | Belitung-– Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (18/4/2025) pagi ini dipusatkan di kawasan Pasar Tanjungpandan, tepatnya di sepanjang bantaran Got Siburik dan area sekitar pagar Pelindo. Wakil Bupati Belitung Syamsir, S.I.Kom, hadir langsung […]

  • MIO Indonesia Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan di Tapanuli Tengah

    MIO Indonesia Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan di Tapanuli Tengah

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Alam Massiri
    • visibility 319
    • 0Komentar

    “Menyerang Wartawan adalah Serangan terhadap Publik JAKARTA | HITV— Media Independen Online (MIO) Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat wartawan yang bersangkutan bersama seorang narasumber mendatangi sebuah rumah yang disebut-sebut […]

  • Prof Ali Zum Mashar, Ilmuwan Bersahaja di Balik Terobosan Pangan Nasional

    Prof Ali Zum Mashar, Ilmuwan Bersahaja di Balik Terobosan Pangan Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle AYS Prayogie
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Penulis: AYS Prayogie Prof. Dr. Ir. Ali Zum Mashar bukan tipe ilmuwan yang gemar menonjolkan diri. Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bekerja sunyi di laboratorium dan lahan-lahan marginal, meneliti tanah, mikroba, serta daya hidup tanaman. JAKARTA | HITV — Namun, dari kerja senyap itulah lahir temuan yang kini mengantarkannya duduk dalam rapat terbatas […]

  • Antisipasi Penyakit Saluran Pernapasan, Pemkab Purwakarta Galakkan Program GERMAS

    Antisipasi Penyakit Saluran Pernapasan, Pemkab Purwakarta Galakkan Program GERMAS

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Purwakarta | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat terus mengantisipasi berbagai potensi penyakit yang kerap muncul disaat musim kemarau. Langkah itu ditempuh untuk menekan jumlah warga dari serangan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), salah satu jenis penyakit yang kerap terjadi saat musim kemarau. “Berbagai langkah kita tempuh untuk mengantisipasinya, termasuk penyuluhan pola hidup bersih […]

  • Bupati Barru Terima Audiensi Danyon Arhanud 16/Kostrad

    Bupati Barru Terima Audiensi Danyon Arhanud 16/Kostrad

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin ‎Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menerima kunjungan audiensi Komandan Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 16/Kostrad, Mayor Arh Herru Kurniawan, bersama jajaran di ruang kerjanya, lantai 5 Kantor Bupati Barru, Kamis (25/9/2025). HITVBERITA.COM | Barru — Dalam pertemuan tersebut, Mayor Herru menyampaikan rencana pelaksanaan latihan menembak senjata berat (rudal) yang akan digelar […]

  • GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Ketua Umum Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia, Ahmad Yusup. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menetapkan jumlah siswa hingga 50 orang dalam satu rombongan belajar menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu suara penolakan datang dari Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia (GPPI), yang menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kualitas pendidikan. HITVBERITA.COM […]

expand_less